Ucapan

SELAMAT DATANG DI BLOG SUARA ENGGANG POST!

Rabu, 21 Maret 2012

Sony Kawinkan Ponsel Android dengan Televisi

Jakarta - Sony Mobile Communications menyatakan tetap fokus menggarap pasar smartphone, Android. Sistem operasi ini sebelumnya juga sudah digunakan oleh ponsel-ponsel cerdas Sony Ericsson, nama perusahaan ketika Sony belum mengakusisi 50 persen saham Ericsson.
»Kami akan tetap fokus di Android,” kata Head of South East Asia Market Sony Mobile Communications, Ola Lilja Molen saat memperkenalkan tiga seri terbaru ponsel Sony Xperia di kantor Sony Mobile, kawasan Pondok Indah, Jakarta, Selasa, 13 Maret 2012.
Menurut Ola, pasar ponsel cerdas Android saat ini terus mengalami pertumbuhan. Dia mengatakan Android telah menjadi sistem operasi yang paling banyak dipilih oleh konsumen.
Karena itu Ola menampik kemungkinan Sony akan mengembangkan sistem operasi sendiri yang berbeda dengan yang sudah ada, seperti Android, BlackBerry dan iOS.
Pilihan untuk "setia" pada platform Android itu juga disandingkan dengan ekosistem teknologi yang sudah dimiliki oleh Sony. Seri ponsel Xperia yang yang diluncurkan Sony akan mempunyai konektivitas dengan produk-produk yang dikeluarkan Sony, misalnya dengan televisi BRAVIA.
Dengan mengendalikan sepenuhnya Sony Mobile, kini portofolio Sony di segmen perangkat layar semakin lengkap dengan komputer tablet, laptop, televisi dan smartphone. »Ini menjadi satu kesatuan yang terintegrasi,” katanya.
Pengguna ponsel cerdas Sony juga akan ditawarkan dengan beragam fitur hiburan video dan musik dari Sony. Teknologi Sony, kata dia, akan membawa pengalaman yang berbeda bagi para pengguna Sony Xperia. »Akan ada pertukaran konten antar perangkat,” katanya.
Berdasar itulah, Ola amat optimistis dengan pangsa pasar Sony Xperia di Indonesia.
"Dengan membawa brand Sony, kami yakin akan bisa tumbuh di Indonesia,” katanya.
Setelah resmi berganti nama, Sony Mobile Communications telah meluncurkan tiga seri Sony Xperia, yakni Xperia S, Xperia P dan Xperia U. Rencananya Sony Mobile akan meluncurkan Xperia S ke pasar Indonesia pada pertengahan April nanti.
Marketing Communications Manager Sony Mobile Communications Indonesia, Hanny Sanjaya mengatakan akuisisi ini bakal berdampak positif pada brand ponsel-ponsel Sony.

Xperia neo L Masuk Pasar Cina

Xperia Neo LLihat Foto

JAKARTA--Xperia neo L masuk ke pasar Cina. Produk terbaru Sony Mobile ini memiliki kemiripan dengan Xperia neo V.
Ada yang menyebut neo L merupakan versi Cina untuk Xperia neo V. Namun jika diamati mendalam, ada perbedaan antara neo L dengan neo V. neo V cenderung mengusung form factor yang dikembangkan Xperia Play.
Di sisi yang lain, neo L lebih ramping ketimbang neo V. Ia memiliki dimensi 120.0 x 61.0 x 12 milimeter.
Bekerja dengan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream, ia memiliki prosesor 1GHz single-core Snapdragon dengan grafus Adreno 205, serta RAM 512MB. Ponsel dengan display 4 inci ini memiliki resolusi 480 x 854 piksel.
Sony mobile juga membekali neo L dengan kamera 5 mega piksel. Kamera bisa digunakan untuk merekam video dengan format 720p.

Agenda Demonstrasi Hari Ini di Jakarta

Agenda Demonstrasi Hari Ini di Jakarta
ist
Ilustrasi
JAKARTA - Hari ini Jakarta bakal diwarnai dengan aksi demonstrasi, sebagai bentuk perlawanan menolak kenaikan harga BBM.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunnews.com, ada beberapa aksi demo yang akan digelar di beberapa titik ibu kota, yang nantinya terpusat di Bundaran HI dan Istana Negara. Berikut beberapa aksi dari berbagai elemen menolak kenaikan harga BBM:
1.08.00-17.00: Aksi unras DPP KSPSI di Bundaran HI dan Istana negara. Diikuti 5.000 orang. Tema, menolak Kenaikan harga BBM dan laksanakan UU BPJS.
2. 09.00: Aksi Preman Sadar (Prems) di Istana negara. Massa 150 Orang, menolak kenaikan harga BBM.
3. 09.00-15.00: Aksi Sekber Buruh di Bundaran HI dan Istana negara. Massa 1500 orang, menolak kenaikan BBM. Titik keberangkatan Cikarang, Tangerang, Tanjung Priok, dan Cakung.
4. 09.00-16.00: Aksi Fesbuker Indonesia di Bundaran HI, Istana negara, DPR RI. Massa 100, menolak kenaikan harga BBM.
5.  09.00-17.00: Aksi Den KSBSI di Bundaran HI dan massa 1000 orang menolak kenaikan harga BBM, titik kumpul Cipinang Muara.
6.  09.00-17.00: Aksi KSPI di Bundaran Hi, Istana negara, Kemenkes, Kemensos. Massa 15.000 orang, kenaikan harga BBM dan Jamsos.
7. 09.00-17.00 Aksi DPP FSPOI di Istana negara. Massa 200 Orang.
8.  09.00-16.00 Aksi bersama buruh tolak BBM,TDL di Walkot Jakut dan Istana Negara.
9.  10.00-12.00 aksi Komite Perjuangan Rakyat di MA. Massa 50 orang, selesaikan kasus perburuhan dan tolak kenaikan harga BBM. (*)

Dahlan Iskan Jadi Penjaga Pintu Tol Dadakan

Jakarta: Menteri BUMN Dahlan Iskan, Selasa (20/3) pagi mendadak menjadi petugas pintu tol. Ia turun dari mobil lantaran gusar melihat kemacetan lalu lintas di gerbang tol Semanggi menuju Slipi, Jakarta Barat.
Tepat pukul 06.10 WIB, Dahlan Iskan yang akan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta menemui gerbang tol terjadi antrean panjang hingga sekitar 30 mobil.
Dahlan yang akan melakukan rapat pimpinan di PT Garuda Indonesia itu, langsung turun dari mobilnya dan segera masuk ke dalam loket tol.
Mantan CEO Jawa Pos Grup ini semakin geram ketika melihat dua loket masih kosong tanpa petugas, sementara yang berfungsi hanya satu loket manual dan satu loket otomatis.
Kondisi ini bertentangan dengan instruksi Dahlan, yang menginginkan bahwa antrian di setiap gerbang tol hanya maksimal lima mobil. Tidak ingin berlama-lama, Dahlan membuang kursi yang ada di loket kosong tersebut. "Kursi ini tidak ada gunanya," teriak Dahlan.
Selanjutnya ia segera membuka palang pintu tol dan mempersilakan pengguna jalan tol masuk ke jalur loket yang baru saja dibukanya, tanpa bayar atau gratis.
Setidaknya sebanyak 100 mobil langsung lewat tanpa membayar karcis. Kebetulan di antara mobil yang mengantre akan masuk tersebut adalah Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar.
"Ada apa Pak kok ngatur lalulintas". Ini gratis ya Pak," kata Emirsyah.
Tak lama berselang, pintu tol lancar, kemudian Dahlan langsung meninggalkan lokasi tol menuju kantor Garuda untuk menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN yang rutin dilakukan setiap Selasa.(ANT/MEL)

DPR: Bagus, Dahlan Iskan Rasakan Pelayanan Buruk Jalan Tol


DPR: Bagus, Dahlan Iskan Rasakan Pelayanan Buruk Jalan Tol
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Dahlan Iskan
JAKARTA - Ketua Komisi V DPR Yasti Soeprejo Mokoagow menilai positif langkah yang diambil Menteri BUMN Dahlan Iskan yang mengamuk di pintu tol karena macet akibat petugas pintu tol tidak melayani secara maksimal.
"Saya menilai positif  kalau Pak Dahlan langsung merasakan hal seperti itu," kata Yasti ketika dikonfirmasi, Selasa (20/3/2012).
Menurut Yasti, pengelola jalan tol Jasa Marga merupakan anak perusahaan BUMN sehingga sangat wajar jika Dahlan bertindak demikian.
"Bagus kalau pimpinan bisa merasakan langsung buruknya pelayanan tol," ujar Yasti.
Yasti bersyukur Dahlan Iskan merasakan sendiri bagaimana kemacetan di pintu tol setiap pagi hari.
"Kalau saya selalu merasakan itu misalnya kalau berangkat ke bandara di pintu tol biasa cuma satu  penjaganya. Ini membuat macet. Mudah-mudahan setelah ini bisa berubah," kata Yasti.
Diberitakan sebelumnya, Dahlan Iskan mengakui dirinya ngamuk, Selasa (20/3/2012), pagi ini sekitar pukul 06.00 WIB. Dia ngamuk di pintu tol dekat Semanggi ke arah Slipi, Jakarta.
Ceritanya bermula saat Dahlan berangkat mau rapat setiap selasa yang diadakan jajaran Direksi BUMN setiap pukul 07.00 WIB pagi. Dan kali ini jadwalnya rapat akan diadakan  di kantor Garuda.
Waktu mau masuk tol antren panjang sekali lebih dari 30 mobil. Tentu saja ini bertentangan dengan instruksi Dahlan yang minta antrean masuk tol paling panjang lima mobil.
Dahlan pun langsung turun dari mobil di pintu tol. Dia memeriksa dua loket ternyata masih kosong, hanya satu loket manual dan satu otomatis yang buka. Dua loket lainnya tutup.
Dahlan masuk loket itu dan membuang kursi yang ada di situ. Lalu masuk loket satunya lagi membuang kursinya juga.
Sesaat kemudian dia melihat antrean mobil di pintu tol tambah panjang. Secara cepat dia putuskan membuka penghalang pintu dan minta agar mobil yang antre segera masuk lewat loket kosong itu secara gratis.

Selasa, 20 Maret 2012

Optimasi Berlebih itu Seperti apa?

Ada berita cukup mengejutkan lagi dari Google. Beberapa pekan ke depan Google berencana untuk kembali mengubah algoritmanya. Bung Matt mengatakan bahwa Google berencana untuk mengubah formula pinalti terhadap situs-situs yang melakukan optimasi secara berlebihan. Pertanyaannya kemudian, seperti apakah Over-Optimization itu?
Dalam penjelasannya Matt memberi contoh sebuah artikel dimana begitu banyak kata kunci disana. Sehingga seolah-olah tuh artikel isinya cuma kata kunci yang ditarget dan kata penghubung saja. Yah, kita bisa rasakan sendiri sebagai seorang pengunjung yang membaca artikel dengan kata yang berulang-ulang, pasti akan sebel juga akhirnya.
Termasuk yang masuk kategori over-optimization adalah penggunaan tag atau keyword yang berderet buanyaak banget. Saya pernah menemukan web member cafebisnis yang artikelnya kalah banyak dibanding deretan tag-nya. Edan banget! Usut punya usut ternyata itu kerjaan plugin. Maka hati-hatilah menggunakan plugin yang doyan generate tag, karena kalau tak bisa dikontrol, dia bisa jadi bumerang buat anda.
Itu dari sisi konten aja. Dari sisi backlink juga ternyata ada yang namanya over-optimization. Kalau ini sih sebenarnya banyak yang tahu ya. Intinya jangan boom blog anda dengan ratusan backlink. Kalau dari sharing di Gathering kemarin, kita cukup bikin beberapa artikel di Web 2.0
Nah, backlinknya yang banyak kita arahkan ke situs-situs ini. Karena Web 2.0 kan sudah terpercaya dan sudah wajar dapat booming backlink. Kalaupun di banned, yang kena kan web lain bukan web kita hehehe…
SEO itu penting, tapi perhatikan bener-bener kenyamanan pengunjung. Bagaimana Google tahu pengunjung suka atau ndak dengan isi blog kita? Mudah banget, kalau anda pasang google analytics, maka akan terbaca berapa lama dia disana. Atau kalau pengunjung anda pakai Google Chrome, lebih jelas lagi datanya. Kalaupun gak ada analytics, gak pakai chrome, tapi ketika pengunjung buka web anda trus gak lama dia buka web yang lain, atau kemudian dia melakukan search kata kunci lain dlm waktu relatif dekat, dan ada banyak pengguna yang seperti itu, maka bisa dipastikan konten anda jelek makanya orang lari semua :D
Nah, inilah tantangan bagi para pegiat SEO, bagaimana membuat web kita tetap nyaman dikunjungi, enak dibaca dan tetap teroptimasi dengan baik.

Peran Media Minimalisasi Konflik

Pontianak – Menciptakan proses perdamaian memang tidak mudah, sebuah konflik bisa terjadi dari munculnya sebuah opini negatif di masyarakat terhadap salah satu permasalahan. Sehingga media massa berperan dalam meminimalisasi terjadinya sebuah konflik di masyarakat.
Pentingnya peran media ini, disampaikan Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kalbar Tonny Ferdy, sewaktu memberikan sambutan dalam Workshop Publikasi Media dalam Penanganan Konflik di Hotel Kapuas Palace, Kamis (23/12).
“Melalui workshop diharapkan muncul kesepahaman tentang pentingnya peranan publikasi media dalam mencegah atau mengantisipasi terjadinya konflik,” terang Tonny.
Dikatakan Tonny pula, peranan media dalam meminimalisasi pengaruh konflik terhadap keamanan dan kenyamanan suatu daerah, sangat ditentukan bagaimana media mengolah berita konflik. Sehingga sesuatu yang awalnya memungkinkan terjadinya konflik dapat terkendali.
“Pengaruh publikasi terhadap sebuah konflik sangat besar. Bisa menjadi alat dalam meminimalisasi, namun bisa juga menjadi sebaliknya. Sebuah persoalan yang biasa saja, meledak menjadi konflik besar,” yakinnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif CAIREU Eka Hendry, konflik biasanya bermula dari pertikaian antara dua orang atau lebih, selanjutnya berkembang menjadi tindak kekerasan.
“Konflik antarkelompok menjadi topik berita. Karena berdampak terhadap masyarakat lebih luas. Penting menjadi catatan seorang jurnalis, sebuah aturan yang sama ketika berlaku ketika mereka meliputi jenis konflik apa pun,” ujar Eka saat menyampaikan materi pada peserta workshop.
Lanjut Eka, wartawan baik selalu mengonfirmasikan sebuah persoalan pada pihak yang terlibat konflik. Sehingga mereka dapat mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi meskipun hal itu tidak menyenangkan.
Di tempat sama, Faisal Riza ST, Ketua Komisioner KPID Kalimantan Barat, mengatakan konflik dalam media bisa terjadi, bila media lebih mem-blowup kekerasan dibanding dampak. Karena kebanyakan media menggambarkan stigmatisasi pada etnisitas tertentu. Selain itu, konflik terjadi bila media tidak memberikan porsi yang seimbang dalam peliputan, dan yang terakhir media hiperbolik.
“Jika hal-hal ini dilakukan, bisa hancur suatu daerah atau negara kita,” ungkapnya
Reza mengharapkan peserta yang mengikuti kegiatan kali ini dapat menjaga kestabilan hidup yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, peserta yang dari media juga dapat memberikan informasi yang bersifat konflik dengan seimbang dalam memberitakan suatu persoalan. (ton)

Cari Masukan RUU Peradilan Anak

Sungai Raya –  Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mencari masukan ke daerah untuk mengkritisi Rancangan Undang-Undangan (RUU) Peradilan Anak. Diharapkan setelah disahkan dapat memberikan pembinaan kepada anak yang tersangkut kasus hukum.
“Kita ingin mendapatkan masukan dari daerah tentang produk hukum dari Jakarta, salah satunya RUU Peradilan Anak ini,” kata Maria Goreti SSos MSi, Anggota DPR-RI ditemui usai Dialog Komite III DPD-RI dengan stakeholder Kubu Raya di Aula Bupati Kubu Raya, Rabu (23/3).
Produk hukum dari Jakarta yang akan dikomunikasikan ke daerah itu, kata Maria, cukup banyak, di antaranya UU Sisdiknas, Kepariwisataan termasuk RUU Peradilan Anak. “Kita sebenarnya ingin mengkritisi dulu klausul per klausul dalam RUU Peradilan Anak itu, agar benar-benar menempatkan anak sebagai orang yang dalam binaan,” terang Maria.
Maria menjelaskan, RUU Peradilan Anak ini merupakan usulan dari pemerintah untuk merevisi undang-undang sebelumnya yang menempatkan anak pada posisi terdakwa dan lainnya.
Dia menginginkan dalam UU Peradilan Anak nantinya itu lebih mendekatkan pada aspek anak sebagai orang yang harus dilindungi, mendapatkan pendidikan yang layak dan lainnya.
“Mestinya anak itu menjadi tulang punggung Indonesia ke depan, bila berhadapan dengan hukum meski mereka dibina, karena mereka masih pada usia-usia pembinaan,” papar Maria.
Apalagi, tambah Maria, semakin santer kabar interogasi terhadap anak yang melakukan tindak pidana tanpa memerhatikan batas-batas nilai kemanusiaan. “Hal ini tentu akan memengaruhi perkembangan anak tersebut di masa mendatang,” ingatnya.
Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan SH mengusulkan agar diperhatikannya lokasi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anak. Misalnya ditempatkan di lokasi yang memang layak tanpa terpengaruh lingkungan sekitarnya. “Mengenai lokasi LP Anak ini perlu didesain ulang, agar tidak memengaruhi psikologisnya,” katanya.
Muda mencontohkan lokasi LP di Kubu Raya yang letaknya di antara Kubu Raya dan Kota Pontianak, lokasi tersebut sudah dipandang tidak bagus bagi psikologis anak, karena berada di kawasan yang ramai penduduknya.
Untuk LP Anak di Sungai Raya ini, Muda mengusulkan dipindahkan di Sungai Ambawang, selain lokasinya bukan di tempat keramaian, juga memudahkan akses bagi daerah lain di Kalbar. (dik)

Kalbar Rujukan RUU Konflik Sosial

Pontianak. Pemprov Kalbar bersama Badan Legislasi (Banleg) DPR RI, Jumat (11/3) rapat tertutup di Balai Petitih Kantor Gubernur. Agendanya mencari masukan tim Kunker Banleg DPR RI guna penyusunan Rancangan Undang-undang (RUU) konflik sosial.
“Kunjungan kerja Banleg DPR RI ini guna mencari masukan karena dari pengalaman, kita pernah terjadi konflik sosial. Pada pertemuan tadi, banyak definisi dan perbaikan yang terjadi,” jelas Drs Christiandy Sanjaya SE MM, Wakil Gubernur Kalbar ditemui Equator, kemarin.
RUU itu nanti berlaku umum yang berisi tentang pencegahan konflik sosial, penanganan kejadian serta menangani pasca konflik sosial. UU di Indonesia kebanyakan warisan Belanda sehingga masih banyak yang perlu diubah dan direvisi.
“Kita dianggap berhasil dalam menuntaskan konflik sosial yang pernah terjadi dan atas dasar itulah kita dianggap memiliki informasi yang layak dijadikan masukan untuk penyusunan RUU. Data yang dikumpulkan merupakan informasi penyelesaian masalah dan bagaimana membuat konflik sosial tersebut tidak lagi terjadi,” terang Cristiandy.
Ruhut Sitompul, anggota tim Kunker Banleg DPR RI mengatakan, penyusunan RUU konflik perlu didukung dengan data dan fakta lapangan dan Kalbar dirasakan memenuhi syarat itu. “Kalbar memiliki data tentang masalah yang timbul dan bagaimana penyelesaiannya,” jelas Ruhut.
Selain mengumpulkan data dan informasi dari pemerintah provinsi, rombongan berjumlah sembilan orang yang diketuai HA Dimyati Natakusuma juga menyambangi civitas akademika Untan dengan agenda yang sama. (boy)

Cegah Konflik, Intensifkan Komunikasi Antarumat

Sukadana. Pemuka lintas agama di Kabupaten Kayong Utara satu hati untuk menjaga kerukunan antarumat beragama. Komunikasi antarpemuka agama di daerah ini senantiasa membangun komunikasi yang baik sebagai bentuk upaya antisipasi konflik antaragama serta provokasi yang terjadi di luar Kayong Utara.
Acara silaturahmi Kamtibmas dalam rangka cipta kondisi harmonis antarumat beragama dan keberagaman etnis yang difasilitasi Polres Ketapang beberapa waktu lalu, disambut positif pemuka lintas agama di Kayong Utara.
Pemuka agama Islam sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kayong Utara, H Ilham M Salin mengungkapkan, kerukunan umat beragama harus selalu dipelihara. Jika ada masalah kecil hendaknya dengan cepat dikomunikasikan. “Kita di Kayong Utara selalu membangun komunikasi yang baik dengan pemuka agama lain seperti Kristiani. Setiap ada masalah sekecil apa pun selalu kita komunikasikan secara intensif, sehingga hubungan kami selalu harmonis dan begitu pula dengan umat lainnya,” jelasnya.
Hal senada juga dikemukakan Pembina Umat Kristiani Kayong Utara, Daniel Palino, S.Th. Dikatakannya, komunikasi antarumat beragama perlu dibangun sehingga setiap ada masalah dapat dibicarakan dengan baik tanpa anarkis. “Pertemuan pemuka lintas agama yang difasilitasi Polres Ketapang beberapa waktu lalu sangat positif. Semoga pertemuan-pertemuan seperti ini dapat sering dilakukan agar dapat menambah keakraban antarsesama umat beragama,” ujarnya.
Kapolres Kabupaten Ketapang AKBP Badya Wijaya SH sengaja menggelar acara tersebut. Selain silaturahmi bersama antarumat beragama, juga mengajak umat beragama agar tidak mudah terpancing isu yang membuat situasi tidak kondusif. Terlebih, akhir-akhir ini sempat terjadinya gesekan antarkelompok di Pulau Jawa.
Kegiatan yang diselenggarakan Polres Ketapang tersebut tidak hanya mengundang tokoh lintas agama. Namun juga mengundang pejabat eksekutif dan legislatif dari Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.
Pejabat eksekutif dari Kayong Utara diwakili Sekda Kayong Utara, H Hendri Siswanto, S.Sos dan Asisten I Setda Pemkab Kayong Utara, Drs H Malik Madjeri. Dalam pertemuan itu, Sekda Kayong Utara berharap toleransi antarumat beragama dapat lebih ditingkatkan.
Dikatakannya, kerukunan umat beragama di Kayong Utara sejauh ini cukup baik. Hal ini dapat dibuktikan, warga Kayong Utara yang berbeda agama namun bisa hidup rukun dan damai. Kepada seluruh pemuka agama khususnya di Kayong Utara diharapkan senantiasa memberikan pemahaman kepada umatnya agar tidak mudah terprovokasi masalah propaganda negatif yang bernilai SARA. (lud)

Cegah Konflik dengan "Win-win Solution"

Pontianak. Konflik Singkawang menyikapi makalah Wali Kota Singkawang Hasan Karman mesti diselesaikan dengan jalan damai, saling menguntungkan dan tidak mempermalukan kedua belah pihak (win-win solution).
“Menurut saya dapat dilakukan dengan saling meminta maaf dan maaf memaafkan. Mengkaji kembali keberadaan dan relevansi sesuatu yang dipersoalkan demi kemaslahatan banyak orang,” ungkap Prof Sy Ibrahim Alkadrie, akademisi pencegah konflik ketika seminar sehari yang digelar Deputi Seswapres Bidang Politik, Sekretariat Wakil Presiden, bekerjasama dengan Untan di Rektorat Untan, Senin (7/6) lalu.
Suatu kearifan besar jika Wali Kota Singkawang mau meminta maaf secara pribadi kepada kelompok masyarakat yang merasa tersinggung atau disakiti atas makalahnya. Sebagai orang beragama, mereka yang merasa disakiti mesti memaafkan. “Meminta maaf dan memaafkan adalah karya terbesar dan perbuatan mulia bagi mereka yang beriman,” ujarnya.
Secara akademis, Hasan Karman tidak perlu mengubah atau membatalkan kalimat yang dianggap bermasalah pada makalahnya. Apalagi tulisan itu hasil studi atau penelitian dan kutipan dari pendapat sarjana lain.
“Dalam tradisi keilmuan dan etika dunia akademis, tidak ada kekuatan apapun dan manapun, kecuali Allah yang dapat mengubah atau membatalkan hasil penelitian seseorang atau dapat dibatalkan melalui hasil penelitian baru dengan metode ilmiah,” bebernya.
Ibrahim mengatakan, masalah dapat diselesaikan melalui proses studi atau penelitian ilmiah untuk menguji (verify) kebenaran pernyataan di makalah Hasan Karman, hasil desertasi Doktor yang mengutip sarjana lain. Cara ini tidak saja dapat menolak atau memperkuat ide maupun penemuan Wali Kota Singkawang. Namun menjadi penemuan baru yang akan memperkaya wawasan dan ilmu pengetahuan.
Pengkajian kembali secara mendalam, manfaat keberadaan dan relevansi keberadaan penelitian bagi masyarakat banyak juga tindakan paling arif menyelesaikan kasus Singkawang akhir Mei lalu. “Ini tentu berkaitan dengan patung Naga. Peninjauan kembali patung ini mesti dilakukan dengan dua cara atau hanya salah satu saja dari dua cara itu. Melalui penelitian atau mengadakan pendapat umum masyarakat yang melibatkan masyarakat Singkawang untuk memilih salah satu dari dua opsi, apakah patung itu cocok didirikan di lokasinya semula jalan,” bebernya.
Peninjauan patung Naga mesti dilakukan melalui penelitian ilmiah. Bisa juga dilaksanakan secara resmi dan diawasi pemerintah provinsi. Tentunya alur dari penyelesaian itu berakhir dengan ada tidaknya manfaat atau mudharat bagi kepentingan masyarakat banyak. Contohnya, layak atau tidak patung tersebut ditempatkan di lokasi persis di pertengahan jalan, di dalam taman atau alun-alun kota.
“Perlu juga dikaji, apakah tidak membahayakan lalu lintas, siap tidaknya kelompok masyarakat menerimanya, sejauh mana patung di tengah kota untuk menarik wisatawan, benarkah patung itu menambah ciri khas dan keindahan Kota Singkawang serta sebagainya,” paparnya.
Dosen Fisipol Untan dengan gelar profesor tame Nordic Institute of Asian Study (NIAS), Copenhagen—Denmark ini juga menyatakan salah satu dari dua hasil penijauan apakah patung itu sesuai atau tidak pada tempatnya, mestinya dibuatkan surat keputusan mengikat agar semua pihak bisa menerimanya. Kalau basil peninjauan itu menyatakan letak patung itu tidak sesuai di tengah kota, Pemkot dan para pendirinya harus memindahkan patung itu di tempat lebih layak, misalnya di taman kota. Mendirikan tugu atau patung hendaknya atas kesepakatan dan kemaslahatan masyarakat banyak, bukan pemaksaan kehendak.
“Ini bukan hanya wujud dari multikulturalisnic, tetapi juga hasil perenungan bahwa sebuah karya, bagaimanapun indah dan agungnya, tidak boleh membuat masyarakat menjadi terganggu secara psikologis, sosiologis dan religious,” tegas Ibrahim. (ROx)

MABM Kalbar Ajak Saling Menghormati

Chairil Ingatkan Ujian Nasional Sudah Dekat

Pontianak 
 – Dalam situasi menyongsong Pilgub Kalbar 2012, semua elemen masyarakat berharap jangan sampai ada petualang yang menyalakan kompor, memadamkan kompor.
Menyikapi konflik yang sempat membuat Kota Pontianak tegang dan sangat kontraproduktif diobok-obok arogansi kelompok, Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keamanan bersama.
“Saya selaku Ketua MABM Kalbar mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga dan memelihara kehidupan sosial yang tetap tertib, yang harmonis, untuk kehidupan bersama yang damai. Jika kondisi aman, kehidupan kita bisa berjalan dengan baik. Hidup saling enak, bekerja tenang, anak-anak kita bisa menuntut ilmu dengan tenang, dan banyak sekali efek positifnya,” ungkap Ketua MABM Kalbar Prof Dr Chairil Effendy menjawab Equator, Sabtu (17/3).
Situasi aman dan kondusif yang tercipta, ingat Chairil, semua bisa menjadi produktif. Tanpa ada dihantui waswas dan rasa takut. Namun jika sebaliknya semua menjalani kehidupan tidak tenang.
“Apalagi sekarang sudah dekat dengan waktunya ujian nasional. Marilah kita saling menghormati, tidak ada yang arogan. Kalau ada masalah mari berdialog dan dibicarakan secara bersama. Setiap orang juga harus bisa menerima pendapat orang lain, jangan hanya maunya sendiri, memaksakan kehendak,” ajak Chairil.
Dia menegaskan agar semua dipercayakan kepada aparat hukum dalam menyelesaikan masalah. Aparat hukum juga harus tegas tanpa pilih kasih dan keberpihakan. Jangan dibiarkan permasalahan, karena permasalahan besar berawal dari permasalahan kecil yang tidak ditangani secara serius.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang sepakat untuk damai. MABM selalu bersedia untuk bekerja sama dan saling menghormati. Mari kita kedepankan kerja sama dan rasional,” paparnya.
Dengan demikian masyarakat Kalbar bisa maju, asal saja pemerintah harus memberikan kehidupan yang layak dan memikirkan lebih serius. Agar kehidupan rakyatnya menjadi lebih baik.

Jangan terpancing

Sementara itu, menyikapi ketegangan di Kota Pontianak kemarin, pengurus Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau dan kerabat Keraton Sanggau menggelar rapat di Keraton Surya Negara, Sanggau (15/3) kemarin malam.
Intinya, masyarakat Melayu di Bumi Daranante tidak usah terpancing isu-isu yang menyesatkan. “Rapat itu intinya meminta masyarakat Melayu di seluruh Kabupaten Sanggau jangan mudah terpancing provokasi. Tujuannya untuk menjaga agar suasana tetap kondusif,” tutur Ketua MABM Kabupaten Sanggau Drs H Gusti Arman MSi didampingi Sekretaris Budi Darmawan STP MSi, kemarin.
Ia mensyukuri kamtibmas di Kabupaten yang tetap kondusif hingga kini. Antisipasinya, bila ada isu meresahkan yang muncul melalui selebaran pesan singkat (SMS), Facebook, atau BlackBerry Messenger (BBM) agar cepat dilaporkan ke pihak berwajib.
“Masyarakat sendirilah yang kita harapkan berperan meredam munculnya konflik akibat isu tak jelas. Nah, masyarakat Melayu kita imbau agar tidak terpengaruh,” tegasnya.
Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi SIP MSi mengimbau masyarakat di Kabupaten Sanggau tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. Selain itu, hendaknya jangan mudah ditelan isu.
“Kita minta masyarakat bisa menahan diri. Jangan mudah terprovokasi dengan berbagai informasi yang tak bertanggung jawab. Masyarakat mesti melaksanakan aktivitas seperti biasa,” pintanya.
Berbagai komponen masyarakat di Kecamatan Parindu, Sanggau, sepakat serukan perdamaian. Berharap ketegangan di Pontianak disikapi dengan sangat bijaksana. Aksi damai diimplementasikan dengan jalan bareng diprakarsai oleh pemuda dari berbagai etnis dan agama di kecamatan tersebut.
Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Parindu Acang mengatakan bentuk kegiatan itu merupakan seruan damai. “Ini aksi bersama, misinya untuk menyerukan perdamaian di Kecamatan Parindu khususnya. Damai itu indah,” timpalnya.
Kapolsek Parindu IPTU Muhadi sangat mendukung aksi yang diprakarsai oleh kalangan muda ini. “Mari kita bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif. Sehingga pembangunan dan aktivitas masyarakat berjalan lancar,” imbaunya.
Masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi dan terpancing isu-isu yang menyesatkan. “Jika ada informasi yang mencurigakan, hendaknya jangan mengambil sikap sendiri. Cek dulu kebenaran kepada aparat,” pintanya. (Kie/SrY)

Barnabas: FPI Ormas yang Sah

Kota Pontianak Bukan Tempat untuk Bertikai

Barnabas Simin
Barnabas Simin
Pontianak – Ketenteraman dan kedamaian ibu kota Provinsi Kalbar sekonyong-konyong tercabik oleh pemaksaan kehendak sehingga nyaris rusuh. Tokoh masyarakat sekaligus rohaniwan Barnabas Simin mengingatkan pemerintah seharusnya melindungi dan mengayomi setiap warga negaranya.
“Keberadaan Front Pembela Islam (FPI) itu sah dan resmi sebagai ormas, karena memiliki badan hukum yang sah dan kuat. Sama seperti halnya seperti Pemuda Dayak maupun Pemuda Melayu,” ujar Barnabas Simin kepada Equator di Pontianak, Sabtu (17/3).
Sebagai rakyat Indonesia, sebagai masyarakat Kalimantan Barat yang cinta damai, Barnabas tidak simpatik dengan sikap apriori yang tidak berdasar di Bumi Pertiwi ini. “Mereka dilindungi oleh UU. Tidak ada seorang pun yang boleh melakukan intervensi,” katanya.
Dia berharap seluruh masyarakat bisa menghargai perbedaan baik itu etnis maupun agama. “Seperti firman Allah, memberikan berbagai macam suku dan bangsa akan menghadirkan sebuah keindahan dalam hidup. Agama itu merupakan pilihan,” katanya.
Barnabas mengingatkan, Provinsi Kalbar itu terdiri dari 18 suku yang tiga di antaranya merupakan etnis terbesar yaitu Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Dan sudah seharusnya, suku mayoritas dapat mengayomi yang minoritas.
“Selama kita sebagai umat beragama dan beriman, kita selalu menempatkan diri kita menjadi orang beriman. Untuk menjadi bangsa Indonesia, umat yang beragama, dan menjadi warga yang baik,” tambahnya.
Barnabas menyesalkan tindakan yang sangat luar biasa ibarat api yang kecil menjadi besar. “Seharusnya persoalan kecil itu dibuat hilang dan api yang besar menjadi api kecil yang bermanfaat bagi sesama manusia. Jangan sampai pertikaian itu merugikan masyarakat Kalbar secara keseluruhan,” katanya.
Karena itu, Barnabas mengimbau seluruh warga Kalbar khususnya umat Kristiani dan Dayak agar dapat menahan diri untuk tidak terpancing provokasi. Para pendidik harus mengajak seluruh masyarakat Dayak maupun Melayu agar tidak turun ke Kota Pontianak.
“Kota Pontianak ini bukan untuk kelahi. Bukan tempat bertikai. Kota ini merupakan kota damai. Oleh sebab itu, bagi orang pedalaman agar dapat bekerja dan bertugas seperti biasa. Jangan takut kalau tidak ikut-ikutan karena pada dasarnya manusia itu sama,” tuntas Barnabas.

Normal kembali

Ketegangan antardua kelompok di Kota Pontianak mereda, sehingga masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa. Jalan raya dan mal, pusat perbelanjaan, warung kopi, hingga pasar kembali normal.
“Sekarang saya sudah berani keluar rumah, kemarin-kemarin takut, Bang. Karena isunya rusuh. Kayaknya sudah tidak lagi. Jalan sudah ramai, ada juga dengar imbauan Kapolda dan Kapolresta pakai pengeras suara tadi,” kata Novi, mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Kota Pontianak kepada Equator, Sabtu (17/3).
Ketika ribut karut-marut Rabu dan Kamis lalu, Novi memilih berdiam di rumah. “Saya di rumah seharian, kalau keluar pun paling dekat-dekat saja, itu pun buat cari makan,” katanya.
Hal senada dikatakan Frita Olivia. Mahasiswi asal Sanggau ini bersyukur situasi bisa kembali normal, dan antarkedua kelompok sudah damai. “Mudah-mudahan tidak ada lagi kesalahpahaman seperti itu terulang lagi. Karena mau ke mana-mana susah, khawatir, dan takut,” ucapnya.
Isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya seperti melalui SMS dan jejaring sosial menjadi keprihatinan para wakil rakyat di DPRD Kalbar. Anggota DPRD Kalbar Drs H Syafaruddin HUM meminta agar persoalan tersebut tidak dibesar-besarkan.
“Kepada masyarakat diharapkan juga tidak mudah terprovokasi. Mari kita kedepankan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan suatu persoalan,” sarannya.
Legislator PAN ini mengatakan jangan ada lagi pihak-pihak yang ingin memperburuk keadaan dengan ulah-ulah provokasi. Kepada pihak aparat kepolisian untuk proaktif dan selalu sigap.
“Kepada semua pihak, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat mari kita bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif. Jangan ada provokasi seperti daerah lain, itu sangat tidak baik dan memecah belah kerukunan yang sudah terjalin begitu baik selama ini,” tuntas Syafaruddin. (jul)

Mahasiswa Sekadau Cinta Damai

Mahasiswa dan Pemuda Gelar Diskusi

Diskusi kebangsaan dihadiri 17 organisasi mahasiswa dan pemuda Kota Pontianak
Hakim
Diskusi kebangsaan dihadiri oleh 17 organisasi mahasiswa dan pemuda Kota Pontianak di aula rumah dinas Wakil Walikota Pontianak
Sekadau – Mahasiswa itu generasi penerus yang punya kesadaran intelektual, seperti ditunjukkan 39 mahasiswa asal Kabupaten Sekadau yang kuliah di Pontianak. Kemarin sore, mereka memilih pulang untuk memberikan penjelasan kepada para orang tua dan warga bahwa Kota Pontianak sudah sangat kondusif.
“Mereka memilih pulang karena inginkan kedamaian,” ujar AKBP Andreas Widihandoko SH, Kapolres Sekadau kepada Equator di Mapolres Sekadau, sore kemarin.
Mereka diberangkatkan dari Pontianak menggunakan Bus Damri dikawal pihak kepolisian dari Polres Sekadau. Tiba di Mapolres Sekadau sekitar pukul 16.30.
“Sebenarnya ada banyak mahasiswa Sekadau di Pontianak. Tapi mereka tenang karena situasi di Pontianak sudah pulih. Kebanyakan yang pulang karena sedang liburan,” ucap Widi.
Dijemput 15 anggota polisi dari berbagai kesatuan, dijemput dengan bantuan Brimob Polda untuk dibawa ke Sungai Pinyuh, kemudian langsung ke Sekadau.
Sebelumnya, para orang tua meminta Pemda Sekadau untuk memfasilitasi kepulangan anaknya ke kampung karena mobil angkutan umum ke Pontianak sedikit yang beroperasi. Atas dasar itu, Wakil Bupati Sekadau Rupinus SH MSi meminta agar Kapolres Sekadau mau membantu menjemputnya.
“Kita sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan Wakapolres Sekadau yang mau membantu turun langsung menjemput mahasiswa kita,” ujar Rupinus.
Menurut Rupinus, sejauh ini ada sekitar 1.000 lebih mahasiswa asal Sekadau yang kuliah di Pontianak. Dari jumlah itu, 39 orang memilih pulang. “Sisanya yang lain masih bertahan di Pontianak karena situasi di Kota Pontianak sudah sangat aman,” lanjutnya.
Rupinus mengharapkan para mahasiswa yang pulang ke Sekadau tidak memberikan informasi yang memanaskan suasana. “Pontianak sudah kondusif. Jadi katakanlah yang sebenarnya. Jangan memberikan informasi yang bukan-bukan,” tukasnya.

Diskusi kebangsaan

Di Pontianak, organisasi mahasiswa ekstrakurikuler masih eksis untuk mengingatkan kembali betapa pentingnya rasa kebangsaan. Menyikapi situasi pascabentrok antara dua kelompok massa, forum organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan Kota Pontianak menggelar diskusi kebangsaan di aula rumah dinas Wakil Walikota Pontianak Paryadi SHut.
“Diskusi kebangsaan ini untuk membuat pernyataan sikap terkait masalah antara kedua massa masyarakat yang nyaris bentrok beberapa hari lalu,” kata Andrifitrianto, Ketua HMI Cabang Pontianak, kepada wartawan, Sabtu (17/3).
Andri berharap pernyataan sikap ini bisa membantu pemulihan kondisi. “Mudah-mudahan bisa membantu aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam mengondusifkan situasi,” tambahnya.
Ketua PMKRI Cabang Sei Raya KKR Hermanus Senyan menyambut positif dan hal semacam inilah yang harus selalu didorong. Supaya bisa selalu bersatu untuk menciptakan sebuah perdamaian, ketenteraman, dan persaudaraan sesama masyarakat di Kalbar, bukan untuk bertikai. “Masyarakat Kalbar harus tetap bersatu dan ciptakan suasa kondusif,” katanya.
Seluruh organisasi mahasiswa menyatakan turut prihatin atas konflik yang terjadi di Kota Pontianak. Semua pihak hendaknya menahan diri dan membuka ruang dialog selebar-lebarnya dalam rangka penyelesaian masalah. Mendorong aparat keamanan untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal-hal potensial yang dapat mengganggu stabilitas keamanan Kota Pontianak secara khusus dan Kalbar pada umumnya.
Diskusi kebangsaan dihadiri oleh 12 organisasi di Kota Pontianak seperti, HMI Cabang Pontianak, GMKI Cabang Kota Pontianak, Pemuda Khatolik Kota Pontianak, JPRMI Kota Pontianak, PMII Cabang Pontianak, IMKB Cabang Pontianak, Naisatul Aisyah Cabang Pontianak, IMMC Cabang Pontianak, KAMMI Kalbar, PMKRI Sei Raya KKR, GAMKI, IPNU Kota Pontianak, IPPNU Pontianak, FORMALAK Cabang Pontianak, PMK STKIP Pontianak, KMK Untan, dan IMK STKIP Pontianak. (bdu/hak)

Manangkal Malware Pada SmartPhone

Beberapa tahun ini, manfaat dari kemajuan technology, selain memberi manfaat yang baik, pada saat yang sama, mereka juga pada sisi yang lain mengakibatkan banyak kerugian pada penggunanya. Para pengguna ponsel terutama SmartPhone telah banyak dirugikan karena serangan Malware pada ponsel mereka. Hal tersebut dilaporkan oleh McAfee dan Informa Telecoms & Media Survey.

Hampir 95% Ponsel diseluruh dunia memiliki fasilitas SMS atau Pesan Text. Penggunaan Java Runtime telah mendekati angka sekitar 1 – 2 milyar pada Ponsel dan alat sejenis. Diperkirakan setengah dari pengguna Ponsel bergantung pada Voice Mail juga. Dari sinilah Malware tersebut masuk ke Ponsel anda.

Menurut bagian keamanan McAfee Security, ancaman malware mulai dari ancaman sederhana hingga yang complicated dan menciptakan kerusakan yang amat parah. McAfee memperkirakan pada akhir 2010 serangan Malware akan meningkat dua kali lipat.

Untuk itu bagi para pengguna SmartPhone SoftwaresAsli.com, menyediakan Kaspersky Mobile Security 9 (1 user), yang bisa anda lihat daftar harganya di

http://softwaresasli.com/kaspersky-mobile-security/

Kaspersky Mobile Security 9 mampu melindungi data penting pada SmartPhone anda seperti: Daftar Kontak, SMS dan File penting lainnya.

Salah satu fitur andalan Kaspersky Mobile Security 9 ini adalah Anti-Theft. Dengan fitur ini anda bisa memonitor keberadaan SmartPhone anda melalui GPS (Global Positioning Service) apabila hilang atau dicuri. Dan pemiliknya juga bisa memblokir ponsel yang hilang tersebut atau bahkan menghapus seluruh isi memorynya dari jarak jauh.

Kaspersky Mobile Security 9 telah mendukung semua jenis SmartPhone yang menggunakan sistem operasi Symbian 9.1, 9.2, 9.4 dan Windows Mobile 5.0, 6.0, 6.5

Berminat memiliki Kaspersky Mobile Security 9? Silahkan hubungi kami melalui salah satu cara dibawah ini yang paling mudah bagi anda:

Oleh-oleh Gathering Cafebisnis Surabaya Maret 2012

Alhamdulillah, kemarin acaranya benar-benar seruu !! Dua pembicara kita sharing blak-blakan semua jurusnya bahkan sampai bongkar blog dan bongkar earning AMAZON segala. Kayaknya belum ada ya internnet marketing yang mau buka-bukaan seperti itu.
Acara diawali dengan makanan kulonan seperti Gudeg Jogja, Ayam bakar Solo, dll. Datang langsung makan dan ngobrol-ngobrol. Asyik kan? Abis makan, kenyang, ngantuk deh hehehe… Tapi nggak di Gathering ini. Saya melihat mereka yang duduk paling pojok-pun MELOTOT melihat earningnya mas Jemmy pembicara pertama kita.
Mas Jemmy yang juga pembuat software SpyGlass, share mengenai Amazon Minisite. Tapi ini beda dengan Amazon Blueprint punya BBI lho. Karena ini minisite ala blogger. Nggak pusing-pusing pakai HTML, tapi pakai WordPress. Isi webnya cuma 3 page saja ditambah 3 page tambahan yaitu ABOUT, DISCLAIMER dan CONTACT US.
Kata mas Jemmy, inti dari minisite ini terletak pada riset yang tepat dan onpage yang disiplin. Onpage-nya mulai dari pemilihan domain sampai penempatan tag-tag standart SEO biasanya. Biasanya, dengan ini saja sebuah web bisa masuk halaman pertama bahkan tanpa backlink.
Untuk backlink sendiri, mas Jemmy lebih memilih menggunakan Web 2.0 seperti Squidoo dan HubPages. Didukung dengan dummy blog di blogger dan wordpress.com. Dan senjata terakhir untuk backlink adalah menggunakan EzineArticles.
Hasilnya, blog inipun mendapat kunjungan yang nggak banyak memang, tapi tingkat konversinya sangat tinggi, mencapai 7% lebih. DAHSYAAAT!! Padahal biasanya bisa 5% aja udah sangat bagus.
Setelah istirahat sebentar makan kacang rebus dan keripik, mas Mohan yang mendapat giliran mengeluarkan jurus AGC-nya alias Auto Generate Content. Beliau sendiri bilang, kalau sebenarnya nama sesungguhnya dari AGC adalah AGP alias Auto Generate Page karena intinya kita membuat supaya banyak page yang tercipta secara otomatis.
Kata mas Mohan, sebelum sebuah blog dipasang AGC, dan agar web itu tidak terdepak oleh Google dari Search Engine, maka kita perlu menciptakan traffik yang besar dulu dari Search Engine. Nah lho, puyeng kan? Lha AGC kan tujuannya supaya banyak traffik, kok disuruh nyari traffik dulu?
Don’t worry karena mas Mohan kemudian sharing gimana bisa dapat traffik besar dan tanpa keluar banyak keringat. Tapi butuh kedisiplinan memang. Beliau bilang, anda kerja di kantor berapa jam? Rata-rata 8 jam kan? Nah, coba lakukan hal yang sama untuk blog. Delapan jam sehari ngurus blog itu sudah sangat luar biasa. Padahal untuk trik ini nggak sampai 1 jam selesai hehehe…
Mas Mohan menggunakan software ABS (Auto Blog Samurai) untuk mendatangkan traffik awal. Sebelum masuk ke blog, hasil grabbingnya di edit dulu supaya sumber aslinya tidak ikutan dan terkadang ada iklan-iklan juga harus kita hapus. Kalau sudah sikat deh ke blog.
Beberapa setting di sitemap dan ping juga harus dirubah agar web ini aman dari kaki si mbah. Sebagaimana mas Jemmy, mas Mohan juga menunjukkan “daleman” blognya. Blog yang menghasilkan traffik 10K/day ini ternyata pakai plugin-plugin sederhana saja lho.
Terakhir, kami atas nama kru dapur Cafebisnis dan seluruh peserta Gathering memberikan apresiasi yang luar biasa pada dua master kita ini. Datang jauh-jauh dari Malang untuk berbagi rahasia suksesnya. Moga makin buanyaak rejekinya ya mas!!

Senin, 19 Maret 2012

Kasus Kecelakaan Olivia Bisa Ditutup


Kasus Kecelakaan Olivia Bisa Ditutup
TRIBUNNEWS.COM/SRIHANDRIATMO MALAU
Olivia Dewi, korban kecelakaan mobil Nissan Juke. 


JAKARTA - Tim ahli dari Nissan Juke Jepang, MIPA UI, Labfor Mabes Polri, dan penyidik Satlantas Polda Metro Jaya, masih memeriksa Nissan Juke yang terbakar.
Jika terbukti kecelakaan itu disebabkan kelalaian, maka kasus Nissan Juke yang menewaskan Olivia bisa ditutup.
"Tim masih periksa bangkai mobil Nissan Juke. Seandainya nanti tidak ditemukan adanya kesalahan mobil dan kecelakaan tersebut karena kesalahan manusia sendiri, kasus bisa ditutup, lagipula korbannya sudah meninggal," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Senin (19/3/2012).
Berdasarkan analisis sementara dari hasil olah TKP, diketahui Olivia memacu kendaraannya dengan kecepatan lebih dari 90 km/jam.
Karena tidak konsentrasi, Olivia menabrak tiang reklame, dan Mobil kemudian terbakar. Olivia terjebak di dalamnya, sedangkan temannya, Joew Sebastian selamat dan saat ini sedang dirawat. (*)

Kangen, Honorer DKP Gauli Mantan Istri di Hotel


Kangen, Honorer DKP Gauli Mantan Istri di Hotel
google
ilustrasi


CIREBON - Seorang pegawai hononer Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Cirebon, MN (23) ditangkap petugas dari Kepolisian Resor Cirebon Kota, Rabu (14/3/2012).
Dia ditangkap di tempat kerjanya, setelah ada laporan dari mantan istrinya, E (18) yang mengaku telah diperkosa MN.
Pemerkosaan terjadi Sabtu (3/3/2012) dan Minggu (4/3/2012). Ketika itu, E tengah membeli susu untuk anaknya, namun tiba-tiba didekati MN. E pun dipaksa ikut dengan MN keliling Kota Cirebon.
Namun E menolak, sehingga MN pun mengancam, memukul, dan menjambak rambut E.
Mendapat perlakuan kasar dan dipaksa naik ke sepeda motor yang dikendarai MN, E pun ikut saja. Namun sekitar pukul 21.00, MN malah membawa E ke sebuah hotel di Kota Cirebon.
Di dalam kamar hotel itulah pemerkosaan terjadi. E dipaksa untuk melayani nafsu bejat MN dengan di bawah ancaman senjata tajam berupa kujang. Di kamar hotel itu, E diperkosa dua kali.
Esok paginya, MN keluar dari hotel bersama E. Namun dia bukannya memulangkan E ke rumahnya, malah kembali diajak keliling kota dan berakhir di rumah MN di daerah Mundu, Kabupaten Cirebon.
Di rumahnya, MN mengulangi perbuatan memerkosa E sebanyak tiga kali. Setelah puas, MN memulangkan E. Namun bukan langsung ke rumah E melainkan ke rumah keponakan E.
Atas perbuatan MN, korban pun melapor ke polisi. Akhirnya polisi menangkap MN di tempat kerjanya kemarin. MN pun akan dijerat pasal 285 KUHPidana tentang Perkosaan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
Kepada polisi, MN mengaku dirinya terpaksa memerkosa E karena masih cinta. Dia kangen terhadap E yang sudah diceraikannya selama tujuh bulan.
"Motifnya karena MN masih cinta dan kangen ke mantan istrinya. Makanya dia mendekati korban ketika membeli susu anak, lalu memaksa pergi dengan ancaman, pukulan dan jambakan di rambut," kata Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Didik Purwanto, di Markas Kepolisian Resor Cirebon Kota, Rabu (14/3/2012).

Kecelakaan Paling Tragis Sepanjang 10 Tahun Terakhir

Kecelakaan Paling Tragis Sepanjang 10 Tahun Terakhir
TRIBUN JABAR/FIRMAN SURYAMAN
Minibus sarat penumpang yang dikemudikan Yudi (35), dihantam keras KA Pasundan jurusan Kiaracondong Surabaya, di perlintasan tanpa palang pintu di depan SMA Negeri III, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Minggu (18/3). Dari Kejadian tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. ((TRIBUN JABAR/Firman Suryawan) 
TASIKMALAYA - Lokasi perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di depan SMA Negeri III Kota Tasikmalaya, tergolong rawan. Menurut warga sekitar, sudah beberapa kali kejadian KA menabrak mobil dalam kurun waktu 10 tahun ini. Termasuk beberapa kejadian bunuh diri atau tertabrak KA.
“Lokasi perlintasan tanpa palang pintu itu memang tergolong rawan. Kejadian KA menabrak mobil rata-rata akibat sopir tidak hati-hati. Atau bisa saja mereka terkesima, sehingga malah tak bisa menggerakkan mobil lagi saat rangkaian KA datang,” ungkap Memet (57), warga sekitar.
Namun menurut Memet, kejadian kali ini paling tragis karena sampai merenggut nyawa 11 orang.
“Kejadian dramatis lainnya tatkala seorang gadis bunuh diri dengan cara berdiri di atas rel tahun 90-an. Warga sudah berteriak-teriak tapi tidak dihiraukan. Tubuhnya hancur dan terpaksa dimasukkan ke dalam dus,” kenangnya.
Melihat deretan musibah yang terjadi di perlintasan tersebut, pihak SMA Negeri III sendiri melakukan upaya preventif, yakni mendirikan pos perlintasan yang dijaga petugas Satpam dan memasang palang pintu sendiri. Maklum, lokasi sekolah berada di seberang rel KA dan setiap waktu mengancam nyawa siswa maupun guru.
Dadan (25), salah seorang petugas Satpam penjaga pintu perlintasan menuturkan, penjagaan perlintasan hanya dilakukan pada hari sekolah saja. Sedang hari Minggu atau hari libur tidak ada yang menjaga.
“Kami hanya bertugas saat sekolah tidak libur saja. Kalau libur, ya kami juga ikut libur karena kami memang ditugasi oleh sekolah,” ujarnya.
Upaya penjagaan pintu perlintasan mesti dilakukan secara prima. Apalagi jika ada rangkaian KA mau melintas, baik dari arah timur maupun barat. Karena jika lengah sedikit, bisa saja ratusan siswa yang mau masuk maupun pulang sekolah tersambar KA. Apalagi mereka rata-rata berjalan sambil bersenda-gurau.
“Tapi alhamdulillah hingga saat ini tidak ada musibah yang menimpa siswa. Mudah-mudahan itu terus berlangsung selamanya,” kata Dadan, seraya mengharapkan pihak terkait mau peduli mendirikan pintu perlintasan resmi agar tragedi memilukan seperti itu tidak terulang lagi. (stf)

Inilah Hasil Lengkap Laga Sepakbola Minggu Dini Hari


Inilah Hasil Lengkap Laga Sepakbola Minggu Dini Hari
NET
Gambar logo empat liga prestisius dunia. 
Di kancah Serie A, Juventus sukses mencukur tim tuan rumah, Fiorentian dengan skor 0-5. Di Spanyol, lagi-lagi Barcelona bershasil menang dengan skor 0-2. Berikut hasil laga empat liga prestisus di Eropa.

Premier League, Inggris
Fulham 0 - 3 Swansea C
Wigan Athletic 1 - 1 West Bromwich

Serie Italia
Parma 0 - 2 AC Milan
Fiorentina 0 - 5 Juventus

La Liga, Spaynyol
Getafe 1 - 0 Real Sociedad
Granada 2 - 1 Sporting Gijon
Zaragoza 1 - 1 Osasuna
Sevilla 0 - 2 Barcelona
Rayo Vallecano 3 - 0 Real Betis

Bundesliga I, Jerman
Augsburg 2 - 1 Mainz
Bayer Leverkusen 1 - 2 Monchengladbach
Borussia Dortmund 1 - 0 Werder Bremen
Hamburger SV 1 - 3 Freiburg
Nurnberg 1 - 3 Wolfsburg
Hertha BSC 0 - 6 Bayern Munich