Harga BBM
GRESIK, Sekitar 200 orang dari Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia dan
Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia Gresik, Jawa Timur Senin
(26/3/2012) berunjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak.
Mereka juga menyerukan seluruh masyarakat bersatu menggagalkan kenaikan
harga BBM.
Yang dibutuhkan rakyat
adalah lapangan kerja seluas-luasnya, biaya pendidikan dan biaya
kesehatan murah, dan upah yang layak. Kebijakan BLSM Rp 150.000 per
bulan selama sembilan bulan sebagai kompensasi kenaikan hanya pembodohan
Setelah
berunjuk rasa di DPRD mereka menuju Kantor Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Kabupaten Gresik. Mereka membentangkan poster, "
Buruh
Menolak Harga BBM, SBY Gagal Mensejahterakan Rakyat, BBM Melambung
Rakyat Kembung DPR Jemblung, BBM Naik Upah Buruh Harus Naik, BBM Naik
Rakyat Menjerit, Kebijakan SBY Menyengsarakan Rakyat".
Salah
seorang pengunjuk rasa, Mujiono menyatakan, yang dibutuhkan rakyat
adalah lapangan kerja seluas-luasnya, biaya pendidikan dan biaya
kesehatan murah, dan upah yang layak. Kebijakan bantuan langsung
sementara masyarakat (BLSM) Rp 150.000 per bulan selama sembilan bulan
sebagai kompensasi kenaikan harga BBM hanya pembodohan dan tidak
mendidik.
"Itu sama saja membuat rakyat bermental pengemis,"
katanya. Kenaikan harga BBM yang direncanakan mulai 1 Aprilsebesar Rp
1.500-Rp 2.000 per liter akan memperburuk keadaan karena harga kebutuhan
pokok naik. Kenaikan itu menyengsarakan juga menindas buruh karena upah
minimum kabupaten Rp 1,257 juta per bulan tidak sebanding kenaikan
harga BBM. "Kami menuntut UMK direvisi," tambah Mujiono.
Hakam,
menambahkan alasan kenaikan harga BBM karena harga minyak internasional
naik akibat adanya ketegangan di Timur Tengah tidak masuk akal. Kenaikan
harga minyak internasional terkait ancaman Pemerintah Iran menutup
Selat Hormuz sebagai jalur distribusi minyak terpenting di dunia.
Sebenarnya
harga minyak internasional mengikuti harga minyak New York Mercantile
Exchange (NYMEx) yang memperdagangkan hanya 30 persen minyak dunia.
Harga minyak di NYMEx ditentukan spekulan internasional untuk
kepentingan pribadi.
Indonesia bisa mencontoh sejumlah negara yang
tidak serta merta mengikuti harga minyak versi NYMex dan bisa
mengontrol sendiri minyaknya seperti Venezuela Rp 585 per liter, Iran Rp
1.287 per liter, dan Nigeria Rp 1.170 per liter. Indonesia punya 329
blok sumber migas dengan cadangan diperkirakan 250-300 miliar barel dan
produksi 1 juta barel atau 159 liter per hari.
"Namun sayangnya 70 sampai 90 persen pengelolaan migas di Indonesia dikuasai perusahaan asing," kata Hakam.
Ketua
DPRD Gresik, Zulfan Hasyim menyatakan pihaknya akan menyampaikan
tuntutan buruh ke DPR RI dan pemerintah pusat. "Isi tuntutan ini akan
kami kirim bersama tuntutan penolakan yang lain agar menjadi
pertimbangan pusat mengambil kebijakan," ujar Zulfan.