Ucapan

SELAMAT DATANG DI BLOG SUARA ENGGANG POST!

Kamis, 18 September 2014

Ini Pengakuan para Tersangka yang Tega Perkosa Gadis 13 Tahun di Ciputat


Jakarta - Setelah diperkosa secara bergiliran oleh 7 pemuda di lokasi proyek perumahan di Ciputat, Tangerang Selatan, pada pertengahan Juli 2014 lalu, gadis berusia 13 tahun hamil 2 bulan. Salah satu pelaku, AG (20) sempat dipanggil ibunda dan memintanya untuk menikahi anak sulungnya itu.

"Ya kan korban pertama awalnya nggak dapet (menstruasi-red) 2 bulan, terus saya diminta pertanggung jawaban sama mamanya korban," kata AS (20), salah satu pelaku kepada petugas Unit PPA di Polres Jakarta Selatan, Rabu (17/9/2014).

Ibunda korban meminta pertanggung jawaban terhadap AG, karena dia tahunya bahwa AG memacari anaknya. Namun, saat diminta pertanggungjawaban, AG sempat menolak dengan dalih yang menyetubuhi korban bukan dia seorang.

"Terus mamanya korban ingin anak-anak (para pelaku-red) berkumpul di rumahnya buat ngejelasin siapa yang menghamilinya," imbuhnya.

Lantaran tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya, AG pun memilih bersembunyi. Ia mengaku, dirinya sempat memberitahu 6 pelaku lainnya untuk menghadap ke ibunda korban.

"Tapi yang lain saya nggak tahu pada di mana. Karena setelah kejadian itu kami nggak pernah ketemu lagi," cetusnya.

Pemuda yang bekerja sebagai office boy di sebuah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) kawasan Pamulang, Tangerang Selatan itu menjelaskan, awalnya dirinya tidak mengenal korban. Ia dikenalkan oleh salah satu pelaku yang masih buron, DI di lokasi kejadian sekitar 18 Juli 2014 malam silam.
"Awalnya saya tahu korban dari DI. Waktu itu korban dibawa DI buat ngumpul sama anak-anak di tempat tongkrongan," lanjutnya.

Pada malam itu juga, kata dia, korban disetubuhi oleh DI. Usai menyetubuhi korban, DI lantas menghubungi AG dan WA untuk datang ke lokasi proyek perumahan yang tidak jauh dari tempat tongkrongan mereka.

"Ini ada cewek abis gue pake, lo mau enggak," katanya menirukan DI dalam percakapan via telepon kepada pelaku lainnya, WA.

WA kemudian memberitahukan kepada AG dan langsung disambut olehnya. Keduanya pun ke lokasi dan langsung menggilir korban.

"Pas saya setubuhi korban, WA megangin tangannya," tuturnya.

Empat tersangka sudah dibekuk polisi dan ditahan di Mapolres Jaksel. Sedang tiga tersangka lainnya masih diburu.
 

Begini Kisah Pilu Gadis 13 Tahun yang Kini Hamil karena Diperkosa 7 Pria di Ciputat


Jakarta - Gadis 13 tahun itu kini terbaring masih tak sadarkan diri di rumah sakit di Ciputat. Dia menjadi korban tabrak lari sebuah mobil Xenia. Gadis ini mengalami luka dalam. Cerita sedih gadis ini tak berhenti sampai di situ, di tubuhnya tengah ada janin berusia dua bulan. Janin itu ada karena korban diperkosa 7 pria.

Menurut Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Indra Fadilah Siregar yang ditemui di kantornya, Jl Wijaya, Rabu (17/9/2014), peristiwa perkosaan itu terjadi pada Juli lalu. Polisi masih mendalami apakah para pelaku melakukan perencanaan dalam tindakan biadab pemerkosaan tersebut.

"Kalau perencanaan itu sebenarnya waktu itu korban ketika diajak salah satu pelaku di daerah lokasi perumahan di Ciputat," terang Indra.

Korban dibujuk rayu sang pacar untuk mau ke tempat itu. Ternyata di sana, sudah ada beberapa lelaki menunggu. Tempat itu biasa dijadikan nongkrong anak-anak muda.

"Korban minta pulang," terang Indra.

Tapi rupanya, para pelaku berlaku kasar. Korban dibentak dan diancam agar tak pergi dari lokasi. "Lalu korban disetubuhi dan dilanjutkan oleh pelaku lainnya," jelas Indra.

Para pelaku, 7 orang saling bergiliran memperkosa korban. Saat yang lain memperkosa, yang lain memegangi korban.

"7 pelaku ini ada yang melakukan persetubuhan, ada yang pegang bagian vital, tangan, lalu bergantian melakukan," terang Indra.

Polisi sudah menangkap empat pelaku. Diketahui, tersangka D yang melarang korban pulang. "Tersangka W setubuhi pertama. Lokasi itu tempat kumpul pemuda-pemuda, ada 10 orang. Tapi saat itu ada 7 orang," tutup Indra.

Gara-gara Ponsel Berdering Pelaku Rudapaksa Batal Melakukan Aksinya

Gara-gara  Ponsel Berdering Pelaku Rudapaksa  Batal Melakukan Aksinya
Tribun Batam
Kanit Reskrim Polsek Singkep, Brigadir Tedy Syahputra, bersama anggotanya menggiring Bujangan (kepala tertutup kain) tersangka percobaan pemerkosaan kepada Si Janda menuju sel tahanan, Jumat (27/9/2013). Tersangka berinisal H diancam dengan hukuman sembilan tahun. 

BATAM, - DM (26), warga Perumahan Putri Tujuh nyaris menjadi korban pemerkosaan dua pria di pos sekuriti komplek Ruko Graha Yamaha, Batu Aji, Batam, sekitar pukul 03.00 WIB Selasa (15/9/2014).
Beruntung, wanita yang beporfesi sebagai pemulung sampah itu berhasil kabur dari paksaan pelaku. Beberapa keluarga korban menceritakan, DM saat itu hendak memulung sampah di lokasi komplek Ruko Graha Yamaha.
Tiba-tiba saja dua pria keluar dari salah satu warung internet (warnet) dan langsung menghampiri DM. Kedua pelaku sempat berbicara dan berkomunikasi dengan korban.
"Pelaku sempat berbicara dan berkenalan. Saat itu salah satu pelaku memukul kepala korban hingga pingsan. Kemudian korban diangkat ke pos sekuriti," ujar salah satu kerabat  korban yang enggan menyebutkan namanya.
Dari pengakuan korban kepada, kerabatnya itu, tak lama di pos sekuriti, korban sadar dan melihat pelaku sedang membuka celananya.
Hanya saja, sebelum melancarkan aksinya, handphone (HP) pelaku berdering, dan korban mengambil kesempatan itu untuk melarikan diri.
"Saat HP pelaku bunyi, korban sadar dan langsung kabur menuju salah satu klinik tak jauh dari lokasi. Kedua pelaku juga kabur," kata sumber itu.

Wisata Paedofil Muncul Karena Perbedaan Budaya

Waspadai modus mereka mendekati anak-anak.

Anak-anak main di sungai
Anak-anak main di sungai (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendapat laporan bahwa ratusan paedofil masuk ke Indonesia untuk mencari "mangsa." Wakil Ketua PPATK Agus Santoso mengatakan, Indonesia jadi "sasaran empuk" wisata paedofil karena ada perbedaan budaya.

Di Indonesia dengan cuaca yang biasa panas, anak-anak telanjang itu menjadi pemandangan biasa. "Kita biasa melihat anak-anak mandi di sungai. Sedangkan orang asing kan tidak biasa melihat seperti itu. Nah, turis paedofil bisa orgasme dengan hanya melihat anak-anak telanjang seperti itu," jelas Agus dalam perbincangan dengan VIVAnews, Selasa 16 September 2014.

Ironisnya, kata dia, ibu-ibu di kampung justru senang dengan kehadiran orang asing itu. Bahkan mereka rela mengantre agar anak-anaknya bisa difoto, meski dalam keadaan telanjang.
"Ibu-ibunya nggak ngerti. Anak di foto ibunya dikasih Rp10 ribu atau Rp20 ribu, anaknya difoto nggak pakai baju, nggak pakai celana dalam, lalu digendong (oleh turis paedofil)," terang Agus. Oleh karena itu, Agus juga mengimbau agar para ibu lebih waspada dalam menjaga anak-anak mereka, terutama jika ada orang yang asing masuk perkampungan mereka.
Selama berada di kampung-kampung, para turis pedofil itu juga melakukan kegiatan, seperti membuat rumah belajar yang isinya kebanyakan orang asing. Sehingga mereka bisa dengan leluasa bermain dengan anak-anak.

Lokasi Pemerkosaan Balita di Bandung Biasa Jadi Tempat Maksiat

NB, balita 4 tahun diperkosa tujuh anak yang masih duduk di bangku SD.

Balita perempuan di Bandung diperkosa tujuh temannya yang duduk di bangku SD. (foto ilustrasi)
Balita perempuan di Bandung diperkosa tujuh temannya yang duduk di bangku SD. (foto ilustrasi) (metro.co.uk)
Tragis. Bocah perempuan empat tahun diperkosa oleh tujuh anak yang sebagian besar masih duduk di bangku sekolah dasar di sebuah rumah. Bahkan, dua di antaranya masih seumuran dengan korban.

Bocah malang itu berinisial NB, warga Pasir Bambu, Kabupaten Bandung. KR, paman korban, menuturkan rumah yang dijadikan lokasi pemerkosaan merupakan tempat para remaja setempat menggelar pesta minuman keras dan maksiat. Rumah itu terletak di Cibodas, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung.

"Para pelaku tega melakukan perbuatan tak terpuji karena terpengaruh oleh perilaku pergaulan bebas pemuda setempat. Bahkan ada anak balita yang sudah bicara tidak seronok," kata KR, Rabu 17 September 2014.

Berdasarkan keterangan warga setempat, tempat yang dijadikan lokasi pemerkosaan, bukan rumah kosong. Rumah itu dihuni oleh keluarga. Namun, rumah itu kerap dijadikan tempat mesum para pemuda setempat.
Bahkan banyak anak-anak yang sering mengintip aktivitas mesum pasangan remaja di dalam rumah tersebut. "Ada beberapa saksi, tempat itu sudah ditegur beberapa kali," kata KR.

KR juga melihat di daerahnya banyak remaja yang terpaksa kawin muda karena hamil di luar nikah.

"Untuk pelaku, saya melihat karena kurang perhatian dari orangtua dan keluarganya. Ada juga pelaku yang orangtuanya kurang dari segi pendidikan dan agama," tambah KR lagi.

Keluarga NB rencananya akan melaporkan peristiwa ini ke Komisi Perlndungan Anak Indonesia (KPAI). Namun untuk saat ini, mereka lebih fokus pada pemulihan fisik dan psikis NB.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa nahas itu baru diketahui oleh nenek NB yang heran melihat kelamin cucunya berdarah, Selasa 16 September 2014.

Untuk memastikan penyebabnya, keluarga kemudian membawa NB ke klinik. Hasilnya mencengangkan. NB diduga menjadi korban perkosaan oleh teman-temannya.

Rabu, 17 September 2014

Nyaru Janda, Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Siswi SMP


Nyaru  Janda, Polisi Tangkap Pelaku  Kekerasan Seksual Siswi SMP
Surya/Hanif Manshuri
Duana Setiawan, pelaku kekerasan seksual yang berhasil ditangkap polisi, Rabu (17/9/2014)

LAMONGAN – Upaya Polres Lamongan menangkap, Duana Setiawan (32) seorang sales rokok asal Tulungrejo Pare Kediri, Jawa Timur pelaku kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, harus bekerja ekstra keras.
Untuk menangkap pelaku, petugas perlu hati-hati, sebab korban hanya mengenali dari kendaraan yang dipakai pelaku saat melakukan perbuatan tidak senonoh itu.
Berbekal informasi dari putri (nama samaran) bahwa pelaku memakai mobil Toyota Innova yang dipakai mejeng  pelaku, saat kali pertama bertemu korban.
Begitu diketahui jenis kendaraan hingga berhasil menemukan nomor ponsel pelaku, sejurus kemudian seorang anggota Polwan Lamongan, Bripka Hidayatul Nikmah harus menyaru sebagai seorang janda yang sedang membutuhkan pekerjaan dari bantuan pelaku, Duana Setiawan.
Polwan ini harus berganti nama Meme dengan status janda beranak satu saat kirim SMS ke nomor ponsel tersangka.
Isi SMS yang dikirim Meme, si Polwan cantik kepada Duana pada intinya membutuhkan pekerjaan untuk menghidupi satu anaknya.
Sejak ditinggal suaminya, Meme benar – benar  berantakan ekomominya.
”Dari isi SMS itu tersangka ternyata menaruh empati dan mau membantu saya untuk mencarikan pekerjaan,”ungkap Meme alias Bripka Hidayatul Nikmah didampingi Kasat Reskrim AKP Efendi Lubis saat mengisahkan proses penjebakan untuk menangkap tersangka, kepada Surya , Rabu (17/09) siang tadi.
Strategi penjebakan Meme itu ternyata membuahkan hasil.  Pelaku akhirnya bersedia mencarikan pekerjaan untuk Meme. Disepakati Meme dan pelaku bertemu di alun – alun
Lamongan.
Rabu (17/09) siang tadi pertemuan terjadi, tepat di pendopo alun – alun sisi utara.
Dengan mengendarai sepeda motor, Duana Setiawan turun dan menghampiri Meme sang Polwan yang sedang berpakaian preman dan berdandan bak janda betulan.
Setelah berkomunikasi berjalan sekitar dua menit, pelaku langsung disergap 4 orang anggota Unit  Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Pelaku tidak bisa berkutik ketika polisi menangkapnya dan ia hanya bengong dengan apa yang dialaminya.
Tersangka kemudian dibawa ke ruang unit PPA dan mengakui semua perbuatannya terhadap Putri yang ditidurinya dengan paksa di mobil Toyota Innova pada 24
Agustus lalu itu di lokasi Pasar Agrobis Semando.
Perkenalannya dengan korban, kala itu menyanggupi Putri untuk dicarikan pekerjaan di Babat Lamongan.
Berangkatlah dari Prambon Nganjuk tempat kelahiran Putri menuju Babat.
Sampai di Babat korban diminta melayani nafsu bejatnya di dalam mobil dengan ancaman.
Puas melampiaskan nafsu bejatnya, korban kemudian dititipkan kepada Miftakhul Hasanah, pemilik warung di Agrobis.
Pemilik warung kemudian bertandang ke Nganjuk dan  mengisahkan perjalanan Putri hingga ke warung miliknya.
Putri dijemput keluarganya dan melapor ke polisi, hampir 20 hari PPA menyelidiki kasusnya dan berhasil menangkap pelaku dengan penyamaran yang dilakoni seorang anggota Polwan Bripka Hidayatul Nikmah.
“Pelaku terancam hukuman 12 tahun. Dan diketahui  pelakunya memang hidung belang, karena sudah menikahi siri perempuan Babat. Makanya waktu dipancing oleh anggota yang menyaru bernama Meme, pelaku bergegas ingin bertemu. Intinya Meme juga maunya dijadikan pemuas nafsu. Tapi dia tidak tahu kalu kita  jebak,”ungkap Efendi Lubis.

Perkosa Gadis ABG, Pejabat Pemkab Malang Dipolisikan

BS bantah perkosa EL, gadis 15 tahun itu.

Perkosa gadis 15 tahun, pejabat di Pemkab Malang dilaporkan polisi. (Ilustrasi perkosaan)
Perkosa gadis 15 tahun, pejabat di Pemkab Malang dilaporkan polisi. (Ilustrasi perkosaan) (Reuters)
Kepala Badan Perizinan Terpadu Kabupaten Malang berinisial BS dilaporkan ke Polres Malang atas dugaan memerkosa EL, gadis berusia 15 tahun, warga Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang.

BS dilaporkan memperkosa EL saat berada di Bekasi, Jawa Barat, antara November 2013 hingga Maret 2014. BS memperkosa EL sebanyak empat kali. Ketika itu EL menjadi pembantu rumah tangga di kediaman anak BS di Bekasi.

Kepada wartawan, EL menceritakan pemerkosaan yang dialaminya. Pemerkosaan itu terjadi siang hari, ketika anak BS keluar rumah bersama suaminya.

Saat itu BS selalu mengunci pintu rumah sebelum memperkosa EL. EL mengaku selalu dibungkam mulutnya dan diancam jika melaporkan peristiwa itu.

"Saya dikerjai di kamar Bu Widya, majikan saya," kata EL yang mengenakan kerudung dan cadar untuk menutup wajahnya.

Usai memperkosa, BS selalu memberikan uang jajan kepada EL. Uang tersebut diletakkan di meja kamar EL.

Dari empat kali digagahi, total uang yang sudah diberikan sebanyak Rp3,5 juta. Namun uang tersebut, menurut EL, telah dibuang di tempat sampah dan di jalan di sekitar rumah majikannya.

"Ini untuk uang jajanmu, Pak Bambang selalu bilang begitu. Tapi saya buang karena kalau lihat uang itu saya jadi ingat," katanya.

EL berhasil pulang ke kampung halamannya pada April 2014 setelah dibelikan tiket oleh kerabatnya yang berada di Kalimantan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat mengatakan pihaknya sudah menerima laporan pemerkosaan tersebut. "Hari ini baru dilaporkan, nanti akan kami pelajari dulu," kata dia.

Pengacara EL, Wiwid Tuhu menuturkan dalam kondisi depresi akibat perbuatan BS. kliennya sudah menjalani pemeriksaan psikiater sekitar satu minggu lalu. Hasil pemeriksaan tersebut dijadikan landasan tim kuasa hukum untuk melanjutkan kasus ke aparat kepolisian.

"Dia ini awalnya takut untuk cerita kasusnya, setelah dipaksa baru dia berani cerita ke keluarganya. Kami membawa ke psikolog untuk mendapatkan informasi dan kepastian bahwa pengakuannya itu bukanlah imajinasi dan untuk mengetahui kondisi psikisnya saat ini," kata pengacara dari LBH Lira itu.

Dari rekomendasi psikolog dan bukti yang ada, tim kuasa hukum akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Malang. Meskipun peristiwanya berlangsung di Bekasi.

Selanjutnya, tim kuasa hukum menunggu petunjuk kepolisian, apakah bisa diproses di Malang atau di Bekasi. "Kami berharap bisa diselesaikan di Malang, bahwa EL adalah warga Malang. Pelaku juga pejabat di Kabupaten Malang yang rumahnya di Kota Malang," kata Wiwid.

BS bantah perkosa
Saat dikonfirmasi, BS menyangkal tuduhan tersebut. Ditemui di kantornya, BS mengatakan sedang diperas oleh seseorang yang berada di belakang EL.

"Kemarin dia minta uang Rp200 juta, ya tidak saya beri karena tuduhan itu tidak benar," kata BS.

BS mengaku mengenal EL saat di Malang, maupun di Bekasi. Jika dibutuhkan, BS pun siap mengikuti proses hukum.

BS saat ini sedang mempertimbangkan untuk melaporkan salah satu pihak di belakang EL yang disebutnya memeras dan mencemarkan nama baiknya dengan membuat laporan tersebut.

"Tapi sekarang kami lihat dulu perkembangan di Kepolisian," katanya.

Kakak Beradik Ini Bercinta Setelah Menonton Film “The Notebook”

Mereka mengaku sudah tiga kali melakukan hubungan "incest."

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Polisi di Georgia, Amerika Serikat menangkap Christopher Buckner (20 tahun) dan adik tirinya Timothy Savoy (25 tahun) karena bercinta di  traktor yang diparkir di sebuah gereja.
Pasangan itu mengaku melakukan hubungan sedarah alias incest setelah menyaksikan film romantis The Notebook. Bagi yang belum menyaksikan The Notebook, film yang dibintangi Ryan Gosling ini tidak mempunyai “happy ending.
Polisi menangkap pasangan incest itu setelah menerima laporan dari warga di sekitar gereja. Juru bicara kantor Sheriff lokal, David Ehsanipoor mengungkapkan, polisi langsung melakukan inspeksi ke lokasi pada pukul 4.30.
Ketika melakukan inspeksi tersebut, polisi melihat seorang laki-laki berjalan dengan seorang perempuan. Laki-laki itu mengaku akan mengantarkan perempuan disampingnya itu pulang ke rumah.
Namun, polisi berhasil mengungkap bahwa pasangan yang ternyata kakak beradik itu baru saja bercinta di sebuah traktor yang diparkir di belakang gereja Countryside Baptist. Pasangan itu ditahan dengan dakwaan melakukan hubungan incest dan juga sodomi di penjara di Effingham County. Mereka mengaku sudah tiga kali bercinta.

Ngakunya Ngaji, 4 ABG Ini Malah Buka-buka Celana di Taman Cattleya


Ngakunya Ngaji, 4 ABG Ini Malah Buka-buka Celana di Taman Cattleya
YouTube.com
Ilustrasi ABG Mesum di taman kota 

JAKARTA - Taman-taman kota yang ada di Jakarta Barat disinyalir sudah beralih fungsi terutama pada malam hari.
Hal ini terkait ditangkapnya dua pasang ABG yang sedang berpacaran mesum di Taman Cattleya, Grogol, Palmerah, Jakarta Barat, kemarin malam.
Kasi Taman Sudin Pertamanan Jakarta Barat, Sulis, mengatakan beberapa taman pada malam hari memang kerap disalahgunakan.
Menurut dia, sejatinya taman itu untuk tempat bermain dan berkumpul bersama keluarga sebagai tempat liburan murah.
Hanya saja setiap malam hari sejumlah oknum terutama anak-anak ABG kerap pacaran di lokasi tersebut.
“Kalau malam di taman tersebut banyak ABG pacaran. Mereka juga pacarannya milih di tempat yang reman-remang,” ungkapnya saat dihubungi Warta Kota, Selasa (16/9/2014) petang.
Dirinya melanjutkan, meskipun pihaknya tak mempunyai wewenang untuk merawat serta menjaga keamanan, tetapi tetap melakukan pengawasan terhadap kondisi taman tersebut.
Banyak laporan masuk ke pihaknya tentang kondisi taman yang sering dijadikan tempat mesum.
“Petugas kami pernah melaporkan bahwa di toilet-toilet yang ada di taman tersebut sering ditemukan alat kontrasepsi kondom. Pasti ada saja laporan ke saya tentang yang aneh-aneh,” ucapnya.
Padahal pihaknya pernah memberikan peringatan agar taman tersebut dijaga dan digunakan sesuai dengan fungsinya. Tetapi tetap saja, dirinya mendapatkan laporan yang sama.
“Sudah seringkali diberitahu, apalagi di dalam situ kan juga ada aturan-aturan untuk pengunjung tamannya,” kata Sulis.
Lepas celana
Terpisah, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Senin malam sekira pukul 19.00.
Saat itu petugas jaga atau polisi khusus dari dinas pertamanan memergoki 4 ABG yang sedang mabuk.
“Awalnya polsus kami mengawasi saat 4 ABG yang berpasangan tersebut sedang mabuk.Tetapi lama-kelamaan menjurus ke perbuatan yang tidak senonoh. Info yang saya dapat sih katanya ke-4 abg tersebut hampir melakukan hubungan intim, karena celananya sudah dilepas,” kata Ratna saat dihubungi Warta Kota, Selasa petang.
Dirinya mengaku sebenarnya tak membatasi aktivitas para pengunjung yang ada di lokasi tersebut apalagi pacaran. Tetapi jika sudah melewati batas menjurus ke adegan intim, terpaksa pihaknya melakukan pengamanan.
“Kalau masih wajar enggak masalah polsus kami masih mentolerir. Tetapi kalau sudah ngumpet-ngumpet di tempat gelap pacarannya, ya kami tangkap lah. Apalagi masih pada SMA,” ujarnya.
Menurut mantan Kasudin Pertamanan Jakarta Pusat itu, kondisi taman Cattleya tersebut memang nyaman dan terbuka. Sayangnya taman seluas 5 hektar itu tak dilengkapi dengan pencahayaan yang bagus.
“Saya memang akui penerangan disana masih kurang, agak remang-remang. Jadi memang tak heran mengundang orang untuk berbuat mesum,” tuturnya.
Rencananya, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta akan menambah penerangan di tempat tersebut.
“Kami akan tambah lampu penerangan disana supaya enggak remang-remang lagi. pokoknya dalam waktu dekat kami tambah,” ucapnya.
Sulis menambahkan polisi khusus yang ada di taman Cattleya tersebut memang sudah disediakan sejak awal tahun 2014 untuk menjaga keamanan di taman tersebut. Mereka disediakan poskonya dan kebanyakan berpakaian preman.
Sementara itu Kasi Pengamanan dan Ketertiban Dinas Pertamanan DKI, Salim mengatakan ABG yang tertangkap mesum itu langsung dipanggil orangtuanya.
Mereka lalu dipulangkan ke mereka, dengan catatan mereka menandatangani terlebih dahulu surat pernyataan. Tetapi jika nantinya melanggar kembali, makanya tak segan-segan akan dikirim ke Dinas Sosial untuk dibina.
“Soalnya kebanyakan yang berkunjung kesini memang anak-anak sekolah, SMP dan SMA. Terus pelaku yang ketangkep ini ngaku sama orangtuanya mau pergi ngaji. Kan jelas sudah salah, malah main ke taman dan berbuat mesum,” ujarnya.

Bejat, Ayah Setubuhi Anak Kandung Berkali-kali

BE (70 tahun) tega merenggut masa depan anaknya sendiri.

BE (70) tega menyetubuhi M (16) anak kandungnya berkali-kali. (ilustrasi kekerasan anak)
BE (70) tega menyetubuhi M (16) anak kandungnya berkali-kali. (ilustrasi kekerasan anak) (VIVAnews/Joseph Angkasa)
Bejat. Seorang ayah tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri. Parahnya lagi, perbuatan kotor BE (70 tahun) terhadap darah dagingnya sudah dilakukan berkali-kali selama hampir satu tahun.

Warga Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur itu hanya tertunduk malu saat digelandang petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Samboja, Selasa 9 September 2014.

Pria biadab itu harus diamankan polisi lantaran nyaris diamuk massa setelah kepergok sedang menyetubuhi M, putrinya yang berusia 15 tahun. Aksi bejat BE dipergoki seorang warga yang kebetulan meminta air minum ke rumah BE.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke warga sekitar. Warga marah dan menangkap BE. Ayah durjana itu kemudian diarak keliling kampung. Nyaris diamuk warga yang kadung marah dengan aksi biadab BE. Hingga akhirnya, polisi mengamankan pelaku.

Saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi, BE mengaku khilaf karena telah merenggut masa depan anaknya.

"Berdasarkan keterangan korban, pelaku sudah melakukan aksi ini berkali-kali selama setahun," ujar Kapolsek Samboja, AKP Luthfi Armanza.

Akibat perbuatannya, pria tua itu harus mendekam di balik jeruji Polsek Samboja. Dia dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Perkosa Gadis di Bawah Umur, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Mereka memperkosa setelah berpesta minuman keras

Perkosa gadis di bawah umur, tiga remaja ditangkap polisi. (foto ilustrasi)
Perkosa gadis di bawah umur, tiga remaja ditangkap polisi. (foto ilustrasi) (Reuters)
Tiga remaja pemerkosa gadis di bawah umur di Kabupaten Blitar, dibekuk polisi. Wildan (18 tahun), warga Desa Ponggok, dan Santon (18 tahun), warga Desa Kebon Agung, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, langsung digelandang ke ruang pemeriksaan POlresta Blitar.

Sementara, satu tersangka lainnya, MA (17 tahun), diperiksa tertutup di ruang Unit Pengaduan Perempuan dan Anak Mapolresta Blitar, karena masih di bawah umur.

Ketiga remaja itu ditangkap lantaran memerkosa seorang gadis di bawah umur, EL (14 tahun).

Di hadapan petugas, Wildan dan Santon mengakui telah memperkosa EL. Peristiwa itu berawal ketika mereka menerima SMS dari temannya yang tak lain adalah MA.
MA yang ketika itu membonceng korban, mengatakan kepada kedua temannya itu motornya mogok karena kehabisan bensin di tengah jalan.

Kedua pelaku kemudian datang dan membantu mendorong sepeda motor MA. Sesampai di rumah, keempat remaja itu menggelar pesta minum minuman keras hingga mabuk.

Nafsu birahi ketiga remaja itu pun tak dapat tertahankan, hingga akhirnya memperkosa EL. Korban pun digilir ketiga pelaku.

"Awalnya pelaku MA jalan-jalan pada malam hari. Karena kehabisan bensin, MA meminta bantuan kedua temannya untuk didorong ke rumah. Di rumah MA itulah korban diperkosa secara bergiliran," kata Wakapolresta Blitar, kompol Hendrik Puryono, Jumat 12 September 2014.

Perbuatan ketiga pelaku itu terbongkar setelah dilaporkan oleh keluarga korban. Sementara, korban saat ini masih trauma dan tidak berani ke sekolah lantaran malu dengan peristiwa yang dialaminya.

Ketiga pelaku kini harus mendekam di ruang tahanan Mapolresta Blitar dan akan dijerat dengan pasal 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Astaga! Indonesia Jadi Tujuan Wisata Ratusan Paedofil

Tahun 2014, ada laporan bahwa 200 paedofil masuk Indonesia.

Kekerasan seksual terhadap anak (foto ilustrasi)
Kekerasan seksual terhadap anak (foto ilustrasi) (VIVAnews/Joseph Angkasa)
Belum reda kasus kejahatan seksual terhadap anak di Jakarta International School (JIS), kini ancaman pelecehan seksual anak kembali muncul.

Belum lama ini, sebuah informasi mengejutkan terkait kejahatan seksual terhadap anak kembali diterima otoritas Indonesia. Informasi rahasia itu menyebut, masuknya ratusan paedofil dari negara tetangga ke Indonesia di tahun 2014 ini.

"Saya dapat laporan bahwa ada 200 paedofil masuk Indonesia. Kami sudah telusuri ada di mana. Ini semacam wisata bagi mereka (paedofil)," kata Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso saat berbincang dengan VIVAnews, Rabu 17 September 2014.

Ratusan paedofil dari warga negara asing itu masuk ke Indonesia tahun 2014 secara serentak. Mereka difasilitasi oleh oknum di dalam negeri yang bertindak sebagai event organizer (EO).

Sebagai lembaga intelijen keuangan negara, PPATK diminta kepolisian negara tetangga itu untuk menelusuri aliran dana orang asing yang masuk ke Indonesia melalui oknum yang disebut EO tersebut.

Agus mengatakan, para EO itu yang kemudian mengarahkan para turis paedofil untuk masuk ke daerah-daerah tertentu, tujuannya mencari target anak-anak di perkampungan. Daerah-daerah yang disasar antara lain, beberapa daerah di Sumatera, Cianjur, Semarang, Solo, Palu, dan Bali.

Anak- anak yang mereka sasar pun beragam. Kaum paedofil membaginya ke dalam kategori, yakni anak yang berusia 4 hingga 8 tahun, anak remaja muda dari usia 9 hingga 11 tahun, dan anak remaja berusia 12-15 tahun. "Kalau sudah 15 tahun ke atas biasanya sudah pelacuran anak-anak," ujarnya.

Modus yang mereka gunakan juga bermacam-macam. Para turis paedofil itu sudah mendapat informasi sebelum masuk ke daerah-daerah di Indonesia melalui internet. Agus menyebutkan, bekal informasi yang diterima kaum pedofil itu antara lain, dengan menyiapkan dana bagi warga kampung.

"Pokoknya kalau ke Indonesia bawa cokelat untuk anaknya, bawa uang 10 dolar untuk ibunya, 1 dolar kalau ada polisi, kalau ada masalah. Happy hunting!" terang Agus mengutip informasi yang diterima kaum paedofil melalui situs internet.

Agus menjelaskan, anak-anak yang menjadi target mereka di kampung-kampung itu umumnya akan diminta duduk di pangkuannya, dibelai, dipeluk, hingga dicium. Ada juga anak yang disuruh telanjang sambil bermain air hujan.

"Anak-anak ini terus difoto. Harga foto itu Rp250 ribu. Bisa dijual loh. Jadi ada yang bikin foto, bikin video, dan ada yang lihat langsung, macam-macam modusnya. Yang pasti semua kegiatan itu bikin mereka orgasme," papar Agus.

Selasa, 16 September 2014

PRT Indonesia Mengaku Dihamili Anak Baru Gede di Bahrain


PRT Indonesia Mengaku Dihamili Anak Baru Gede di Bahrain
NET
Ilustrasi 

MANAMA - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia baru saja melahirkan bayinya di Manama, Bahrain. Yang mengagetkan, ayah dari bayi ini kemudian terungkap,  adalah seorang putra dari majikannya yang baru berusia 13 tahun.
Perempuan Indonesia yang tak disebutkan namanya itu, yang kini tengah menjalani sidang di pengadilan Bahrain, pada awalnya mengklaim anak majikannya itu telah memerkosa dia.
Namun, setelah menjalani pemeriksaan kepolisian, perempuan berusia 32 tahun itu kemudian mengubah pernyataannya.
"Dia awalnya mengaku diperkosa bocah itu, yang masih dalam kategori anak-anak. Namun, kemudian terungkap dia memang menjalin hubungan dengan bocah itu," kata Ibtisam Al Sabbagh, kuasa hukum sang bocah, kepada CNN Arabia.
Al Sabbagh menambahkan, perempuan Indonesia itu berhasil menyembunyikan kehamilannya selama beberapa bulan hingga sebelum dia akan kembali ke negaranya.
"Ternyata, bayinya lahir prematur sebelum dia berangkat. Dia melahirkan bayinya di kamar mandi rumah majikannya," ujar Al Sabbagh.

Senin, 15 September 2014

PRT 15 Tahun Mengaku Diperkosa Oleh Pejabat Pemkab Malang

PRT 15 Tahun Mengaku Diperkosa Oleh Pejabat Pemkab Malang
net
Ilustrasi. 

MALANG - Bunga (15), PRT asal Kabupaten Malang mengaku empat kali diperkosa BS, seorang kepala badan di jajaran Pemerintah Kabupaten Malang. Pemerkosaan dilakukan BS di rumah anak lelakinya, C, pada bulan November 2014 di Jakarta.
“Kalau ada tugas di Jakarta, pak BS mampir ke rumah anaknya,” jelas Bunga kepada Surya Online, ditemui di sebuah tempat, Minggu (14/9/2014). Pemerkosaan dilakukan di rumah, karena kondisi rumah anak pelaku sepi.
Menurut Bunga, sebelum menjadi PRT ia pernah bekerja di sebuah warung. Lalu selama 19 hari bekerja di rumah BS di kawasan Sumbersari Kota Malang, setelah itu, oleh istri BS, Bunga diminta izinkan ke ibunya untuk dipekerjakan di rumah C, di Jakarta. Bunga diizinkan, karena bapak tirinya masih ada hubungan keluarga dengan istri BS.
Kejadian pertama, bermula ketika BS datang ditemani anaknya. Ketika anaknya ke warnet, BS mendatangi korban ketika tengah membersihkan kamar majikannya. BS lalu masuk kamar dan langsung mengunci pintunya, setelah sebelumnya BS sudah mengunci semua pintu rumah.
Bunga mengaku sudah mencoba melawan, tapi mulutnya dibekap BS. Setelah usai kejadian itu, BS mengancamnya agar ia tidak menceritakan hal itu pada menantunya. “Awas, jangan bilang ke Bu W (menantunya),” ancam BS.
Selama empat kali diperkosa, Bunga diberi BS uang yang totalnya mencapai Rp 3,5 juta. Rinciannya, tiga kali diberi masing-masing Rp 1 juta dan terakhir  mendapat Rp 500 ribu. "Tapi uang itu saya buang di jalan dan tempat sampah, sebab tiap kali melihat uang itu, saya ingat perbuatan pak BS," kata protolan SD ini.
Karena mendapat perlakuan tidak senonoh, tiap BS datang ke Jakarta, Bunga  berusaha menghindar dengan cara ke luar rumah. Namun karena sudah tak sanggup menahan beban, pada April 2014 Bunga izin minta pulang dengan alasan kangen keluarga.
Tapi karena tidak diizinkan, Bunga akhirnya menceritakan peristiwa perkosaan tersebut kepada menantu BS. Bunga akhirnya diizinkan pulang, setelah dibelikan tiket pesawat terbang oleh Tarmini, bude Bunga yang tinggal di Kalimantan.
Pihak keluarga BS berusaha menyelesaikan secarakekeluargaan, tapi sampai sekarang tidak pernah bertemu lagi. Bunga mengaku siap dikonfrontir pengakuannya dengan BS. “Saya hanya minta keadilan, atas perbuatan pak BS,” tutur korban lirih.
Tarmini, bude korban mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa Bunga.
Kasus Bunga sudah ditangani LIRA Malang. “Saya serahkan ke pak Didik Lira, enaknya bagaimana,” ujar Tarmini.
Bunga kini mengalami depresi, dan pernah dirawat psikolog Yustin, yang menyatakan kalau korban mengalami depresi berat. Jika diajak berbincang-bincang, Bunga masih bicara lancar. Tapi saat jeda, seperti termangu dengan tatapan matanya kosong.
BS sendiri masih belum bisa dikonfirmasi lewat ponselnya. Meski nada aktif, tapi tidak dijawab. Didik Budi Mulyono, Inspektur Kabupaten Malang mengakui, pernah memeriksa kedua belah pihak. Bahkan Bunga sudah diperiksa Juli 2014. "Perkosaan sulit untuk pembuktiannya, mengingat visum adalah kewenangan polisi. Kecuali masalah kerugian negara, seperti korupsi atau pelanggaran displin PNS, bukti fisiknya ada,” tutur Didik.

Cinta ditolak, buruh bunuh & setubuhi mayat pujaan hati


Cinta ditolak, buruh bunuh & setubuhi mayat pujaan hati
Ilustrasi Pembunuhan. ©2014 Merdeka.com

Cinta memang terkadang membingungkan, di satu sisi bisa membawa kebahagiaan dan di satu sisi lainnya bisa membawa malapetaka. Jika cinta kita diterima oleh sang pujaan tentu rasanya sangat indah dan membahagiakan. Namun, jika cinta ditolak apapun akan dilakukan untuk bisa meyakinkan sang pujaan bahwa dirinya lah yang tepat.

Bahkan ada sebutan cinta ditolak, dukun pun bertindak. Ya, memang benar sebutan itu, banyak kejadian di mana orang yang ditolak cintanya nekat memelet korbannya bahkan melaksanakan balas dendam agar luka cintanya bisa terbayarkan. Tapi yang dilakukan Kibra alias Nangtok (22) sudah kelewatan lantaran dia nekat membunuh dan menyetubuhi pujaan hatinya saat memahat pohon karet.

Bahkan setelah membunuh dan menyetubuhi korban, jasad korban ditinggalkan begitu saja tanpa busana dan bersimbah darah. Tak lama kemudian, keluarga korban yang menemukan Deti Surtini (14) dalam keadaan mengenaskan pun melaporkan kejadian nahas ini ke kepolisian.

Bagaimana cerita di balik sadisnya Nangtok yang tega menghabisi nyawa pujaan hatinya tersebut? Berikut kisah cinta ditolak, buruh bunuh dan setubuhi mayat pujaan hati:

1.
Sakit hati setelah ditolak cintanya oleh korban

Entah apa yang ada dipikiran seorang buruh karet bernama Kibra alias Nangtok (22) sehingga tega menghabisi nyawa seorang ABG yang diketahui bernama Deti Surtini (14) warga Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap Kibra alias Nangtok, dia menyimpan rasa sakit hati kepada Deti Surtini sejak lama. Saat kesempatan datang, pelaku pun tidak menyia-nyiakan untuk membunuh korban.

Kasat Reskrim Polres OKI AKP Ediyanto mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi setelah penemuan mayat korban. "Pelaku pembunuhan itu mengarah kepada Nangtok atas dasar keterangan saksi," ungkap Ediyanto, Rabu (10/9).

"Dia dendam karena cintanya ditolak korban. Ada kesempatan, tersangka akhirnya menghabisi nyawa korban," kata dia.

2.
Pelaku bunuh korban saat pinjam pahat

Entah apa yang ada dipikiran seorang buruh karet bernama Kibra alias Nangtok (22) sehingga tega menghabisi nyawa seorang ABG yang diketahui bernama Deti Surtini (14) warga Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

Kasat Reskrim Polres OKI AKP Ediyanto mengungkapkan, pembunuhan itu terjadi pada 2 Agustus 2014 sekitar pukul 12.00 WIB di kebun karet di Dusun II Teluk Kumbang, Desa Jungkal, Kecamatan Pampangan, OKI. Dari pengakuan tersangka, kejadian itu berawal saat pisau miliknya rusak saat menyadap karet. Lalu, dia mendekati korban yang juga menyadap di kebun sebelahnya dengan maksud meminjam pisau pahat sadap karet.

"Korban merasa terganggu dan melempari pelaku dengan kayu sambil berteriak. Mendapat perlawanan, pelaku beringas dan mencekik leher korban hingga tewas," ujar Ediyanto.

3.
Usai membunuh, pelaku setubuhi mayat korban

Setelah melakukan beberapa pemeriksaan saksi dan penyelidikkan, polisi mengetahui, selain membunuh ternyata pelaku bernama Kibra alias Nangtok (22) pun tega setubuhi jasad Deti Surtini (14) warga Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel yang sudah tidak bernyawa

Kasat Reskrim Polres OKI AKP Ediyanto mengungkapkan, pembunuhan disertai pemerkosaan itu terjadi pada 2 Agustus 2014 sekitar pukul 12.00 WIB di kebun karet di Dusun II Teluk Kumbang, Desa Jungkal, Kecamatan Pampangan, OKI.

Setelah pelaku usai melampiaskan dendam cintanya, pelaku yang melihat jasad korban terkapar, muncul keinginan untuk bisa bercinta dengan sang pujaan hati tersebut. Di lokasi yang sama, pelaku langsung menyetubuhi jasad ABG tersebut.

"Usai membunuh dan memperkosa jasad korban, pelaku kabur. Sedangkan jasad korban dibiarkan tergeletak di kebun karet tanpa pakaian," ungkap Ediyanto, Rabu (10/9).

4.
Pelaku terancam bui 15 tahun

Kasat Reskrim Polres OKI AKP Ediyanto mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi setelah penemuan mayat korban. "Pelaku pembunuhan dan perkosaan itu mengarah kepada Nangtok atas dasar keterangan saksi," ungkap Ediyanto, Rabu (10/9).

Setelah ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya. Dari keterangan pelaku, beberapa pekan sebelum pembunuhan dan perkosaan itu terjadi, "Dia dendam karena cintanya ditolak korban. Ada kesempatan, tersangka akhirnya menghabisi nyawa korban," kata dia.

"Tersangka kita jerat Pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara," pungkasnya.

ABG wanita Astuti ternyata tewas dibunuh & diperkosa kakak ipar

ABG wanita Astuti ternyata tewas dibunuh & diperkosa kakak ipar
foto HG yang membunuh Astuti. ©2014 Merdeka.com



Astuti (16), warga Desa Siambul, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu propinsi Riau, ditemukan tewas 15 Agustus lalu. Awalnya korban disangka bunuh diri, namun dari hasil penyelidikan Polsek Batang Gansal, ternyata Astuti tewas karena dibunuh dan diperkosa oleh abang iparnya berinisial HG (20).

Sebelumnya Astuti ditemukan tidak bernyawa di kamarnya pada 16 Agustus 2014 oleh adik kandungnya bernama Pitto (10). Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada makciknya bernama Missah dan langsung melaporkannya ke Polsek Batang Gansal.

Polisi langsung bertindak dengan melakukan visum terhadap Astuti. Dari visum tersebut, polisi yang tidak percaya begitu saja prihal kematian Astuti yang disebut bunuh diri itu, langsung melakukan penyelidikan dan kemudian polisi menemukan bukti bahwa Astuti tewas karena dibunuh abang iparnya.

"Tersangka HG ditangkap di rumahnya Senin (1/9) kemarin sekitar pukul 14.00 Wib. Setelah ditanya, tersangka mengakui telah membunuh dan memperkosa Astuti pada tanggal 15 Agustus 2014, sekitar pukul 07.00 Wib di rumah korban," ujar Kasubag Humas Polres Inhu, Ipda Yarmen Djambak, Selasa (2/9).

Yarmen menambahkan, indikasi awal saat itu Astuti diduga bunuh diri karena ada bekas membiru pada bagian lehernya dan ditemukan racun nyamuk semprot di kamar Astuti.

Namun polisi ternyata masih melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil memperoleh informasi bahwa pelaku pembunuhan terhadap korban Astuti tak lain adalah abang iparnya sendiri inisial HG.

"HG mengakui membunuh korban dengan cara mencekik sampai pingsan dan memperkosanya," jelas Yarmen.

Gara-gara lihat film porno, pemulung coba perkosa siswi SMA


Gara-gara lihat film porno, pemulung coba perkosa siswi SMA
Ilustrasi Pemerkosaan. ©2014 Merdeka.com



Lantaran sering nonton film porno, seorang pemulung, berinisial M diamankan warga karena hendak melakukan pemerkosaan terhadap seorang siswi SMA, berinisial U, siang tadi. Peristiwa itu dilakukan pelaku di Jalan Eboni Perumahan Bekasi Jaya Indah, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Korban didorong ke dalam kamar mandi oleh pelaku. Lantaran mendapatkan perlakukan tak senonoh, korban berteriak meminta bantuan.

"Saya khilaf, lalu mendorong dia ke dalam kamar mandi," kata M kepada petugas Pos Pol Mekar Sari, Selasa (9/9) siang.

Sementara itu, Jhoni, saksi mengatakan, pelaku ditangkap setelah korban melarikan diri dari rumahnya. Ketika korban meminta bantuan, warga berusaha menangkap pelaku yang berprofesi sebagai pemulung tersebut.

"Pura-pura mencari barang rongsokan. Ketika sudah masuk ke rumah, lalu melancarkan aksinya," kata Jhoni.

Usai menangkap pelaku, warga lalu menggeledah karung bawaannya. Hasilnya didapati puluhan keping VCD porno di dalam karung yang bercampur barang rongsokan.

Akibat perbuatannya, duda satu anak asal Karawang, Jawa Barat kemudian dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Bekasi Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

ABG-ABG ini dibunuh lalu disetubuhi mayatnya



ABG-ABG ini dibunuh lalu disetubuhi mayatnya
Ilustrasi Pembunuhan. ©2014 Merdeka.com 

Kasus pembunuhan berlatar belakang asmara masih sering menjadi. Sudah banyak korban meregang nyawa dihabisi oleh kekasihnya sendiri karena hal-hal sepele.

Bahkan banyak juga kasus pembunuhan di mana korbannya masih berstatus pelajar alias anak baru gede (ABG). Siswi-siswi itu dibunuh oleh teman dekat atau malah pacarnya sendiri.

Ironisnya lagi tidak sekadar membunuh, pelaku yang kalap juga menyetubuhi mayat korbannya yang terbujur kaku. Usai puas melampiaskan nafsunya, pelaku lalu kabur menghilangkan jejak.

Kasus teranyar terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Seorang ABG tewas dibunuh buruh karet yang lama memendam hati kepada korban. setelah dibunuh, korban juga disetubuhi pelaku.

Lalu mengapa kasus pembunuhan dan menyetubuhi jasad tersebut bisa terjadi. Berikut beberapa kasus pembunuhan disertai penyetubuhan mayat yang dihimpun:


1.
2 Pemuda di Depok bunuh dan gilir mayat gadis SMP

Polresta Depok, Kamis (8/5/2014) lalu menggelar rekontruksi kasus pembunuhan siswi SMKN 2 Cibinong, Bogor, Anita Ambarwati (16). Dalam rekontruksi tersebut pelaku memperagakan 24 adegan.

Dalam rekontruksi tersebut terungkap bagaimana dengan sadisnya dua pelaku Sarifudin alias Boren dan Farilham Jayadi alias Pepen membunuh ABG itu. Keduanya membunuh dengan membekap Anita hingga lemas.

Setelah korban tewas, kedua pelaku lalu menelanjangi jasad Anita dan menyetubuhi mayat yang mati kaku itu. "Rekonstruksi yang berisi 24 adegan itu untuk membuktikan bahwa kedua tersangka itu melakukan pembunuhan terhadap Anita. Dan rekonstruksi itu sesuai dengan pengakuan dua tersangka," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim, saat itu.

Agus menyatakan, bahwa rekontruksi tersebut untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Depok. Mereka juga mengakui telah menyetubuhi Anita setelah dibunuh.
 

2.
Siswi SMA dibunuh lalu disetubuhi pacarnya

Pembunuhan terhadap Eviwati Boru Sitorus (19), siswi kelas III SMA HKBP Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang ditemukan tewas Senin (19/8/2013) lalu akhirnya terungkap. Pelakunya adalah Tohap Sinaga (22). Setelah membunuh Eviwati, Togap Sinaga juga menyetubuhi mayatnya.

Togap membunuh korbannya di sekitar Simpang Rura, Desa Aeknatolu Jaya Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Tobasa, Sumut. Setelah Eviwati tewas, mayat korban disetubuhi Togap dan selanjutnya pelaku memasukkan tanah ke mulut korban.

Togap dan Eviwati sendiri adalah sepasang kekasih. Pembunuhan dipicu ketika korban Eviwati Sitorus meminta uang kepada tersangka Rp 100 ribu, untuk membeli jaket. Kemudian tersangka tidak dapat memenuhi permintaannya. Korban pun marah dan mengancam tersangka untuk tidak menghubungi tersangka lagi. Korban minta putus dan memaki-maki tersangka.

Akibat makian itu membuat Togap kalap dan menganiaya Eviwati hingga tewas. Jasad Eviwati lalu diseret ke Kebun Kopi dan disetubuhi.

Akibat perbuatan tersebut, tersangka diancam dengan pidana pasal 340 jo pasal 338 jo pasal 285 KUHPidana tentang pembunuhan berencana, subs pasal 80 ayat 3 UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Hal ini sesuai laporan berita acara rekonstruksi yang dibuat Polsek Lumban Julu, selaku penyidik Ipda BE Sinaga, Aipda Tri Wahyudi, Bripka TM SidabutarN Briptu S Sinukaban dan Briptu Hefson Sirait.
 

3.
Hilang dua hari, siswi SMP ditemukan tewas

Seorang siswi SMP di Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, ditemukan sudah menjadi mayat pada Minggu, 20 Januari 2013 setelah dua hari dinyatakan hilang. Korban, SP (15), siswi sebuah SMP negeri di Kalibagor, ditemukan terkubur di kebun yang dipenuhi sampah.

Warga Desa Kalicupak Kidul, Kecamatan Sokaraja, itu merupakan korban pembunuhan yang dilakukan teman dekatnya. Kasus pembunuhan ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan hilangnya korban sejak Jumat, 18 Januari 2013.

Dari bukti yang didapat, petugas Polsek Kalimanah mencurigai RA (16), remaja asal Desa Karangsari, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, orang yang terakhir bertemu korban. RA, yang teman dekat korban yang baru dikenal melalui Facebook, sudah ditangkap polisi.

Saat diperiksa, remaja yang masih duduk di bangku kelas 9 SMP itu mengaku membunuh korban dan mengubur mayatnya di tempat pembuangan sampah di belakang rumahnya.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku sempat adu mulut dengan korban. Setelah itu, korban dicekik hingga tewas. Sebelum dikubur, pelaku juga sempat menyetubuhi korbannya," ujar Kapolsek Kalimanah, AKP Suripto, Senin (21/1/2013). Kasus ini ditangani petugas Polres Purbalingga. Pelaku kini ditahan di Mapolres Purbalingga.
 

4.
Usai dibunuh, jasad ABG di OKI diperkosa buruh karet

Tragis dialami Deti Surtini (14), ABG asal Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. Setelah tewas, jasadnya disetubuhi oleh pembunuhnya, Kibra alias Nangtok (22).

Pelaku yang bekerja sebagai buruh karet ini ditangkap Unit Pidum Satreskrim Polres OKI dalam pelariannya di wilayah Musi Banyuasin, Senin (7/9). Kasat Reskrim Polres OKI AKP Ediyanto mengungkapkan, pembunuhan disertai perkosaan itu terjadi pada 2 Agustus 2014 sekitar pukul 12.00 WIB di kebun karet di Dusun II Teluk Kumbang, Desa Jungkal, Kecamatan Pampangan, OKI.

Dari pengakuan tersangka, kejadian itu berawal saat pahat miliknya rusak saat menyadap karet. Lalu, dia mendekati korban yang juga menyadap di kebun sebelahnya dengan maksud meminjam pahat.

Merasa terganggu, korban melempari pelaku dengan kayu sambil berteriak. Mendapat perlawanan, pelaku beringas dan mencekik leher korban hingga tewas.

Melihat korban terkapar, muncul nafsu bejat pelaku. Di lokasi yang sama, pelaku langsung menyetubuhi jasad ABG tersebut. "Usai membunuh dan memperkosa jasad korban, pelaku kabur. Sedangkan jasad korban dibiarkan tergeletak di kebun karet tanpa pakaian," ungkap Ediyanto, Rabu (10/9).

Dikatakannya, korban ditemukan keluarga dua jam setelah kejadian. "Dari hasil visum, di tubuh korban terdapat luka memar bekas cekikan di leher, lebam di wajah, dan percikan sperma di kemaluan korban," pungkasnya.

Ini cara polisi buktikan perempuan Amerika perkosa pria


Ini cara polisi buktikan perempuan Amerika perkosa pria
lelaki korban pemerkosaan oleh perempuan Amerika bernama Chantae Gilman. ©Daily mail


Menurut laporan Kepolisian Kota Seattle, Amerika Serikat, lelaki 31 tahun korban pemerkosaan perempuan bernama Chantae Gilman, 26 tahun, mempunyai inisial MO. Dia tinggal di sebuah apartemen di 18th Avenue SW.

Pada 16 Juni tahun lalu dia sedang berada di rumah temannya yang sedang berulang tahun. Polisi mengatakan dia lalu pulang pukul 22.00. Karena kelelahan dia langsung tertidur begitu sampai di apartemennya.

Pada pukul 02.00 17 Juni 2013, laporan polisi mengatakan MO terbangun dan menemukan Gilman berada di atas tubuhnya dan sedang menikmati hubungan seks, seperti dilansir situs examiner.com, Ahad (14/9).

Korban lalu meminta Gilman berangkat dari tubuhnya, tapi Gilman menolak dan menyuruhnya diam. Setelah berhasil bebas dari tindihan Gilman dia menyuruh perempuan berbobot 108 kilogram itu pergi dari apartemennya. Ketika menolak, MO mendorong Gilman hingga keluar.

Gilman akhirnya pergi dan hari itu juga MO menuju Rumah Sakit Harborview Medical Center untuk pemeriksaan serangan seksual.

Meski kejadiannya tahun lalu polisi baru bisa mendapatkan hasil pemeriksaan DNA yang memperlihatkan DNA Gilman ada pada tubuh MO baru-baru ini. Dari situlah polisi berhasil menangkap Gilman pada 15 Agutus lalu.

Ketika polisi mewawancarai Gilman, dia menyangkal kenal dengan MO dan pernah mengunjungi apartemennya. Dia mengatakan tidak ingat pernah ke apartemen MO dan berhubungan seks dengannya. Polisi menyatakan Gilman punya penyakit jiwa dan bipolar.

Gilman kini ditahan di Penjara King County dengan uang jaminan USD 100 ribu.

Perempuan Amerika perkosa pria tak dikenal hingga hamil


Perempuan Amerika perkosa pria tak dikenal hingga hamil
Chantae Gilman. ©Daily Mail



Perempuan Amerika serikat berusia 26 tahun asal Kota Seattle bernama Chantae Gilman kini tengah menghadapi tudingan pemerkosaan setelah seorang pria mengaku diperkosa oleh dia.

Pria berusia 31 tahun itu mengatakan pada 17 Juni lalu dia terbangun dari tidur di apartemennya dan melihat Gilman sedang berada di atas tubuhnya. Dia mengaku tidak mengenal Gilman secara khusus dan hanya menyebutnya sebagai pengguna narkoba di daerah itu.

Media setempat the Smoking Guns menyatakan Gilman sebelumnya pernah mencoba merampok dan maling mobil, seperti dilansir surat abar the Daily Mail, Sabtu (13/9).

Menurut laporan polisi, malam ketika pria itu diperkosa dia mengatakan menghadiri sebuah pesta seorang tetangga yang mengenal Gilman.

"Saat tiba di rumah dia langsung tertidur," kata polisi Roger Ishimitsu.

Dia lalu terbangun pukul 02.00 dan melihat sosok Gilman sedang memperkosanya. Menurut harian Seatlle Post-Intelligencer, tangan pria itu diikat di belakang kepala ketika sedang diperkosa.

Dia lalu meminta Gilman berangkat dari tubuhnya tapi perempuan itu tidak mempedulikannya. Akhirnya dia berhasil lepas dari sekapan Gilman.

Pria itu lalu mengusir Gilman dan bergegas ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.

Belum diketahui bagaimana Gilman bisa masuk ke apartemen pria itu.

Kepada polisi Gilman mengatakan tidak ingat dia ada di apartemen pria itu dan berhubungan seks dengannya.

"Dia mengatakan punya penyakit jiwa dan menderita bipolar," tulisa laporan polisi.

Hasil pemeriksaan menyatakan telah ditemukan DNA perempuan yang cocok dengan DNA Gilman di lokasi pemerkosaan.

Kini Gilman didakwa melakukan pemerkosaan tingkat dua dengan korban yang tidak berdaya ketika diperkosa.

Menurut sebuah status di laman media sosial Facebook milik Gilman, dia kini sedang hamil 31 minggu. Dia sebelumnya sudah punya dua anak kecil.

Polisi menyatakan pemerkosaan oleh perempuan memang jarang terjadi.