Ucapan

SELAMAT DATANG DI BLOG SUARA ENGGANG POST!

Kamis, 21 Juli 2011

Tujuh Kiat Meraup Untung dari Investasi Emas

Logam emas bisa jadi pilihan karena jauh lebih stabil dibandingkan dengan investasi lain.

Investasi emas menawarkan cara yang sangat baik bagi investor untuk menyimpan kekayaan saat ekonomi sulit. Logam emas jauh lebih stabil dibandingkan dengan investasi jenis lain.

Saat ini harga emas tengah melonjak menyusul kekhawatiran investor terhadap perekonomian Amerika Serikat. Permintaan emas terus meningkat karena investor lebih percaya diri memegang emas daripada uang tunai.

Lihat saja, dalam satu tahun terakhir, harga emas melambung hingga 30 persen. Pada September 2009, harga emas masih di bawah US$1000 per ons (28,35 gram), saat ini telah mendekati US$1.300. Bahkan ini merupakan angka tertinggi sepanjang masa.

Connell Shaun, blogger yang juga investor keuangan menulis tujuh cara berinvestasi di logam mulia ini. Tulisan ini dipublikasikan DoughRoller.net,  situs perusahaan manajemen investasi dan keuangan di Amerika Serikat. Mengacu artikel tersebut, VIVANews memformulasikan kembali tips investasi emas disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.

1. Emas batangan

Investor yang berinvestasi emas akan memilih emas batangan. Emas batangan dianggap sah bila kemurniannya mencapai 22-24 karat. Di Indonesia, emas batangan bisa dibeli di PT Aneka Tambang Tbk divisi Logam Mulia maupun di Perum Pegadaian. Anda bisa bertransaksi online melalui logammulia.com atau menghubungi nomor telepon 021-299 80 900.

Emas batangan terdiri dari bermacam ukuran, mulai dari 25 gram, 50 gram, 100 gram, dan 1 kilogram. Emas dalam bentuk ini sangat cocok untuk sarana Investasi. Di mana pun kapan pun kita ingin menjualnya, nilainya tetap mengikuti standar international.

2. Emas simpananAnda mungkin tidak ingin menyimpan emas fisik di rumah karena risiko pencurian. Karena alasan ini, emas bisa disimpan di safety box di bank maupun yang lain. Atau bila Anda melihat bullionvault.com, perusahaan ini menyediakan transaksi emas sekaligus menyimpannya.

3. Reksa dana emas
Reksa dana emas merupakan cara lain untuk berinvestasi di logam mulia ini. Anda tak perlu benar-benar memegang fisik emas, tapi Anda bisa mengambil manfaatnya.

Reksa dana emas biasanya tidak hanya ditanamkan pada perdagangan emas fisik, tetapi juga melibatkan transaksi saham perusahaan-perusahaan tambang emas. Sebelum menentukan investasi di reksa dana ini, biaya pengelolaan, beban dana, dan nilai aktiva bersih harus dipertimbangkan.
Konsultasikan dulu dengan penasihat keuangan penyedia reksa dana. Reksa dana emas mungkin akan memberikan kestabilan dalam investasi Anda, tapi emas fisik jauh lebih stabil. Namun, di Indonesia, reksa dana emas tampaknya belum cukup populer.

4. Saham pertambangan emas Investor yang ingin berinvestasi emas tanpa memiliki fisik logam juga dapat memilih jenis ini. Anda bisa membeli saham pada perusahaan pertambangan emas. Investor mengharapkan harga saham perusahaan pertambangan emas naik karena harga emas naik. Namun, dua peristiwa ini tidak selalu kongruen.

Investor dapat menentukan keberhasilan saham dengan memeriksa biaya biaya produksi emas versus harga emas. Jika harga emas adalah US$700 per ons dan biaya untuk memproduksi emas adalah US$300, maka profit margin tambang emas adalah US$400.

Jika harga emas meningkat 10 persen, akan ada peningkatan laba tambang emas itu sekitar 20 persen. Sebaliknya, penurunan harga juga akan menghasilkan penurunan 20 persen. Karena itu, beberapa perusahaan pertambangan emas melindungi investasi mereka dengan lindung nilai harga emas 18 bulan ke depan. Di Indonesia, salah satu emiten di tambang emas adalah PT Aneka Tambang Tbk.

5. ETF emasExchange Traded Fund (ETF) merupakan reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek. Anda bisa melakukan transaksi ini dengan reksa dana yang berbasis emas. Sayangnya investasi ETF di Indonesia belum berjalan baik.

6. Emas berjangka Emas berjangka merupakan cara lain berinvestasi emas tanpa memiliki fisik emas. Jual beli emas membutuhkan kontrak dengan jangka tertentu. Harganya juga dinyatakan dalam kontrak. Jika harga emas pada tanggal kontrak lebih tinggi dari harga emas saat kontrak dibuat, maka investor akan menghasilkan keuntungan. Namun, jika harga lebih rendah, investor akan rugi.

Berinvestasi dalam emas berjangka mungkin merupakan investasi yang berisiko, karena investor harus memprediksi gerak harga emas ke depan.

7. Perhiasan dan koin emasKoin emas, terutama yang langka, sangat bernilai dalam investasi. Ini bukan hanya karena nilai emasnya tetapi juga karena nilai kelangkaan. Sedangkan perhiasan emas adalah cara umum investasi di logam ini. Perhiasan emas bisa Anda pilih sekaligus sebagai investasi dan gaya hidup.

Sayangnya keuntungan investasi ini sangat sedikit. Sebab ketika Anda membeli perhiasan, uang yang Anda bayarkan terdiri untuk harga emasnya, ongkos pembuatan, desain, dan merk. Sedangkan bila dijual, Anda hanya mendapatkan nilai emasnya saja. (hs)

 

10 Negara Asia Penguasa Emas

Di level Asia, 11 negara masuk dalam daftar. Di mana posisi Indonesia?

Penguasa emas nomor satu di Asia, ternyata porsinya hanya 1,6% dari cadangan devisa

  

 Ilustrasi emas (Adri Prastowo)

 
Ilustrasi emas batangan (goldprice.org)

Harga emas terus melonjak menjadi US$1.600 per ounce pada Juli 2011, atau telah meningkat 12,3 persen tahun ini. Bahkan, sejumlah pengamat memprediksi harga emas bakal menciptakan rekor baru tahun ini.

Kenaikan tersebut terutama dipicu oleh ketidakpastian investasi di pasar modal  dan kondisi ekonomi global yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir.

Kondisi itu tentunya menguntungkan sejumlah investor yang membenamkan investasinya pada komoditas emas. Seperti dikutip VIVAnews.com dari laman cnbc.com, pemilik emas individual seperti bank sentral, lembaga internasional, dan pemerintahan, diyakini memiliki sekitar 16,5 persen dari komoditas emas dunia, atau mencapai 30.160 ton.

Cnbc mengutip hasil laporan World Gold Council (WGC) yang merupakan lembaga internasional di bidang emas. Laporan terakhir dari WGC tersebut dibuat pada Juli 2011 berdasarkan kajian International Financial Statistic (IFS) dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Dalam daftar tersebut, WGC mencatat setidaknya 113 negara pemilik cadangan emas terbesar di dunia. Namun, jumlah tersebut kemungkinan bertambah mengingat masih ada negara yang belum melaporkan kekayaannya dalam bentuk emas batangan.

Kekayaan negara-negara dalam bentuk emas tersebut diperoleh berdasarkan laporan yang terakhir diterima IMF yaitu untuk periode April hingga Mei 2011.

Pada posisi teratas sebagai negara pemilik kekayaan emas terbanyak di dunia adalah Amerika Serikat. Negara Paman Sam ini ditaksir menyimpan cadangan emas seberat 9.133,5 ton. Posisi lima besar pemilik emas dunia adalah AS, Jerman, IMF, Italia, dan Prancis.

Untuk negara-negara di Asia, WGC mencatat setidaknya 11 negara masuk dalam daftar 40 negara dengan cadangan emas terbesar di dunia. Selama kuartal II-2011, WGC bahkan menilai negara-negara berkembang terus berupaya menambah cadangan emas ditandai dengan aksi dari bank sentral Meksiko, The Banco de Mexico yang membeli 100 ton emas.

Untuk kawasan Asia, Indonesia berada pada posisi ke-11 Asia atau ke-38 dunia. Indonesia diketahui memiliki cadangan emas sebanyak 73,1 ton atau 3,2 persen dari cadangan devisa yang dimiliki. Posisi Indonesia setingkat lebih tinggi dari negara Asia lain yaitu Kazakhstan yang ditaksir memiliki emas sebanyak 67,3 ton.

Berikut ini, 10 besar negara Asia, pemilik cadangan emas terbesar:

10. Kuwait
Emir of Kuwait
Negara di wilayah Asia Barat ini memiliki cadangan emas sebanyak 79 ton. Kekayaan dalam bentuk emas tersebut mencerminkan 12,3 persen dari cadangan devisa dari negara kaya minyak tersebut.



9. Thailand

Aksi demonstrasi di Thailand.
Negara Gajah Putih ini ditaksir memiliki cadangan emas sebanyak 108,9 ton. Namun, jika dibandingkan dengan total kekayaannya, negara yang baru menggelar pemilihan umum ini hanya menyimpan kekayaan dalam bentuk emas sebanyak 2,9 persen dari cadangan devisanya.


8. Singapura
Kota Singapura
Sebagai Macan Asia, Singapura ternyata hanya memiliki cadangan emas sebanyak 127,4 ton. Kekayaan berupa emas tersebut hanya 2,5 persen dari cadangan devisa yang dimiliki bekas jajahan Inggris itu.



7. Filipina
Perekonomian Filipina
Filipina ditaksir memiliki kekayaan berupa emas batangan seberat 152,2 ton. Cadangan itu lebih besar dibandingkan Singapura. Emas tersebut setara 11 persen dari cadangan devisa yang dimiliki Filipina.


6. Lebanon
Ilustrasi Emas
Negara yang sering terlibat konflik dan terorisme ini ternyata memiliki cadangan emas yang cukup besar. WGC mencatat, emas Lebanon mencapai 286,8 ton atau 29,6 persen dari total cadangan devisa negara.


5. Arab Saudi
Bendera Saudi Arabia
Negara Timur Tengah ini sudah dikenal sebagai salah satu produsen minyak mentah terbesar di dunia. Di samping minyak, kekayaan Arab Saudi makin bertambah dengan kepemilikan cadangan emas yang mencapai 322,9 ton, atau berada di posisi 5 besar Asia.

Jika dibandingkan dengan cadangan devisa yang dimiliki Arab Saudi, kekayaan negara kerajaan yang berasal dari emas ini ternyata hanya menyumbang 3,3 persen.

4. Taiwan
Taiwan Berkabung

Negara musuh bebuyutan China ini, termasuk salah satu negara Asia yang memiliki kekayaan berupa emas terbanyak ke empat di wilayah ini. Ditaksir, kekayaan emas Taiwan pada saat ini mencapai 423,6 ton.

Kekayaan berupa aset emas ini ditaksir mencapai 5 persen dari cadangan devisa yang dimiliki Taiwan.

3. India
Taj Mahal, India
Inilah posisi tiga besar negara Asia yang memiliki cadangan emas terbanyak diantara negara-negara lain di kawasannya. India sebagai salah satu negara terpadat di dunia saat ini memiliki cadangan emas sebanyak 557,7 ton.

Aset berupa emas tersebut berkontribusi terhadap cadangan devisa India sebesar 8,7 persen.

2. Jepang
Bank Sentral Jepang
Sebagai negara yang baru didera musibah alam berupa gempa bumi dan tsunami, Jepang masih bisa berharap dari kekayaan aset yang dimilikinya. Untuk aset berupa emas, Jepang ditaksir memiliki cadangan sebanyak 765,2 ton, atau peringkat kedua terbesar di Asia.

Dengan berbagai aset yang dimiliki Negara Matahari Terbit ini, kekayaan berupa emas yang dimiliki Jepang hanya sebesar 3,3 persen dari total cadangan devisa yang dimilikinya.

1. China
Prajurit berdiri di Lapangan Tiananmen di tengah badai pasir
Negara Tirai Bambu ini benar-benar menjadi sorotan dunia saat ini. Setelah menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di jagat bumi, China  ternyata menjadi Negara di Asia yang menguasai cadangan emas terbesar sebanyak 1.054,1 ton.

Walau menjadi penguasa emas terbesar di wilayah Asia, Negara yang terkenal dengan salah satu keajaiban dunia berupa Tembok Raksasa ini, hanya menggantungkan kekayaan berupa emas sebesar 1,6 persen dari cadangan devisanya. (eh)

 

Rabu, 20 Juli 2011

Retaknya Hubungan Nazaruddin-Anas

Anas pernah tercatat sebagai komisaris di dua perusahaan Nazaruddin.

Buronan interpol, Muhammad Nazaruddin, melontarkan tudingan panas. Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, disebut ikut menikmati aliran dana dalam proyek SEA Games. Uang itu kemudian digunakan untuk pemenangan kongres Demokrat di Bandung pada 2010. Retakkah hubungan mereka?

Seperti diketahui, Nazaruddin masuk ke Demokrat bersama Anas pada 2005. Pada 2004, Nazaruddin adalah calon anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan, tapi dia gagal. Sedangkan Anas saat itu masih menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum.

Pada 2005, Anas dan Nazaruddin bersama-sama masuk Demokrat. Saat itu Anas langsung terpilih menjadi Ketua DPP Demokrat Bidang Politik, sedangkan Nazaruddin terpilih menjadi wakil bendahara.

Hubungan Anas dan Nazaruddin 'terjalin lebih erat' saat Anas membeli 30 persen saham Nazar di PT Anugerah Nusantara. Berdasarkan dokumen yang diperoleh VIVAnews, pembelian saham itu dilakukan pada 1 Maret 2007. Nota jual beli saham itu ditandatangani Notaris H Asman Yunus pada 2 Mei 2007 di Pekanbaru.

Kemudian pada 2008, Anas juga disebut memiliki saham di salah satu perusahaan Nazaruddin, PT Panahatan. Berdasarkan dokumen PT Panahatan yang diperoleh VIVAnews.com, pada 2008, Anas dan Nazaruddin memiliki saham sejumlah 35.000 lembar. Sisanya, saham dimiliki oleh sepupu Nazaruddin, M Nasir, yakni 30 ribu lembar saham.

Dengan nilai satu lembar saham Rp1 juta, berarti Anas Urbaningrum memegang saham di PT Panahatan senilai Rp35 miliar, Muhammad Nazaruddin Rp35 miliar, dan M Nasir Rp30 miliar.

Saat itu susunan pengurus di PT Panahatan adalah Nasir sebagai direktur, sedangkan Nazaruddin sebagai Komisaris Utama, serta Anas sebagai komisaris.

Mengenai kepemilikan saham ini, Nazaruddin mengakuinya. "Itu perusahaan Anas dan PT Anak Negeri adalah anak perusahaan PT Anugerah. Saya anak buah Anas," kata Nazaruddin dalam pesan BlackBerry Messenger yang diterima VIVAnews.com beberapa waktu lalu.

Anas pun sudah membantah mengenai keterangan Nazaruddin itu. "Ya BBM (BlackBerry Messenger) yang keliru semua kok. Kan sudah saya bantah," kata Anas pekan lalu. Saat ini, Anas pun dikabarkan sudah tidak lagi menjadi komisaris di 2 perusahaan tersebut.

'Kedekatan' Anas dan Nazaruddin kembali tercipta. Pada Mei 2010, Anas yang terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat kemudian mengangkat Nazaruddin sebagai bendahara umum.

'Perpecahan' Nazaruddin dan Anas mulai tampak saat Nazar disebut-sebut terlibat dalam kasus suap wisma atlet. Nazaruddin melalui pesan BBM berulang kali menyerang Anas. Nazar menyebut, ada dana yang mengalir ke Anas dari proyek wisma atlet saat kongres Demokrat 2010.

"Kalau soal wisma atlet yang nilai proyek Rp200 miliar, sudah dialokasikan Rp16 miliar, Rp9 miliar untuk DPR lewat Paul, dan Rp7 miliar dialokasikan untuk tim kongres pemenangan Anas.

Untuk pro Ambalan Rp1,2 triliun dana yang sudah dialokasikan Rp100 miliar. Dengan rician ke DPR lebih kurang Rp30 miliar lewat pengusaha teman Anas namanya Mahfud, Rp50 miliar untuk pemenangan Anas waktu kongres dan ke tim konsultan Anas calon presiden Ipang konsultan Rp20 miliar."

Nazar juga menyatakan Anas yang menyuruhnya pergi ke Singapura. "Dari awal saya tidak mau ke Singapura, tetapi disuruh menghindar dulu 3 tahun ke Singapura. Saya benar-benar terjebak. Makanya saya akan buka semua dokumen yang ada. Saya disuruh menghindar dan menenangkan diri. Ternyata di Indonesia dia mengatur skenario saya lari," beber Nazar.

Anas sudah membantah keras tudingan Nazar itu. Anas juga membantah kemenangan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat lantaran karena dia menggelontorkan dana kepada para pemegang suara. "Tanya saja pendukung saya, yang memilih saya," kata Anas.

Anas pun membantah dirinya menyuruh Nazaruddin pergi ke Singapura. "Sampeyan ini ada-ada saja," kata Anas.

Posisi Nazaruddin sebagai bendahara Demokrat pun sudah dicopot. Bahkan Anas juga memecat Nazaruddin dari Demokrat dan me-recall Nazar dari DPR.

Nazaruddin enggan berkomentar mengenai serangan bertubi-tubi ke Anas itu. "Yang saya sampaikan adalah fakta hukum dan yang benar," tutur Nazar dalam pesan BBM-nya. (sj)

 

Hak Privasi dan Kontroversi Penyadapan

Tuntutan Anggara dkk mencabut soal penyadapan di UU ITE dikabulkan Mahkamah Konstitusi.

Privasi. Mungkin kata ini termasuk jarang diucapkan oleh masyarakat Indonesia. Entah mengapa kata itu jarang pula disinggung dalam khasanah hukum. Saya juga tak melihat ada  organisasi HAM di Indonesia yang bicara khusus soal privasi. Negara bahkan tampaknya abai dalam soal perlindungan privasi ini.
Padahal Konstitusi Indonesia, terutama setelah amandemen, melindungi hak atas privasi. Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945 menyebutkan  “Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaanya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.”
Sayangnya, hingga saat ini tak ada rumusan hukum yang tepat menerapkan Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945 ini. Bahkan, ada banyak hal yang luput dari perhatian.
Setelah UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) disahkan, Pemerintah berencana mengeluarkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tata Cara Intersepsi. Aturan itu adalah perintah dari Pasal 31 ayat 4 UU ITE. Para aktivis anti korupsi memandangnya sebagai bentuk pelemahan pemberantasan korupsi yang tengah dilakukan KPK.
Di luar soal pelemahan aksi pemberantasan korupsi, mungkin kita ingat kasus penyebarluasan isi SMS yang dikirimkan jurnalis Metta Dharmasaputra kepada Vincentius Amin Santoso, Chief Financial Controller Asian Agri Group.
Selain itu, ada pula kasus penyadapan Al Amin Nasution dalam kasus korupsi “skandal gadis berbaju putih”. Atau kasus Ketua KPK Antasari Azhar memerintahkan penyadapan atas Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran. Sejumlah kasus itu menunjukkan betapa mudahnya hak privasi warga diganggu oleh negara, meskipun berbungkus upaya penegakkan hukum.
Itu sebab mengapa saya, bersama rekan Supriyadi W. Eddyono, dan Wahyudi Djaffar, mengajukan permohonan pengujian Pasal 31 ayat (4) UU ITE ke Mahkamah Konstitusi pada 22 Februari 2010. Dalil kami sederhana: Pasal 31 ayat (4) UU ITE yang memerintahkan pengaturan penyadapan itu melalui PP, dapat mengurangi hak warga negara yang dilindungi hak privasinya.
Kami juga mendalilkan, meski hak privasi bukan kategori hak yang tak dapat dibatasi, namun pembatasan itu harus dilakukan oleh Undang-undang. Jadi bukan pada level Peraturan Pemerintah, atau peraturan lainnya di bawah Undang-undang.
Langkah gugatan ini tentu tak populer. Soalnya, ada sejumlah lembaga penegak hukum mengatur penyadapan melalui peraturan internalnya, seperti KPK dan juga kepolisian. Dengan mengklaim pengaturan penyadapan hanya boleh melalui UU, otomatis pengaturan internal penyadapan di berbagai lembaga penegak hukum juga bertentangan dengan konstitusi.
Namun, pada saat itu saya dan rekan-rekan berprinsip pemberantasan kejahatan apapun, termasuk korupsi, hanya bisa dilakukan dengan memperkuat perlindungan HAM bagi setiap warga. Termasuk bagi tersangka/terdakwa, saksi, dan korban. Tanpa perlindungan HAM, upaya memerangi kejahatan justru akan menimbulkan kejahatan baru atas nama hukum.
Aksi penyadapan sebetulnya punya cerita panjang. Pada masa kolonial, Keputusan Raja Belanda 25 Juli 1893 No 36, bisa dianggap peraturan tertua. Beleid itu mengatur penyadapan informasi pada lalu lintas surat di kantor pos seluruh nusantara.
Setelah itu muncul beragam undang-undang memuat ihwal penyadapan, dari soal kejahatan jabatan, psikotropika, korupsi, telekomunikasi, anti terorisme, advokat, anti perdagangan orang, informasi dan transaksi elektronik, dan narkotika.  Pada level di bawah UU, setidaknya ada dua peraturan pemerintah, yaitu berkaitan tindak pidana korupsi, dan jasa telekomunikasi. Lalu ada satu peraturan Menkominfo tentang teknis penyadapan informasi.
Banyaknya peraturan perundang-undangan, dan absennya aturan tunggal yang mengatur tata cara penyadapan inilah yang dapat mengancam hak atas privasi.
Argumentasi kami ke Mahkamah Konstitusi adalah, “kodifikasi” hukum acara, atau tata cara penyadapan atau intersepsi patut didukung. Tapi, ketentuan “kodifikasi” dari hukum acara itu tak bisa diatur oleh Peraturan Pemerintah, seperti diamanatkan Pasal 31 ayat (4) UU ITE.
Hal lain yang mendesak adalah revisi hukum acara pidana Indonesia. Terutama, pembaharuan hukum acara pidana, yang menyediakan aturan komprehensif tentang penyadapan. Ini diperlukan agar hak privasi bisa dilindungi, dan diperkuat dari campur tangan sewenang–wenang aparat penegak hukum.
Pengujian yang kami ajukan ke Mahkamah Agung itu, mempertimbangkan perlunya  penyadapan diatur oleh UU Penyadapan, ataupun dalam KUHAP, yaitu dalam Putusan MK pada Perkara Nomor 006/PUU-I/2003 pada pengujian Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Lalu pertimbangan hukum putusan MK dalam Perkara Nomor 012-016-019/PUU-IV/2006 pada pengujian Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Kami berpandangan, yang juga didukung Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, bahwa ada syarat bagi aksi penyadapan seperti berlaku di berbagai negara di dunia.
Pertama, adanya otoritas resmi yang ditunjuk Undang-Undang untuk memberikan izin penyadapan. Kedua, adanya jaminan jangka waktu yang pasti dalam melakukan penyadapan. Ketiga, ada pembatasan penanganan materi hasil penyadapan. Keempat, pembatasan bagi orang yang dapat mengakses penyadapan.
Mohammad Fajrul Falaakh, anggota Komisi Hukum Nasional, dan ahli hukum tata negara dari UGM menyatakan Undang-Undang penyadapan harus mengatur jelas tentang: (i) wewenang untuk melakukan, memerintahkan maupun meminta penyadapan, (ii) tujuan penyadapan secara spesifik, (iii) kategori subjek hukum yang diberi wewenang menyadap, (iv) adanya izin dari atasan, atau izin hakim sebelum menyadap, (v) tata cara penyadapan, (vii) pengawasan terhadap penyadapan, (viii) penggunaan hasil penyadapan.
Fajrul juga berpendapat Pasal 31 ayat (3) dan (4) UU ITE itu bertentangan dengan UUD 1945, karena tak memberikan kejelasan dan kepastian aturan penyadapan.
Upaya permohonan itu berhasil. Pada Kamis, 24 Februari 2011, Mahkamah Konstitusi mencabut Pasal 31 ayat (4) UU ITE.  MK juga kembali menegaskan kembali, untuk ketiga kalinya, bahwa pemerintah dan DPR perlu segera mengesahkan UU yang mengatur penyadapan secara spesifik.
Dengan kemenangan kecil ini, kami berharap organisasi HAM, dan juga organisasi anti korupsi, turut mengajukan usulan membuat UU Penyadapan. Lebih dari itu, organisasi HAM dan organisasi anti korupsi perlu merevisi hukum acara pidana agar lebih memberi perlindungan hak asasi manusia tak hanya bagi tersangka atau terdakwa, tapi juga saksi dan korban.

*) Artikel ini ditulis oleh Anggara SH, seorang blogger, advokat, dan senior associate pada Institute for Criminal Justice Refom (ICJR). Dia adalah salah seorang pemohon pengujian hukum soal aturan penyadapan ke Mahkamah Konstitusi.

 

Inilah Keanehan Letusan Gunung Lokon

Biasanya gunung setelah mengalami tremor yang lama, akan mengeluarkan letusan yang besar.

Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara, memiliki keanehan dibandingkan dengan gunung berapi lainnya di dunia. Aktivitas Lokon dinilai abnormal karena urutan proses letusannya terbalik dari urutan normal.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono, kepada VIVAnews, Selasa. Dia mengatakan Lokon mengalami tremor selama 30 jam berturut-turut belakangan ini, tapi tidak meletus.

Hal ini menurutnya aneh. Biasanya gunung setelah mengalami tremor yang lama, akan mengeluarkan letusan yang besar. "Tremor terus berlangsung, tidak berhenti. Tapi tidak meletus," kata Surono.

Dia mengatakan urutan proses letusan Lokon menyalahi semua aturan yang ada. Surono menjelaskan gunung berapi biasanya mengalami gempa vulkanik yang semakin lama semakin membesar. Ini adalah tanda awal gunung akan meletus. Setelah itu, terjadi tremor yang amplitudonya terus naik, barulah terjadi letusan.

"Gunung Lokon lain. Pertama terjadi letusan, lalu tremor. Tiba-tiba saja berhenti, lalu ada gempa. Meletus lagi. Urutannya terbalik," kata Surono.

Keanehan ini, tambah Surono, membuat para ahli sulit memprediksi kapan letusan berikutnya akan terjadi. Dia mengatakan, kemungkinan letusan besar dari Lokon masih terjadi dalam beberapa hari ke depan. "Saya pikir tanggal 14 Juli kemarin sudah yang terbesar, ternyata tanggal 17 Juli ada yang lebih besar lagi," kata Surono.

Letusan kali ini juga berbeda dengan letusan Lokon pada 1969, 2001 dan 2002 silam. Letusan kali ini beruntun dan masih terjadi hingga saat ini. Tidak dapat diprediksi, Surono menghimbau agar keselamatan masyarakat diutamakan. "Nyawa manusia tidak ada gantinya, tidak bisa main tebak-tebakan," kata Surono.

Hingga saat ini, tercatat ada 5.359 pengungsi Lokon yang berada di 24 titik. Sampai situasi benar-benar dinyatakan aman, para pengungsi masih akan menempati tenda pengungsian. (umi)

 

2032 Ikan Terbang Bisa Musnah

Jenis ikan terbang di Indonesia pada 2032 akan musnah, bila tidak dilestarikan dengan baik


Ikan Terbang (Kunto Prastowo)
 
Bila tidak dilestarikan dengan baik, jenis ikan terbang di Indonesia pada 2032 akan musnah. Indikasi ini bisa dilihat dari semakin menurunnya jumlah jenis ikan yang banyak ditemui di perairan Sulawesi Selatan dari tahun ke tahun.
Demikian diungkapkan Dr.Augy Syahailatua, Kepala Bidang Sumber Daya Laut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam Diskusi FORWARA (Forum Wartawan Kesra) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra) Jum'at (3/4).
Augy yang putra daerah Maluku ini mengatakan, penduduk di pesisir Sulawesi Selatan selama ini memang dikenal memburu ikan terbang, tapi yang paling diburu sebenarnya adalah telurnya. Para nelayan tersebut bahkan sampai ke Papua Barat untuk mencari telur ikan terbang.
Mereka jumlahnya tidak hanya dihitung dengan jari, akan tetapi puluhan kapal yang memburu telur ikan terbang tersebut. "Hitung saja, bila dalam satu kapal itu ada lima orang. Berapa banyak yang pergi untuk memburu telur ikan terbang," ungkap Augy Syahailatua.
Sementara itu, Abdul Halim, peneliti dari The Nature Conservancy (TNC) Coral Triangle Center (CTC) berpandangan, guna menghindari degradasi ekosistem laut perlu peningkatan peran pemerintah daerah.
Artinya, bagaimana pemerintah daerah melalui lembaga terkait memiliki program-program konservasi sumber daya laut di daerahnya. Peran masyarakat lokal juga begitu perlu.
Oleh karenanya TNC CTC senantiasa mensosialisasikan betapa perlunya menjaga kelestarian ekosistem laut pada masyarakat pesisir. Diharapkan, pemerintah daerah juga bisa berbuat demikian.

Bibit Kehidupan Bumi dari Luar Angkasa?

Dua asteroid ditemukan mengandung air dan bahan molekul organik.

Sejumlah ilmuwan menemukan air beku alias es dan molekul organik dalam asteroid bernama 65 Cybele. Ini merupakan asteroid kedua yang mengandung unsur dan cikal bakal kehidupan Bumi.

Seperti dikutip dari laman The Telegraph edisi 9 Oktober 2010, penemuan ini akan memperkuat ide bahwa asteroid membawa unsur utama kehidupan Bumi. Temuan ini dibahas dalam pertemuan ilmuwan planet di Pasadena, Amerika Serikat.

Ilmuwan juga menduga bahwa bibit kehidupan Bumi sebenarnya dari luar angkasa kemudian dibawa masuk ke Bumi oleh asteroid.  Peneliti ini juga menyimpulkan hal serupa saat April lalu, mereka menemukan bukti pertama pada asteroid bernama 24 Themis. Kedua asteroid ini ditemukan di sabuk asteroid yang berada antara Mars dan Jupiter.

"Penemuan ini juga mengindikasikan bahwa wilayah tatasurya kita mengandung air beku lebih banyak dari perkiraan semula," kata Profesor Humberto Campinsan, ahli astronomi dari University of Central Florida. Dia juga mempimpin tim ilmuwan dalam penelitian ini.

"Ini mendukung teori bahwa asteroid telah menghantam Bumi dan membawa air ke planet kita ini dan membangun blok dan format kehidupan di planet ini."

Profesor Campins memaparkan penemuannya dalam pertemuan rutin 'American Astronomical Society’s Division for Planetary Sciences' di Pasadena, California.

Asteroid 65 Cybele ini lebih besar dibandingkan 24 Themis, dengan diameter 180 miles. Sedangkan, Themis berdiameter 124 miles.(ywn)

 

Letusan Merapi Tunda Konferensi Sains 2010

Penundaan merupakan bentuk keprihatinan dan solidaritas terkait musibah letusan Merapi.

Acara World Conference on Science, Education and Culture (WISDOM) 2010 yang rencananya akan dilangsungkan hari ini 8-11 November 2010 di Yogyakarta akhirnya ditunda. Meski akan tetap digelar pada Desember mendatang, tetapi detail waktunya belum ditentukan.

WISDOM 2010 sendiri memiliki agenda utama Colloqium in Honor of Dr Ann Dunham Soetoro dan Prof Mubyarto. Seminar ini juga merupakan bentuk penghargaan pada hasil karya kedua tokoh ini pada bidang pengembangan ekonomi kerakyatan. Sebagai informasi, Ann Dunham Soetoro merupakan ibunda dari Presiden Amerika, Barack Obama.

“Penundaan WISDOM 2010 merupakan bentuk keprihatinan dan solidaritas kami pada masyarakat luas terkait musibah letusan gunung Merapi yang sampai saat ini masih berlangsung,” kata Prof Sudjarwadi, Rektor Universitas Gadjah Mada, pada keterangannya, 8 November 2010.

Sudjarwadi menyebutkan, UGM sebagai penyelenggara utama juga berharap agar kondisi segera menjadi normal agar seluruh aktivitas masyarakat di sekitar Yogyakarta dapat berjalan kembali.

Prof Atyanto Dharoko, selaku Ketua Organizing Committee juga menyampaikan permohonan maaf atas penundaan WISDOM 2010 pada pihak-pihak terkait. “Keputusan ini harus diambil karena mempertimbangkan kondisi letusan gunung Merapi dan status wilayah Yogyakarta yang saat ini termasuk wilayah rawan dampak letusan Merapi,” ucapnya pada kesempatan yang sama.

Guna mengantisipasi bertambahnya jumlah pengungsi akibat letusan Gunung Merapi, UGM telah menyiapkan tiga tempat pengungsian bagi warga lereng Merapi yang turun ke kota. Tempat-tempat tersebut antara lain Gelanggang Mahasiswa UGM, Pusat Kebudayaan Prof Koesnadi (Purna Budaya) dan kawasan lapangan Tenis indoor, yang seluruhnya berada di lingkungan kampus UGM.

Di samping itu, UGM juga akan berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional dan Panitia Nasional Penanggulangan Bencana. Sebagai catatan, kampus UGM terletak sekitar 25-26 km dari Merapi, sedangkan pusat kota Yogyakarta (sekitar Keraton Yogyakarta), sekitar 30 km dari gunung Merapi.

Menurut rencana WISDOM 2010 diikuti oleh 750 peserta dari 15 negara. Acara ini juga tidak hanya diadakan di kawasan kampus UGM tapi seluruh peserta dari berbagai negara akan diajak untuk menikmati beberapa tempat budaya dan sejarah di Yogayakarta seperti Candi Prambanan, Museum Ullen Sentalu, Rumah Budaya Tembi, Batik Winotosastro dan Museum Affanai.

 

Gunung Toba Pemusnah Manusia?

Toba menyemburkan 850 juta metrik ton sulfur ke atmosfir dan menurunkan suhu Bumi. 

Nelayan menangkap ikan di Danau Toba, Sumatera Utara (Antara/ Irsan Mulyadi)
Letusan Gunung Toba yang melontarkan jutaan metrik ton debu volkanik, sulfur, dan partikel-partikel lain ke atmosfir pada 74 ribu tahun yang lalu disebut-sebut menyebabkan penggelapan langit, penurunan suhu global hingga 10 derajat Celcius selama hampir satu dekade dan membinasakan sebagian besar umat manusia.

Ternyata, dari penelitian terbaru, efek cuaca yang disebabkan letusan Toba lebih ringan dan reda relatif lebih cepat dibanding perkiraan yang dibuat oleh pada arkeolog dan klimatolog sebelumnya. Manusia yang mengalami bencana letusan Toba itu diperkirakan berhasil melewatinya dengan selamat.

Meski dari sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa letusan Toba yang kini meninggalkan danau volkanik terbesar di dunia itu menggelapkan dan membekukan dunia, menggunakan data letusan gunung Pinatubo, Filipina tahun 1991, Stephen Self, volkanologis dari Open University, Milton Keynes, Inggris dan Michael Rampino, paleobiologis dari New York University, menyatakan bahwa efek pendinginan suhu akibat letusan Toba hanya mencapai 3 sampai 5 derajat saja.

Berdasarkan data yang didapat dari situs arkeologi di India, tim antropolog University of Oxford, Inggris, yang dipimpin oleh Michael Petraglia menyebutkan bahwa manusia yang tinggal tidak jauh dari zona letusan justru malah berhasil melewati bencana tersebut dengan mudah.

Untuk mencari titik terang, tim peneliti yang dipimpin oleh Claudia Timmreck, dari Max-Planck Institute for Meteorology di Hamburg, Jerman membuat pemodelan yang mampu menggambarkan lebih realistis (meski metode ini juga memiliki beberapa kekurangan) apa yang terjadi saat Toba meletus.

Peneliti fokus ke bagaimana partikel sulfate aerosol yang terbentuk di stratosfir akibat letusan sulfur dioksida yang mengandung gas mendinginkan atmosfir dengan cara memantulkan sinar matahari. Dari data yang didapat, dan disesuaikan dengan asumsi yang sudah dibuat sebelumnya, diketahui bahwa Toba mengirimkan sekitar 850 juta metrik ton sulfur ke atmosfir. Angka ini 100 kali lebih banyak dibanding setoran gunung Pinatubo ke atmosfir.
Dari simulasi juga diketahui bahwa dampak Toba memang hanya menurunkan suhu sebanyak 3 sampai 5 derajat Celcius di seluruh dunia. Akan tetapi, konsentrasi sulfur tidaklah padat dan segera hilang dari stratosfir selama 2 sampai 3 tahun saja. Perubahan temperatur secara ekstrim yang terjadi di Afrika dan India hanya berlangsung selama 1 sampai 2 tahun. Di kawasan ini, di tahun pertama suhu turun 10 derajat dan 5 derajat di tahun kedua.

Menurut Timmreck, seperti dikutip dari ScienceMag, 25 November 2010, Toba juga tidak memusnahkan flora dan fauna. Namun Timmreck mengakui, kehidupan di masa-masa tersebut memang sulit.

Michael Petraglia berpendapat, Toba memang bukanlah penyebab utama anjloknya jumlah populasi manusia di era tersebut. Akan tetapi Toba membuat situasi menjadi makin parah. Langkah selanjutnya, kata Petraglia, peneliti masih harus melanjutkan hasil temuan simulasi tersebut dengan observasi langsung di kawasan sekitar Toba untuk mengetahui secara lebih akurat dampak lingkungan yang terjadi. (umi)

Bagaimana Benua Afrika Terbelah?

Segitiga Afar, memotong Ethiopia, Eritrea, dan Djibouti, adalah retakan terbesar di Bumi.

Umumnya, pembentukan sungai, laut, atau gunung terjadi dalam waktu yang sangat lambat. Namun, kasus yang terjadi di Afar, kawasan utara Ethiopia, lain dari yang lain. Sebuah samudera mulai terbentuk dengan kecepatan luar biasa, untuk ukuran standar geologi.

Pada tahun 2005, Dereje Ayalew dan rekan-rekannya yang merupakan geolog dari Addis Ababa University terkejut, dan bahkan ketakutan. Bagaimana tidak, mereka baru saja turun dari helikopter dan menginjakkan kaki di dataran gurun di Ethiopia, saat bumi yang mereka pijak berguncang.

Sontak, pilot berteriak memanggil mereka kembali ke helikopter, dan benar saja. Seketika itu Bumi terbelah. Retakan tanah membuka dengan cepat dan bergerak menuju ke arah peneliti layaknya ritsleting yang membuka.

Setelah beberapa saat, tanah berhenti bergerak dan setelah pulih dari keterkejutannya, Ayalew dan rekan-rekannya menyadari bahwa mereka baru saja menyaksikan sejarah. Untuk pertamakalinya, manusia dapat menyaksikan tahap pertama lahirnya sebuah samudera.

Fenomena Abnormal
Normalnya, perubahan yang terjadi pada permukaan Bumi nyaris tidak kentara. Seumur hidup manusia terlalu singkat untuk menyaksikan sungai berbelok arah, gunung bertambah tinggi, atau terbukanya lembah baru.

Akan tetapi, di Afar, dalam beberapa bulan muncul ratusan celah yang memisahkan dasar gurun. Di saat yang sama, ilmuwan mendapati kenaikan ketinggian magma dari dalam Bumi semakin mendekati permukaan tanah.

Magma ini nantinya akan membentuk basal yang menjadi dasar samudera. Secara geologi, Seperti dikutip dari Spiegel, 13 Desember 2010, tak lama kemudian air dari Laut Merah akan memenuhi kawasan yang turun tersebut. Samudera akan lahir dan memecah Afrika.

Fenomena dramatis yang disaksikan Ayalew dan rekan-rekannya di gurun pasir Afar pada 26 September 2005 lalu merupakan bukti nyata proses itu. Terbukanya celah diikuti gempa bumi yang berlangsung terus menerus selama seminggu.

Dalam beberapa bulan kemudian, ratusan celah lain muncul di tanah, menyebar di kawasan seluas sekitar 900 kilometer persegi. “Bumi tidak berhenti bergerak setelahnya,” kata Tim Wright, geofisikawan dari University of Oxford. “Tanah masih terus terbelah dan tenggelam. Gempa bumi kecil masih terus mengguncang kawasan itu,” ucapnya.

Retakan yang terjadi di AfrikaSegitiga Afar, yang memotong Ethiopia, Eritrea, dan Djibouti, merupakan retakan terbesar di Bumi. Di bawahnya, ada tiga lempeng tektonik di mana lempeng Afrika dan Arab semakin menjauh dengan kecepatan 1 sampai 2 sentimeter per tahun. Ketika dua lempeng bergerak menjauh, tanah di atasnya anjlok dan menyediakan ruang untuk menampung air dari Laut Merah.

Pergerakan Tektonik
Lempeng bumi yang terus bergerak mengakibatkan Segitiga Afar tenggelam dengan cepat. Bagian tertentu sudah turun hingga lebih dari 100 meter di bawah permukaan laut.

Saat ini, dataran tinggi yang mengelilingi penurunan Afar masih mampu mencegah air dari Laut Merah masuk ke kawasan ini. Akan tetapi, erosi dan pergerakan lempeng tektonik terus menurunkan ketinggian benteng alami tersebut. Belum lagi banjir yang rutin melanda kawasan itu.

Proses terbentuknya laut dari retakan yang terjadi di permukaan BumiSumber magma Afrika adalah sebuah aliran batuan lunak raksasa di perut Bumi dan memotong melintasi benua Afrika. Proses pergerakan magma ini dimulai sekitar 30 juta tahun lalu saat pertamakali lava berhasil mencapai lempeng benua dan kemudian memisahkan semenanjung Arab dengan Afrika dan menghasilkan Laut Merah.

Rangkaian gunung berapi yang berjajar sepanjang sekitar 6 ribu kilometer di bagian timur Afrika juga memberikan bukti bahwa benua Afrika sedang terbelah. Di beberapa bagian, kerak bumi sudah mulai terbuka dan memungkinkan magma di bawahnya merangsak naik.

Dari Laut Merah di utara, sampai ke Mozambik di selatan, lusinan gunung berapi telah terbentuk. Gunung Kilimanjaro dan Nyiragongo merupakan dua yang terpopuler.

Menurut geofisikawan, dalam 10 juta tahun ke depan, gunung-gunung berapi aktif ini dan juga kawasan dataran di sekitar retakan-retakan Afar, pada akhirnya akan tenggelam ke dalam laut.

 

Pesawat Bisa Sebabkan Hujan Es atau Salju

Saat menabrak awan, pesawat membekukan uap air dan mengubahnya jadi kristal es atau salju.

Saat menabrak awan, pesawat bisa membekukan uap air menjadi kristal es. (muhammad.firman/VIVAnews)
Anda pernah menyaksikan hujan salju atau hujan es turun di kota-kota atau di pelosok Indonesia? Ternyata, fenomena itu bukanlah hal yang aneh dan sudah ada penjelasannya. Ini dia.

Saat sedang duduk di kabin, dengan sandaran kursi berdiri tegak serta meja makan di hadapan Anda dalam posisi terkunci, pesawat yang Anda tumpangi bisa jadi sedang memicu kejadian tak lazim, misalnya seperti hujan es.

Andrew Heymsfield, mikrofisikawan dari National Center for Atmosfpheric Research di Boulder, Colorado, menemukan bahwa pesawat bisa menyebabkan lubang di awan dan mengubah cuaca daratan di bawahnya.

Seperti dikutip dari Discovermagazine, Senin 27 Desember 2010, kristal es tidak terbentuk dengan mudah. Sama halnya dengan titik-titik uap air yang tetap dalam bentuk asalnya, meskipun atmosfir di sekitarnya mencapai jauh di bawah titik beku.

Menurut Heymsfield, pesawat yang memasuki awan yang super dingin setelah mereka tinggal landas atau sebelum mendarat bisa menyebabkan gangguan yang dapat membekukan titik-titik uap air tersebut secara instan.

“Ketika mesin turboprop milik pesawat memaksa air di belakang sirip-sirip propeller atau ketika mesin jet menyebabkan udara lembab mengalir di bawah sayap agar memberi daya angkat pada pesawat, udara kemudian menyebar dan mendingin,” ujar Heymsfield.

Salah satu dari efek yang ditimbulkan pesawat itu, kata Heymsfield, bisa menurunkan temperatur udara hingga lebih dari satu derajat.
“Ini seketika akan membekukan titik-titik air di awan,” kata Heymsfield. “Titik air ini dengan cepat akan membentuk kristal es yang keluar dari awan sebagai salju,” ucapnya.

Heymsfield menyebutkan, fenomena ini sedikit menjelaskan terjadinya keterlambatan pesawat di musim dingin yang belakangan banyak terjadi.
“Efek utama dari kejadian ini adalah berubahnya curah hujan lokal,” tutur Heymsfield. “Di sekitar bandara, khususnya di musim dingin, lebih banyak salju yang turun dibandingkan di kawasan lain”. (art)

 

Danau Paling Asin di Seluruh Dunia

Danau dengan kadar garam tertinggi di dunia ini memasok 80% total produksi garam Rusia.

Danau garam dengan berbagai ukuran tersebar di beberapa tempat di Rusia dan Kazakhstan. Salah satunya adalah Danau Baskunchak. Danau ini merupakan sebuah danau berair asin berukuran luas 115 kilometer persegi di kawasan Astrakhan Oblast, Russia.

Seperti dikutip dari Eosnap, 7 Januari 2011, lokasi Baskunchak berada di sekitar 270 kilometer utara Laut Kaspia dan 53 kilometer ke arah timur Volga, sungai terbesar di Eropa.

Baskunchak sendiri bukanlah danau asin terbesar di negeri itu. Rusia masih punya danau Elton yang berada di kawasan Volgograd Oblast, Rusia, dekat perbatasan Kazakhstan. Danau Elton memiliki luas 150 kilometer persegi dan memiliki kedalaman 30 sampai 60 sentimeter.

Meski demikian, Baskunchak merupakan danau asin dengan kadar garam tertinggi di dunia. Ia juga memasok 80 persen dari total produksi garam Rusia.

Salinitas air di danau itu mencapai 300 g/l (gram per liter). Dari penelitian, garam di danau itu juga sangat murni, mencapai 99,8 persen NaCl. Tergantung kebutuhan, sekitar 1,5 sampai 5 juta ton garam dikeruk dari danau itu per tahunnya.

Air yang ada di Baskunchak berasal dari sungai yang mengalir. Adapun ketinggian permukaan danau itu berada di 21 meter di bawah permukaan laut. Sejak tahun 1997, kawasan danau Baskunchak dilindungi ketat sebagai cagar alam.

Pada bagian selatan danau terdapat ‘Gunung’ Bolshoye Bogdo. Gunung ini memiliki ketinggian 150 meter di atas permukaan laut dan menjadi dataran tertinggi di kawasan cekungan Kaspia. Akibat penumpukan garam, gunung Bolshoye Bogdo juga bertambah tinggi hingga 1 milimeter per tahun. Bagi warga Kalmyk yang tinggal di sekitarnya, gunung ini merupakan tanah suci. (kd)

 

Peneliti Berhasil Ciptakan Pelangi

Pelangi ciptaan McKean tersebut bisa hadir selama sekitar 15 menit dalam satu waktu.

Secara teori, resep pembuatan pelangi sangat mudah. Cukup dengan langit cerah, sedikit sinar matahari dan air, pelangi bisa dibuat. Namun, ternyata menciptakan pelangi yang dapat dimunculkan secara berulang-ulang tidak gampang.

Setelah melakukan uji coba selama 8 tahun, Michael Jones McKean, seniman dan seorang profesor asal Virginia Commonwealth University berhasil menyempurnakan teknik penciptaan pelangi yang ia sebut “Rainbow Project” yang bisa dibuat di rumah.

Seperti dikutip dari Discovery, 12 Januari 2011, menggunakan pompa listrik, selang, dan penyemprot yang berasal dari peralatan irigasi, McKean menyemburkan air untuk menghadirkan hujan dan menghasilkan pelangi sesuai pesanan. Syaratnya cuaca harus cerah.

Di setiap ujung pelangi, McKean menempatkan tanki penyimpanan yang bertugas untuk mengumpulkan ‘air hujan’ tersebut yang dapat digunakan untuk menciptakan pelangi di lain waktu.

Pelangi ciptaan McKean tersebut bisa hadir selama sekitar 15 menit dalam satu waktu. Adapun panjang dan tinggi lengkungan pelangi bisa dibuat hingga mencapai sekitar 60 meter. Tergantung kondisi cuaca, pelangi ala manusia itu bisa dilihat dari jarak sekitar 300 meter.

“Pelangi merupakan fenomena yang sangat kita kenal namun jarang muncul,” kata McKean. “Dengan dimungkinkannya pembuatan pelangi, diharapkan pelangi ini bisa membangkitkan imajinasi pengunjung yang melihatnya dan menjadikan momen itu hadir setiap hari,” ucapnya.

 

FOTO: Gambar-gambar Misterius di Peru

Penemuan dua geoglif terbaru menambah kaya koleksi gambar misterius di kawasan itu.

Sebuah tim riset dari Jepang kembali menemukan gambar di permukaan bumi, tepatnya di dataran Nazca, Peru. Satu gambar seperti muka manusia dan satu lagi seperti seekor binatang.

Yoichi Watanabe, Dekan Fakultas Budaya dan Ilmu Sosial Universitas Yamagata menyatakan, gambar muka manusia itu berukuran panjang 4,2 meter dan lebar 3,1 meter. Para peneliti memastikan ada penampakan seperti dua mata, sebuah mulut dan telinga kanan.

Geoglif satu lagi, tampak seperti seekor binatang. Panjangnya 2,7 meter dan lebar 6,9 meter. Meski gambar sudah ditemukan, namun tanggal pembuatan kedua geoglif ini belum diketahui.

Sebagai informasi, Nazca terletak di selatan Peru, 400 kilometer dari Ibukota negara itu, Lima. Garis dan bentuk-bentuk aneh di Nazca ini telah lama menjadi objek wisata.

Oleh UNESCO, pada 1994, kawasan ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia. Di kawasan ini sebelumnya dipenuhi oleh ribuan geoglif, atau gambar di permukaan bumi.

Penemuan dua geoglif di atas menambah kaya koleksi misterius yang diduga dibuat antara 200-600 tahun sebelum Masehi itu.

Sejak Agustus 2010, atas izin dari Kementerian Budaya Peru, tim peneliti Jepang tengah mengkaji situs tersebut. Mereka juga akan mencari hubungan antara geoglif ini dengan sebuah kuil kuno di dekatnya. Berikut foto: Gambar Misterius di Peru Tampak dari Angkasa  (Acartoofar.co.uk, Edliadi) (art)

 

Ditemukan, Perairan Tertua di Dunia

Perairan tersebut terletak di kedalaman sekitar 3 kilometer di bawah tanah. 

Para peneliti menemukan perairan dalam di bawah tanah yang telah terisolasi selama jutaan tahun  di Witwatersrand Basin, Afrika Selatan. Luasnya diperkirakan mencapai seluas 400 kilometer.

Saat ditemukan, peneliti mendapati adanya gas neon larut di air yang berasal dari celah-celah berkedalaman hingga 3 kilometer dan tidak sesuai dengan profil gas neon biasa. Peneliti juga menemukan tingkat salinitas atau kadar garam yang tinggi dan beberapa tanda-tanda kimia unik.

Tanda-tanda tersebut sangat berbeda dengan zat cair ataupun gas yang muncul dari bawah kerak bumi lainnya.

“Tanda-tanda kimia tersebut tidak sesuai dengan air samudera atau air yang berada di tempat yang lebih tinggi di Witwatersrand Basin,” kata Barbara Sherwood Lollar, peneliti dari University of Toronto, seperti dikutip dari Science20, 21 Februari 2011.

Lollar menyebutkan, perairan dalam ini merupakan produk dari isolasi dan interaksi kima yang ekstensif antara air dan batu dalam kurun waktu geologi yang sangat panjang.

“Tanda-tanda isotop neon jenis ini diproduksi dan terperangkap di dalam batu setidaknya selama 2 miliar tahun lalu. Saat ini kita masih bisa menemukannya di sana,” kata Lollar.

Studi lebih lanjut menunjukkan bahwa sebagian dari neon tersebut menemukan jalan ke luar dari bebatuan dan secara bertahap membaur, berakumulasi dengan cairan lain di celah-celah. “Ini hanya bisa terjadi di perairan yang terpisah dengan permukaan selama periode waktu yang sangat lama,” ucapnya.

Penemuan ini juga mengungkapkan dimensi lain terhadap lingkungan hidup. Pada salah satu celah, peneliti menemukan ekosistem mikrobial yang paling dalam di Bumi. Di sana terdapat organisme yang berevolusi hingga bisa hidup tanpa sinar matahari atau energi kimia yang berasal dari bebatuan.

“Komunitas mikrobial ini memperluas konsep kami seputar bagian mana yang bisa ditinggali oleh makhluk hidup di Bumi,” kata Lollar. “Mengingat mereka punya kesamaan dengan organisme yang ditemukan di bagian lain di Bumi, kami berasumsi bahwa mikroorganisme tersebut bukanlah berasal dari nenek moyang yang berbeda, namun dulu mereka datang dari tempat lain untuk tinggal di bebatuan tersebut,” ucapnya.

Yang pasti, kata Lollar, lamanya periode isolasi telah mempengaruhi evolusi mereka. “Di sinilah kami berusaha mengekspolrasi dengan penelitian lebih lanjut bersama rekan-rekan kami dari bidang mikrobiologi,” ucapnya.

Pencairan Greenland & Antartika Melaju Cepat

Lapisan es di Greenland dan Antartika tiga kali lebih cepat dari yang dikira sebelumnya. 


Lapisan es di Greenland dan Antartika ternyata mencair dengan akselerasi yang lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini terungkap dari hasil temuan terbaru oleh badan antariksa Amerika Serikat NASA.
Seperti dikutip dari situs Physorg, penelitian yang mengggunakan pencitraan satelit itu menemukan bahwa lapisan es Greenland dan Antartika menipis tiga kali lebih cepat daripada penipisan yang terjadi pada gletser-gletser dan gunung-gunung es.
Lapisan es di Greenland dan Antartika kehilangan massa sebanyak 475 gigaton setiap tahunnya. Satu gigaton setara dengan satu miliar metrik ton. Volume ini sudah cukup untuk menaikkan permukaan air laut dunia hingga rata-rata setinggi 1,3 milimeter tiap tahun.
Laju pencairan ini begitu cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya. "Lapisan es yang mendominasi kenaikan permukaan laut memang tidak mengejutkan, karena mereka memang mengandung lebih banyak es ketimbang gletser pegunungan," ujar Eric Rignot, peneliti gabungan antara Jet Propulsion Laboratory NASA dengan University of California.
Tapi yang mengejutkan, ia menambahkan, meningkatnya kontribusi kenaikan air laut oleh lapisan es, kini sudah terjadi. "Bila ini terus terjadi permukaan air laut akan meninggi secara signifikan daripada yang diproyeksikan sebelumnya oleh United Nations Intergovernmental Panel on Climate Change  pada 20017."
Studi ini sendiri, menggunakan dua teknik pengukuran berbeda, yakni menggunakan data dari interferometric synthetic aperture radar dan data  regional atmospheric climate model dari Utrecht University, serta data pengamatan dari satelit NASA/ Gravity Recovery and Climate Experiment (Grace) Jerman selama delapan tahun.

Ilmuwan: Eropa Akan Tenggelam di Bawah Afrika

Namun, gempa yang terjadi di Eropa lebih kecil ketimbang di sabuk vulkano di Pasifik. 

Sejak beberapa juta tahun silam, kedua benua Afrika maupun Eropa telah bertemu dan saling menumbuk, akibat pergerakan dua lempeng tektonik Afrika dan Eurasia.
Pinggiran utara Afrika, selama ini, secara perlahan menunjam ke bawah benua Eropa. Namun, temuan teranyar dari para peneliti menunjukkan sesuatu yang berlawanan. Kini, giliran Eropa yang kemungkinan besar akan berbalik tenggelam di bawah benua Afrika.
European Geosciences Union melakukan rapat pada akhir pekan lalu. Jika kekhawatiran mereka terbukti, ini merupakan hal yang jarang terjadi, serta akan menjadi awal baru munculnya zona subduksi baru.
Di bawah Laut Mediterania, batuan padat di ujung lempeng Afrika sebenarnya telah tenggelam di bawah lempeng Eurasia di mana Eropa berada. Namun, dataran Afrika ternyata terlalu ringan untuk bisa tenggelam di bawah Eropa.
Analisis dari tim peneliti dari Utrecht mengatakan, karena benua Afrika ringan dan tidak bisa tenggelam, membuat bagian subduksi Afrika yang sebelumnya terjadi, patah dan tenggelam di perut bumi.
Ruang kosong yang timbul akibat tenggelamnya subduksi Afrika itu kemudian membuat sebagian lempeng Eurasia justru terdorong ke Selatan. Daerah-daerah itu berada di sepanjang Mediterrania, seperti Kepulauan Balearic, Korsika, Sardinia, dan Kreta.
"Afrika tidak akan tenggelam, padahal Afrika dan Eropa akan terus bertabrakan. Jadi siapa yang akan tenggelam?" kata Rinus Wortel peneliti dari University of Utrecht, dikutip situs BBC. 
Wortel juga melihat arah pergerakan lempeng Eropa kini justru menunjam ke bawah lempeng Afrika dan menciptakan zona subduksi baru. Hal ini mengingat lempeng Eurasia lebih berat dari Afrika. "Pada saatnya mungkin kami akan menyaksikan awal dari subduksi Eropa di bawah Afrika," kata Wortel .
Akibatnya, timbul kekhawatiran terhadap kemungkinan semakin seringnya terjadi gempa dan tsunami di daerah Eropa. Padahal, negara-negara Eropa hingga kini belum menyediakan banyak peralatan untuk mengantisipasi gempa atau tsunami di daerah mereka.
Kepastian terhadap terbentuknya zona subduksi Eropa akan melempangkan jalan untuk pemodelan di wilayah ini serta menghitung risiko dari aktivitas gempa dan tsunami di daerah ini.
Biasanya, gempa-gempa yang terjadi di Eropa memang lebih kecil ketimbang yang terjadi di daerah sabuk api vulkano di daerah Pasifik. Namun demikian, sejarah sempat merekam adanya gempa sebesar 8 skala Richter di Eropa. (art)

 

Boeing Siap Produksi Listrik 2,6 Megawatt

Instalasi itu akan jadi pembangkit listrik tenaga surya terbesar di kawasan tenggara AS.

Dari sisi kapasitas produksi, instalasi itu akan menjadi pembangkit listrik tenaga surya terbesar di kawasan tenggara AS dan menjadi pembangkit listrik tenaga surya terbesar keenam di negeri itu. (earthtechling.com)
Boeing, salah satu produsen pesawat terbang utama dunia yang tengah membangun pesawat jumbo jet seri 787 Dreamliner telah menandatangani nota kesepakatan kerja sama dengan South Carolina Electric & Gas (SCE&G).

Penandatanganan kesepakatan tersebut memungkinkan fasilitas Boeing di South Carolina menghasilkan energi terbarukan yang beroperasi penuh.

Nantinya, dikutip dari EarthTechling, Rabu 27 April 2011, atap bangungan Boeing 787 Final Assembly akan dipasangi lapisan tipis panel surya yang dimiliki, dipasang, dan dikelola oleh SCE&G. Instalasi surya ini akan menghasilkan listrik berkekuatan 2,6 megawatt yang cukup untuk memasok sekitar 250 rumah.

Dari sisi kapasitas produksi, instalasi itu akan menjadi pembangkit listrik tenaga surya terbesar di kawasan tenggara Amerika Serikat dan menjadi pembangkit listrik tenaga surya terbesar keenam di negeri itu.

Sayangnya, meski mampu memproduksi listrik 2,6 megawatt, energi sebesar itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan Boeing. Dari kerja sama yang disepakati, SCE&G akan memasangkan sistem panel surya dan akan memasok seluruh energi yang dihasilkan untuk Boeing.

Instalasi itu hanya akan menjadi sumber listrik tambahan bagi sumber daya listrik utama yang digunakan oleh produsen pesawat tersebut. (art)

 

VIDEO: Perbandingan Danau di Bumi dan Titan

Ontario Lacus dan Ontario punya kesamaan meski keduanya terpisah hingga 1,2 miliar kilo. 

Meski memiliki nama dan ukuran yang kurang lebih sama, danau Ontario di kawasan benua Amerika Utara, planet Bumi memiliki perbedaan dengan danau Ontario Lacus di Titan, bulan milik planet Jupiter.
Jika Ontario menampung air, Ontario Lacus yang ukurannya sebesar 15 ribu kilometer persegi - sedikit lebih kecil dibanding danau Ontario - menampung methana, ethana, dan propana.

Danau Ontario juga mengundang banyak wisatawan yang ingin berjemur menikmati sinar matahari yang hangat, sedangkan danau Ontario Lacus, berhubung jaraknya sekitar 10 kali lebih jauh dari Matahari, memiliki suhu yang sangat dingin, yakni sekitar minus 143 derajat Celcius.

Yang menarik, baik Ontario Lacus dan Ontario memiliki kesamaan meski kedua danau terpisah dengan jarak sekitar 1,2 miliar kilometer. Persamaan itu adalah ketinggian permukaan cairan di kedua danau berubah sejalan dengan pergantian musim.

Dari pantauan satelit Cassini, dalam kurun waktu antara Juni 2005 hingga Juli 2009, garis pantai Ontario Lacus telah surut hingga 9,6 kilometer. Diperkirakan, kedalaman danau ini juga telah berkurang hingga 1 meter per tahun. Berikut Video: Ontario, Danau Sejauh 1,2 Miliar KM dari Bumi. (Sumber: NASA/JPL)

Kabar Gembira, Lubang Ozon Mengecil

Peneliti mengkalkulasi, lubang ozon di atas kutub selatan telah menyusut hingga 15 persen. 

Peneliti mengkalkulasi, lubang ozon di atas kutub selatan telah menyusut hingga 15 persen dibandingkan pada saat lubang ozon mencapai titik maksimalnya di tahun 1990-an. (techmill.net)
Untuk pertama kalinya, ilmuwan menemukan bukti yang meyakinkan bahwa lubang raksasa akibat polusi kimia di lapisan ozon terus menyusut. Artinya, kebijakan Protokol Montreal yang diterapkan sejak 22 tahun lalu menuai hasil.

Pada protokol yang ditandatangani tahun 1989 disepakati penggunaan chlorofluorocarbons (CFC), bahan beracun yang biasa digunakan pada penyejuk udara dan lemari es tidak boleh lagi digunakan.

Dari penelitian, pelarangan itu telah membantu planet Bumi memulihkan sebagian lapisan ozon pelindungnya.

Sebagai informasi, lubang ozon bukanlah benar-benar lubang, melainkan sebuah kawasan di atas kutub di mana lapisan ozon yang umumnya memiliki kandungan molekul O3 setebal sekitar 24 kilometer tergerus menjadi sangat tipis. Padahal, lapisan ini merupakan pelindung planet Bumi dari radiasi sinar Matahari.

Bukti-bukti bahwa lapisan ozon, khususnya di kawasan kutub selatan kembali menebal merupakan kabar gembira bagi kehidupan di dunia. Pasalnya, lapisan ozon mampu menyerap hingga 99 persen sinar ultraviolet frekuensi tinggi hingga Bumi bisa dihuni makhluk hidup.

Sebelum ini, ilmuwan pakar atmosfir menemukan bahwa jumlah CFC yang menyebabkan penipisan ozon di startosfir (salah satu lapisan di ketinggian antara 8 sampai 50 kilometer) di atas kutub utara, terus menurun.

Peneliti memperkirakan penurunan jumlah CFC berpotensi meningkatkan ketebalan lapisan ozon di kawasan itu. Namun selama ini peneliti belum bisa memastikannya. Salah satu alasannya, ketebalan lapisan ozon berfluktuasi secara dramatis dari musim ke musim. Sehingga besarnya lubang ozon sulit dilakukan.

Kini, sekelompok peneliti lingkungan yang diketuai Murry Salby, dari Macquarie University, Sydney, Australia, berhasil menemukan penyebab terjadinya fluktuasi ketebalan ozon. Dengan menghilangkan fluktuasi itu dari data yang dikumpulkan, peneliti bisa menghasilkan data perubahan sistematik pada lapisan ozon kutub selatan.

Pada laporan yang dipublikasikan di jurnal Geophysical Research Letters, peneliti mengalkulasi, kini lubang ozon di atas kutub selatan telah menyusut hingga 15 persen dibandingkan pada saat lubang ozon mencapai titik maksimalnya di tahun 1990-an.

“Temuan ini merupakan bukti yang dihasilkan dari penelitian yang meyakinkan seputar pulihnya lapisan ozon,” kata Adrian McDonald, ilmuwan pakar atmosfir dari University of Canterbury, Christchurch, Selandia Baru, seperti dikutip dari LifeLittleMysteries, 20 Mei 2011.

McDonald menyebutkan, temuan ini merupakan contoh di mana jika signifikansi data-data statistik cukup tinggi, Anda bisa melihat pola dengan lebih jelas dan  bisa meyakini data tersebut. (umi)