Ucapan

SELAMAT DATANG DI BLOG SUARA ENGGANG POST!

Senin, 26 Maret 2012

Lima Alasan Mengapa Demokrat Setuju Harga BBM Dinaikkan


Lima Alasan Mengapa Demokrat Setuju Harga BBM Dinaikkan

Sejumlah pengendara sepeda motor antre saat akan membeli bahan bakar di SPBU Kairagi, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (21/2/2012). 
 
JAKARTA - Ketua Biro Perimbangan Keuangan Daerah DPP Partai Demokrat (PD) Muhammad Husni Thamrin mengatakan, partainya punya lima alasan untuk menyetujui kenaikan harga BBM.
Alasan pertama, subsidi BBM hanya dinikmati sebagian besar masyarakat kelas menengah atas.
"Pertama adalah kebijakan kepada rakyat kecil. Karena menurut survei, konsumsi BBM oleh kalangan menengah ke atas 10 kali lebih banyak dibandingkan rakyat miskin," ujar Husni Thamrin di Warung Daun Cikini, Minggu (25/3/2012).
Kedua, lanjutnya, karena PD menilai energi BBM bisa habis jika terus dipakai. Apalagi, infrastruktur untuk pindah ke energi terbarukan lain belum siap menggantikan BBM.
"Kedua kebijakan ini akan membuat kita berhemat, karena BBM merupakan sumber energi tak terbarukan, dan akan habis dalam jangka waktu tertentu," tutur Husni.
Alasan ketiga, PD yakin dana subsidi BBM harus diganti untuk pembangunan nasional. Keempat, PD percaya jika harga BBM naik dan volume dikurangi, maka bisa mengurangi penyelundupan BBM yang marak terjadi saat ini.
"Kelima, untuk memudahkan pemerintahan selanjutnya. Karena, dengan pengurangan subsidi BBM saat ini, anggaran untuk pemerintahan selanjutnya tidak akan terlalu timpang," bebernya. (*)

Gerindra Siapkan Advokat untuk Dampingi Demonstran


Gerindra Siapkan Advokat untuk Dampingi Demonstran

Ribuan anggota Hizbut Tahrir Indonesia Bangka Belitung melakukan aksi long march, Minggu (25/3/2012), sebagai bentuk penolakkan terhadap kenaikan harga BBM yang rencananya diberlakukan pemerintah pada 1 April mendatang. 
 
JAKARTA - Unjuk rasa nasional menentang kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM pada awal April 2012, akan berlangsung pada 27 Maret 2012.
Menyikapi hal itu, Partai Gerindra berencana menerjunkan ratusan kader yang berprofesi sebagai advokat dan paralegal, untuk mendukung gerakan unjuk rasa tersebut.
Hal itu untuk mengantisipasi penangkapan atau kriminalisasi terhadap peserta aksi demo penolakan kenaikan harga BBM, yang digelar di seluruh daerah.
"Para advokat dan paralegal itu akan standby di lapangan, di berbagai kota di seluruh Indonesia, dan langsung mendampingi peserta aksi," kata Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman, dalam keterangan pers yang diterima Tribunnews.com, Minggu (25/3/2012).
Habib menjelaskan, langkah advokasi untuk para demonstran mencerminkan komitmen terhadap penegakan demokrasi, juga sebagai wujud konkrit penolakan Partai Gerindra terhadap kebijakan pemerintah tersebut.
Namun, Gerindra mengimbau agar peserta aksi dapat menjaga aksinya secara tertib, rapi, disiplin, serta tidak mudah diprovokasi untuk melakukan kerusuhan.
"Kami menyerukan kepada peserta aksi untuk tidak ragu dan takut memperjuangakn aspirasi rakyat menolak kenaikan harga BBM," sergah Habib. (*)

Demokrat: Indonesia Lebay Menanggapi Kenaikan Harga BBM


Demokrat: Indonesia Lebay Menanggapi Kenaikan Harga BBM
 

JAKARTA - Ketua Biro Perimbangan Keuangan Daerah DPP Partai Demokrat (PD) Husni Thamrin menilai, Indonesia terlalu berlebihan menanggapi isu kenaikan harga BBM.
Husni membandingkan dengan negara ASEAN lain yang tidak panik meski harga BBM naik.
"Malaysia naik harga BBM-nya, dari 5.700 Ringgit Malaysia ke 7.000-7.500 Ringgit Malaysia, sudah naik dari dua minggu lalu. Kenaikan harga BBM tidak digunakan untuk isu politik, oposisi di Malaysia tidak selebay di Indonesia," ujar Husni, di Warung Daung Cikini, Minggu (25/3/2012).
Husni menilai, kenaikan harga BBM perlu dilakukan, mengingat harga minyak dunia yang terus naik setiap bulan.
"Dengan logika pasar, defisit anggaran mau ditutup dari mana, kalau diberikan subsidi akan semakin tinggi. Dinaikkan itu wajar,"papar Husni.
Selain Malaysia, Husni juga membandingkan Indonesia dengan Filipina, di mana harga BBM mereka telah naik sampai angka Rp 12 ribu lebih jika dirupiahkan. Angka itu menurut Husni, tidak mendapat subsidi sepeser pun.
"Harga BBM di Filipina kalau dirupiahkan, sudah sampai Rp 12.142 tanpa pakai subsidi. Filipina berani lepas ke pasar, masa Indonesia enggak berani, yang katanya masuk negara G20," beber Husni. (*)

Anas: Menaikkan Harga BBM Kebijakan Tidak Populer


Anas: Menaikkan Harga BBM Kebijakan Tidak Populer

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum 
 
BANDAR LAMPUNG - Partai Demokrat (PD) mengakui rencana pemerintah menaikkan harga BBM tidak populer, dan mengundang reaksi negatif masyarakat.
Ketua Umum PD Anas Urbaningrum mengatakan, kebijakan tersebut perlu diambil pemerintah untuk menyelamatkan perekonomian nasional.
"Kami tahu kebijakan menyesuaikan harga BBM tidak populer, kami tahu. Tapi kebijakan itu perlu diambil pemerintah untuk menyelamatkan ekonomi nasional. Dengan penjelasan, saya rasa rakyat akan mengerti," ujar Anas kepada wartawan seusai menghadiri silaturahmi daerah (silatda) Fraksi Demokrat se-Lampung di Hotel Amalia, Bandar Lampung, Minggu (25/3/2012).
Silatda diikuti 93 anggota Fraksi Demokrat se-Lampung, serta unsur pimpinan DPC di 14 kabupaten/kota. Silatda digelar untuk lebih memantapkan kinerja anggotanya sebagai wakil rakyat di DPRD. (*)

Unjuk Rasa Didukung Wakil Wali Kota Solo



Sri Demo BBM di Solo 
 
 
SOLO, Unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) didukung oleh Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Senin (26/3/2012).
Ia tampak menyaksikan unjuk rasa di depan pintu gerbang kompleks Balaikota Solo yang berjarak hanya 150 meter dari lokasi unjuk rasa di depan gedung Kantor Bank Indonesia.
"Ini bukan cari popularitas tetapi kami prihatin karena kenaikan harga BBM sudah pasti menyengsarakan masyarakat. Dulu saat penetapan APBN 2012, dipastikan harga BBM tidak akan naik. Sekarang setelah kami menetapkan upah kenaikan minimum bagi pekerja dan standar kebutuhan hidup layak, malah harga BBM dinaikkan. Harga kebutuha lain pasti akan ikut naik," kata Rudy, panggilan Hadi Rudyatmo.
Rudy lantas bergabung dengan massa unjuk rasa yang semakin bertambah banyak karena kedatangan massa unjuk rasa dari tempat lain. Rencananya, besok Rudy akan kembali turun ke jalan berunjuk rasa bersama ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Rudy adalah ketua DPC PDI-P Kota Solo.
"Wakil wali kota seperti halnya wali kota, gubernur, dan presiden dipilih langsung oleh rakyat. Jadi harus memperhatikan aspirasi rakyat," kata Rudy.

Mantan Aktivis 98: Jangan Samakan Demonstran dengan Perusuh


Mantan Aktivis 98: Jangan Samakan Demonstran dengan Perusuh

Usman Hamid 

JAKARTA - Sebagian eks aktivis Gerakan Mahasiswa 1998 menilai, pelibatan unsur TNI dalam penanganan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM, hanya lah politisasi pemerintah.
"Patut dicurigai sebagai bentuk politisasi instrumen koersif negara, untuk kepentingan status quo kekuasaan," ujar Usman Hamid, di Menteng, Jakarta, Minggu (25/3/2012).
Sikap pemerintah tersebut, lanjutnya, amat disayangkan, karena yang dihadapi negara adalah rakyatnya sendiri, dan bukan musuh yang harus dihancurkan.
"TNI adalah instrumen negara yang dipersiapkan untuk menghancurkan dan membunuh," lanjut Usman.
Menurut Usman, aksi unjuk rasa adalah hak setiap warga negara yang dijamin dalam konstitusi.
"Demonstran jangan disamakan dengan perusuh," timpal Masinton Pasaribu, mantan aktivis 98 lainnya.
Mereka menuding, kebijakan pemerintah kali ini sebagai aksi untuk melegalkan TNI sebagai bagian dari uji eksperimen Rancangan Undang-undang Keamanan Nasional (RUU KAMNAS).
Kelompok yang tergabung dalam Komunitas Kedai Kopi Bhinneka juga menolak kenaikan harga BBM. Menurut mereka, langkah tersebut bisa menimbulkan kemiskinan massal. Secara umum eks aktivis 1998 menyampaikan empat sikap.
1. Mendesak Presiden SBY menghentikan politisasi TNI-Polri dengan dalih apapun, termasuk alasan sebagai antisipasi penanganan gerakan protes anti kenaikan harga BBM
2. Menolak RUU Keamanan Nasional (RUU KAMNAS), karena merupakan bentuk ancaman arus balik bagi demokratisasi di Indonesia.
3. Mendesak Presiden SBY membatalkan rencana menaikkan harga BBM, karena akan berdampak pada pemiskinan massal.
4. Mendesak presiden berhenti bersolek dan berhenti mengeluh. Tunjukkan bahwa negara melindungi rakyat. (*)

Anggota DPR: Harga BBM Naik Karena APBN Jebol Tak Realistis


Anggota DPR: Harga BBM Naik Karena APBN Jebol Tak Realistis


JAKARTA - Alasan pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi demi menyelamatkan APBN yang terancam jebol ternyata tidak realistis. Pasalnya, defisit subsidi dapat ditutup dari sisa anggaran APBN yang tidak terserap (Sisa Anggaran Lebih/SAL).
"Jika dalam RAPBNP 2012 lifting minyak 930 KB/hari, ICP 105 Dollar AS/barel, subsidi listrik maksimal 90 trilliun Rupiah, SAL 30 triliun Rupiah digunakan semua, dan harga BBM bersubsidi tetap  4500 Rupiah /liter, semua belanja tetap seperti APBN 2012 maka APBNP 2012 tidak akan jebol ," kata Anggota Komisi XI DPR, Sadar Subagyo kepada wartawan di Jakarta, Minggu (25/3/2012).
Sadar bahkan mempertanyakan apa dasar penetapan harga 105 Dollar AS
pada APBN 2012. Padahal dalam APBN 2011 saja, asumsi harga ICP 95
Dollar AS/barel, sementara realisasi harga ICP mencapai 112 Dollar
AS/barel.  Dimana rencana lifting minyak 950 ribu per barel per hari, sedangkan realisasi hanya mencapai 900 ribu barel per hari.
"Terjadi selisih harga ICP sebesar 17 Dollar AS per barel  dan selisih realisasi sebesar 50.000 barel/ per hari, artinya terjadi beban subsidi bertambah sekitar 70 trilliun Rupiah. Namun APBN 2011 tetap sehat," jelasnya.
Menurut Sadar APBN 2012 ini baru berjalan 2 bulan dan pemerintah mengajukan rencana APBN-P. Karena asumsi awal
harga ICP 90 Dollar AS per barel dan diperkirakan realisasi harga ICP
mencapai 105 Dollar AS per barel. Asumsi awal lifting 950 ribu
barel per hari dan diperkirakan hanya mencapai 930 ribu barel per hari. Sudah tentu akan terjadi penambahan beban subsidi.
"Pengalaman APBN 2012, BBM bersubdisi tak perlu naik," jelas dia.
Karena itu, dia meminta pemerintah menghitung dengan
skenario ICP 105 Dollar AS per barel, lifting 930 ribu, subsidi listrik maksimal 90 trilliun Rupiah, harga BBM bersubsidi tetap 4.500 Rupiah/liter, SAL 2011 sebesar 30 triliun Rupiah digunakan semua, dan
belanja lainnya tetap.
Lebih lanjut Sadar menambahkan agar pemerintah jujur dalam menyampaikan data-data.
"Kami minta pemerintah jujur kepada rakyat. Apa alasan sebenarnya dari kengototan pemerintah untuk menaikan harga BBM tersebut. Karena waktu dan sejarah akan mencatat serta membuktikannya," terangnya.
Dia melihat, masih banyak potensi sumber daya yang bisa digenjot untuk memperkuat APBN. Misalnya dengan mengoptimalkan penerimaan sektor perpajakan. Namun masalahnya, selama 4 tahun sektor penerimaan pajak tidak pernah tercapai 100 persen.
"Yang mengejutkan, pemerintah bukannya memperbaiki kelemahan ini. Tapi kok malah diturunkan targetnya," ujarnya dengan nada tanya.
Sementara itu di sisi lain dari PNBP, harga Migas yang naik, tapi mengapa penerimaan SDA Migas turun dari 45.79 triliun Rupiah menjadi 39.70 triliun Rupiah. Tentu ini sangat tidak masuk akal.
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik(BPS) pendapatan rata-rata penduduk Indonesia menurut BPS adalah 30 juta Rupiah per tahun. Ternyata jumlah penduduk yang berpendapatan diatas 30 Juta Rupiah per tahun hanya mencapai 12 juta orang.

Anggota DPD: Naikkan Harga BBM, Pemerintah Tidak Cerdas


Anggota DPD: Naikkan Harga BBM, Pemerintah Tidak Cerdas
NET
Anggota DPD asal Jawa Tengah, Poppy Dharsono 
 
JAKARTA - Pemerintah dinilai tidak cerdas mengeluarkan kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak(BBM). Kebijakan tersebut hanya akan semakin menambah beban bagi perekonomian nasional Indonesia serta mengancam keberlangsungan industrialisasi negeri.
"Tindakkan pemerintah tidak cerdas, kenaikan BBM akan mengancam Industrialisasi dalam negeri," ujar Anggota DPD Jawa Tengah, Poppy DHarsono dalam siaran persnya, Minggu(25/3/2012) malam.
Poppy menilai dampak kenaikan harga BBM akan selalu diikuti oleh kenaikan harga-harga produksi dan harga kebutuhan barang pokok. Kenaikan harga BBM juga secara langsung akan menghancurkan daya beli rakyat.
"Kenaikan harga BBM akan menghancurkan daya beli rakyat, dengan itu tak mungkin rakyat dapat membeli produk dari industri nasional. Akibatnya, industrialisasi sebagai syarat pembukaan lapangan kerja dan membangun ekonomi nasional yang kuat tidak mungkin dapat terwujud" kata Poppy.
Mantan Wakil Ketua Umum KADIN ini menjelaskan banyak solusi lain yang seharusnya dapat dilakukan pemerintah, seperti misalnya renegoisasi kontrak dengan perusahaan pertambangan, moratorium utang luar negeri, dan lain-lain.
"Jika serius, sebenarnya banyak solusi lain yang dapat di ambil oleh pemerintah untuk memaksimalkan pendapatan negara serta melakukan penghematan atas APBN diluar pencabutan subsidi. Di antaranya adalah renegoisasi kontrak dengan perusahaan tambang milik asing, lalu moratorium atau penghentian sementara pembayaran utang luar negeri yang selama ini membebani APBN kita yang nilainya mencapai ratusan triliun, pemberantasan korupsi serta efisiensi belanja pemerintah," pungkasnya.

Gerakan Tanda Tangan Tolak Kenaikan BBM



Sri Gerakan Tanda Tangan di Solo Tolak Kenaikan BBM
SOLO, Kain sepanjang 200 meter dibentangkan di Jalan Sudirman di dekat lokasi unjuk rasa di depan gedung Kantor Bank Indonesia, Solo, Senin (26/3/2012).
Jika subsidi BBM dicabut, harga premium akan mendekati harga pasar maka yang akan diuntungkan adalah perusahaan-perusahaan minyak asing yang telah lama bercokol di Indonesia.
-- Sugiyanto
Kain itu dipenuhi coretan tanda tangan pejalan kaki atau masyarakat yang memiliki aspirasi sama dengan para pengunjuk rasa, yakni menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Menurut koordinator lapangan unjuk rasa, FX Sugiyanto, gerakan mengumpulkan tanda tangan ini sebagai tanda solidaritas terhadap nasib masyarakat kecil yang akan semakin terjepit dengan kenaikan harga BBM. Menurut dia, pemerintah seharusnya melindungi masyarakat bukan justru menyerahkan nasib rakyat pada mekanisme pasar bebas dalam segala bidang kehidupan.
"Jika subsidi BBM dicabut, harga premium akan mendekati harga pasar, maka yang akan diuntungkan adalah perusahaan-perusahaan minyak asing yang telah lama bercokol di Indonesia," kata Sugiyanto.

Politisi PDIP: PD Tidak Pantas Sebut Kata 'Lebay'


Politisi PDIP: PD Tidak Pantas Sebut Kata 'Lebay'

Anggota Komisi VII DPR, Dewi Aryani 
 


JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan, Dewi Aryani menyesalkan pernyataan dari kubu Partai Demokrat(PD) yang menyebut penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak(BBM) 'lebay'. Dewi mengatakan komentar tersebut sangat tidak pantas diucapkan dalam situasi seperti sekarang ini.
"Saya heran pemerintahan kok bahasanya pakai lebay-lebay, nampak tidak serius ya memberikan komentar di tengah masalah yang amat krusial , kritis , emergency dan menentukan arah negara akan lebih baik atau makin memburuk," kata Dewi dalam pesan singkatnya, Senin(26/3/2012).
Menurut Dewi, yang seharusnya dijelaskan kepada rakyat adalah komparasi data hitungan biaya produksi minyak dengan bahan dasar crude oil dalam negeri dan impor, reformasi birokrasi,penghematan biaya birokrasi, pemberantasan korupsi, pembenahan dan maksimalisasi penerimaan negara dari sektor pajak serta non pajak. Selain itu mereka harus memilah lagi sektor lain yang lebih pantas dinaikkan cukai atau pajaknya (misal rokok, barang mewah, mobil mewah,dll).
"Pemerintah tidak cukup upaya untuk mengatasi kesulitan rakyat,kesulitan bangsa," jelas Dewi.
Membebani rakyat dengan menaikkan harga BBM lanjut Dewi menunjukkan pemerintah kehilangan kepekaan sebagai abdi negara yang seharusnya menjaga amanah rakyat. DPR milik rakyat karenanya harus membela kepentingan rakyat.
"Alasan kenaikan harga BBM karena untuk menyelamatkan ekonomi sungguh tidak adil, salah kelola negara disikapi dengan menggampangkan masalah dan melempar masalah sehingga beban harus dipikul rakyat yang seharusnya diperjuangkan kesejahteraannya oleh pemerintah", ujar Anggota Komisi VII DPR ini.
Lebih jauh Dewi menjelaskan, rakyat tidak akan melakukan perlawanan berupa penolakan jika semua proses dalam pembuatan kebijakan dilakukan oleh pemerintah dengan benar. Semua stakeholder pengguna BBM seharusnya diberikan ruang dengan cara diperhitungkan juga manfaat dan akibatnya untuk semua sektor.
Kebijakan lain juga harusnya dipikirkan pemerintah sebagai pengiring kebijakan penaikan BBM misalnya kebijakan soal upah buruh, kebijakan insentif untuk pengusaha nasional terutama yang melakukan kegiatan usaha mendayagunakan hasil- hasil pertanian,perkebunan,perikanan dan industri kerakyatan, sehingga pengusaha punya margin usaha lebih baik untuk membayar buruh lebih baik, pemberantasan pungutan-pungutan di luar pajak resmi, dan sebagainya.
"BLT yang diklaim pemerintah merupakan kebijakan kompensasi, amat tidak tepat. Hanya 9 bulan rakyat diberi 'permen manis' setelahnya kepahitan yang dirasakan karena kenaikan harga berbagai bahan pokok tidak berlangsung hanya 9 bulan,melainkan seterusnya. PDI Perjuangan konsisten pro rakyat karenanya memikirkan nasib rakyat dan kelangsungan hidup rakyat dengan menolak kenaikan harga BBM, dan menyarankan pemerintah lebih dapat mengendalikan jumlah anggaran untuk realisasi kepedulian terhadap pembiayaan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serius menangani masalah petani, stop regulasi impor bahan-bahan pangan yang bisa dipenuhi dari hasil produksi dalam negeri, pembenahan infrastruktur untuk fasilitas umum,dan sebagainya," pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Ketua Biro Perimbangan Keuangan Daerah DPP Partai Demokrat (PD) Husni Thamrin menilai, Indonesia terlalu berlebihan menanggapi isu kenaikan harga BBM.
Husni membandingkan dengan negara ASEAN lain yang tidak panik meski harga BBM naik.
"Malaysia naik harga BBM-nya, dari 5.700 Ringgit Malaysia ke 7.000-7.500 Ringgit Malaysia, sudah naik darih dua minggu lalu. Kenaikan harga BBM tidak digunakan untuk isu politik, oposisi di Malaysia tidak selebay di Indonesia," ujar Husni, di Warung Daung Cikini, Minggu (25/3/2012).

Dua Kelompok Demo Soal BBM di Bundaran Untan


Agustinus Handoko/KOMPAS Dua Kelompok Demo Soal BBM di Bundaran Untan Pontianak 
 
PONTIANAK,  Solmadapar dan GMNI Pontianak menggelar unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak subsidi di Bundaran Degulis Universitas Tanjungpura, Pontianak, Senin (26/3/2012).
Mereka juga menyoroti lemahnya kinerja pemerintah bersama penegak hukum dalam memberantas korupsi. Setelah berunjuk rasa di Bundaran Degulis, Solmadapar melanjutkan aksi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalbar, sedangkan GMNI ke Pertamina Wilayah Kalbar.
Aparat kepolisian memberi pengamanan ketat dalam unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM itu. Jumlah aparat yang berjaga lebih banyak dibandingkan mahasiswa yang berunjuk rasa.
Koordinator Solmadapar, Anton Prayogi, mengemukakan, dampak kenaikan harga BBM subsidi akan lebih banyak dirasakan oleh masyarakat kecil.
"Kenaikan harga BBM akan mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok. Namun, sayangnya pemerintah justru menyiapkan jaring pengaman berupa bantuan langsung yang nyatanya merupakan pembodohan," kata Anton. 

Hari Ini Buruh Akan Menginap di Depan Istana dan DPR



Hari Ini Buruh Akan Menginap di Depan Istana dan DPR

Aparat kepolisian mengamankan ribuan buruh yang turun ke jalan berunjuk rasa, di Istana Negara RI, Jakarta, Rabu (21/3/2012), menolak rencana pemerintah menaikan BBM. Pemerintah berencana menaikan BBM pada 1 April 2012 ini dengan alasan akan meringankan beban APBN, dan menyalurkan alokasi subsidi BBM ke sektor lain. 
 
JAKARTA--Ribuan buruh akan mengepung Istana Negara dan gedung DPR. Buruh rencananya juga akan memblokir jalanl tol pada demo akbar ribuan buruh hari ini, Senin (26/3/2012) menolak kenaikan harga BBM.
Sekjen Komite Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Ainur Rofiq, dalam rilisnya mengatakan tidak ada jalan lain kaum buruh dan miskin kota harus menerapkan politik barji barbeh (bubar siji bubar kabeh), dengan melakukan aksi penolakan turun ke jalan dan mengepung istana Negara dan Gedung DPR dan serta menginap.
"Selain aksi turun kejalan kaum buruh juga meyerukan kepada seluruh kaum buruh dan pengusaha untuk melakukan mogok nasional hingga pemerintah sadar bahwa menaikan harga BBM adalah hal yang akan meyebabkan kiamat ekonomi bagi kehidupan buruh dan keberlangsungan usaha dari pengusaha," kata Rofiq.
Dikatakan, kenaikan harga BBM sudah tinggal menunggu ketok palu dari DPR dan dalam hitungan hari saja maka pemerintah akan segera menaikan harga BBM dan akan segera diikuti barang dan jasa , hal tersebut berarti kaum buruh akan menghadapi kehidupan yang cukup sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya .
"Nampaknya pemerintah SBY dan DPR tidak akan mendengar penolakan penolak yang dilakukan oleh elemen masyarakat yang sudah merata disemua daerah , SBY melalui kurcaci kurcaci politiknya serta ekonomnya mencoba melakukan pembenaran mengenai kenaikan harga BBM yang harus dinaikan karena harga minyak dunia naik," ujarnya.
Dikatakan bagi kaum buruh dan miskin kota yang sudah menjalani beban ekonomi yang sangat berat karena pembangunan ekonomi yang ngaco dari pemerintah SBY dengan naiknya harga BBM maka akan semakin melarat ,serta banyaknya kebohongan akan jumlah angka kemiskinan di Indonesia.
Ditegaskan, tudingan tudingan anarkis dan menganggu kepentingan umum serta akan mengulingkan pemerintahan oleh SBY dan kroni kroni dalam melakukan aksi penolakan BBM adalah hanya senjata bagi SBY untuk melakukan pembenaran untuk menaikan harga BBM. Padahal, justru pemerintah SBY yang anarkis dan menganggu kepentingan umum jika menaikan harga BBM.
"Sebab dengan naiknya harga BBM kemiskinan akan bertambah artinya itulah yang disebut tindakan anarkis ,menaikan harga BBM bersubsidi itulah yang menganggu kepentingan umum yaitu kepentingan rakyat untuk hidup sejahtera terganggu," kata Rofiq.

Rumah Rieke Diah Pitaloka Dilempari Bangkai Anjing


Rumah Rieke Diah Pitaloka Dilempari Bangkai Anjing
Rieke Diah Pitaloka
JAKARTA--Kediaman politikus perempuan Rieke Diah Pitaloka, Minggu (25/3/2012) kemarin diteror. Teror dilakukan oleh orang tak dikenal, dengan melemparkan bangkai anjing di kediaman Rieke di Jalan Ahmad Dahlan, Beji, Depok, Jawa Barat.
Bangkai anjing, dilemparkan ke kediaman Rieke sekitar pukul 21.00 WIB oleh pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor merek Mio. Bangkai anjing dilemparkan persis di depan halaman rumah Rieke Diah Pitaloka.
"Menurut pengakuan satpam penjaga rumah saya, bangkai anjing itu dibawa oleh seseorang naik motor Mio. Kalau melihat bangkai anjingnya, sepertinya baru saja dibunuh, kemudian disayat- sayat, dilemparkan ke rumah saya. Kasihan sekali anjingnya ya, dipakai untuk meneror saya," kata Rieke saat dikonfirmasi Tribun, Senin (26/3/2012).
Rieke mengaku tak tahu persis apa motif dari aksi ini. Yang jelas, apapun yang terjadi, ia tak akan surut untuk menyuarakan sikap politiknya, menentang segala kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan hati nurani rakyat.
"Teror itu tidak spesial bagi saya, biasa saja. Saya akan tetap menyuarakan menolak kenaikan harga BBM. Rakyat harus dibantu," tegas Rieke.
Dijelaskan, saat kejadian, Rieke sudah ada dirumah setelah berkunjung ke Cikarang, menemui para baruh. Saat teror terjadi, Rieke baru saja hendak istirahat. "Teror itu bukan sesuatu yang spesial bagi saya," tandas aktivis perempuan ini lagi.

Rieke Diah Pitaloka: Doaku Khusus Untukmu Anjing Hitam


Rieke Diah Pitaloka: Doaku Khusus Untukmu Anjing Hitam
Rieke Diah Pitaloka
DEPOK-- Politisi perempuan PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka mengaku tak gentar, bila teror yang dialamatkan kepadanya, bagian dari sikapnya yang tegas menolak rencana kenaikan harga BBM.
"Kasihan Anjing tak berdosa dibunuh dengan keji sampai ususnya terburai. Doaku tulus untukmu Anjing hitam. Maaf, tak sempat kutahu siapa namamu," kata Rieke melalui akun twitternya, Senin (26/3/2012).
Kediaman Rieke Diah Pitaloka, di Jalan KH Ahmad Dahlan V, Kelurahan Beji, Depok, Jawa Barat, selalu ramai dilewati pengendara, tidak terkecuali pada malam hari. Minggu (25/03/2012) malam, salah seorang pengendara yang melintasi jalan tersebut, melemparkan bangkai anjing berbungkus plastik, dan jatuh tepat di halaman rumah Politisi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka. Rumah Rieke, kesehariannya, kini ditempati kakak laki-lakinya yang bernama Andri.
Herman (46), supir pribadi Rieke yang menyaksikan kejadian itu menuturkan, bahwa malam tadi, sekitar pukul 20.30 wib, seseorang yang mengendarai sepedamotor Yamaha Mio melintas, tiba-tiba berhenti sesaat di depan kediaman kakak kandung Riek itu, lalu melemparkan bungkusan plastik berwarna hitam.
Herman yang kala itu tengah bersantai di halaman kediaman Rieke, yang terletak tepat diseberang rumah yang ditempati Andri, langsung lari mengejar benda tersebut. Sedangkan sang pelempar langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, ke arah Jalan Palakali.
"Saya langsung cari barangnya, saya buka, ternyata bangkai, akhirnya kita lapor Polisi," tutur Herman.
Sang pengendara yang seorang diri itu menurut Herman tidak mengenakan helm, sayangnya Herman tidak sempat melihat wajah sang pelempar. Sang pengendara itu juga mengenakan kaus, serta celana panjang.
"Kayaknya salah alamat itu orang, padahal ibu Rieke sendiri sudah tidak tinggal disitu sejak delapan tahun lalu," katanya.
Pantauan Tribun, di kediaman Rieke masih terdapat sejumlah petugas kepolisian, yang tampat berjaga-jaga disekitar pemukiman tersebut.

Kenal di FB, Bu Guru SD Rela Serahkan Raga


Facebook 
 
TUBAN, Berkenalan di jejaring sosial Facebook, Arman Setyadi (19), berhasil memikat SK (25), seorang guru di Tuban, Jawa Timur. Keduanya sempat menginap dua malam di Parangtritis, Bantul, DIY, saat merayakan pergantian tahun lalu. Tentu saja, keduanya berbuat layaknya suami istri.
Kini, Arman yang mengaku dan berpenampilan layaknya anggota TNI itu ditahan atas laporan orangtua SK. Pria warga Gadungan Kepoh, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, termasuk mengaku sebagai anggota TNI.
SK mengenal Arman lewat jejaring sosial Facebook. Di akunnya, Arman mengaku anggota TNI dengan tugas dinas di Yogyakarta. Agar meyakinkan, foto profilnya juga berseragam lengkap layaknya TNI Angkatan Darat didukung riwayat pendidikan di dunia militer.
Setelah sebulan berkenalan keduanya makin akrab. Bahkan SK nekat ke Yogyakarta pada malam pergantian Tahun Baru 2012 untuk menemui Arman. Keduanya berjanji bertemu di Pantai Parangtritis. Keduanya pun menjalin asmara dan menginap dua malam di hotel.
Saat SK kembali ke Tuban, Arman mengantarkannya sampai rumah dengan berseragam lengkap seperti TNI AD yang sedang berdinas. Penyamaran Arman terbongkar saat orangtua SK memintanya melapor ke Komando Rayon Militer (Koramil) Plumpang.
Dari situlah orangtua SK mulai curiga, karena Arman terkesan enggan dan berusaha ngeles. Akhirnya, orangtua SK memanggil salah seorang anggota TNI yang berdinas di Koramil Plumpang untuk datang ke rumahnya.
Dari situlah terungkap bahwa Arman hanyalah TNI gadungan. Pemuda yang baru lulus dari SMK Pelayaran itu pun diserahkan ke polisi pada Kamis malam kemarin, dan diperiksa intensif hingga saat ini.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tuban Ajun Komisaris Budi Santoso, Jumat (6/1/2012) sore, menjelaskan, seragam dinas TNI AD lengkap dengan sepatu dan baret dibeli Arman dari toko di Yogyakarta. Arman masih terobsesi jadi anggota TNI setelah tidak lulus tes masuk TNI pada 2011 lalu.
Dia menyamar TNI berpangkat sersan satu untuk mencari mangsa melalui jejaring sosial. "Dalam identitas di Facebook, Arman memasang foto profil bernama Leo Narman De Cappiero dengan seragam TNI lengkap dan pangkat serta riwayat pendidikan militer fiktif," kata Budi.
 

Pamekasan Dihebohkan Video Mesum Siswi SMK


Taufiqurrahman Adegan video mesum yang dilakukan salah satu siswi SMK Negeri di Pamekasan. 
 
PAMEKASAN, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, digemparkan dengan beredarnya video mesum yang diduga dilakukan siswi SMK. Video yang dibuat dengan kamera ponsel itu memperlihatkan pelaku masih mengenakan seragam sekolah.
Dalam adegan tersebut, pelaku perempuan masih lengkap dengan seragam sekolah Pramuka. Diduga, siswi dalam adegan mesum itu adalah siswi SMKN 3 Pamekasan, dengan inisial AP.
Saat dikonfirmasi Kepala Sekolah SMKN 3 Pamekasan, Tarmudji, Jumat (24/2/2012), ia mengatakan, siswi tersebut sudah dipecat dari sekolahnya pada tanggal 10 Februari kemarin. Namun pihaknya membantah bahwa pemecatan tersebut berkaitan dengan pembuatan video mesum tersebut.
"Tidak ada kaitannya video mesum tersebut dengan pemecatan AP. Sebab alasan sekolah mengeluarkan AP karena yang bersangkutan selama dua bulan tidak pernah masuk sekolah dan tidak pernah mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya," terang Tarmudji.
Tarmudji memprediksi, video mesum itu dibuat saat dia sudah dikeluarkan dari sekolah. Surat pemberhentian memang tidak dikirim kepada orangtua AP, namun diberikan kepada yang bersangkutan sebab wali muridnya sedang sakit jantung.
Dijelaskan Tarmudji, perilaku siswanya itu bukanlah tanggung jawab sekolah sebab itu berada di luar lingkungan sekolah meskipun yang bersangkutan dalam adegan video tersebut sedang mengenakan seragam sekolah.
"Kalau di luar sekolah adalah tanggungjawab orang tua. Sekolah hanya pada saat anak-anak sedang dalam lingkungan sekolah. Kepala sekolah mana yang bisa mengawasi muridnya sampai di luar sekolah?" katanya mengelak.
Kini, video tersebut terus beredar di kalangan masyarakat dengan menggunakan media hand phone. Nama pelaku dalam video tersebut, terus menjadi perbincangan di antara teman-teman sekolahnya. Namun, tidak satupun siswi dan siswa di SMKN 3 Pamekasan mau untuk berkomentar kepada media.

PDI-P Kabupaten Madiun Siap Turunkan 1.500 Banteng


Kalangan wong cilik seperti petani, buruh tani dan pedagang yang tergabung dalam kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Madiun, berencana turun ke jalan, Selasa (27/3/2012).
Para "banteng" ini akan berunjukrasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak. Sekjend PDI-P Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten Madiun Subari mengatakan kebijakan menaikkan harga BBM menyengsarakan rakyat.
Alasannya, kenaikan itu akan berimbas pada naiknya harga bahan pokok dan juga harga-harga yang lain. "Masih banyak kebijakan cerdas yang bisa diambil pemerintah untuk menekan defisit anggaran. Tidak harus menaikkan harga BBM. Misalnya dengan naikkan pajak barang mewah," ujarnya.
 

Geng Perempuan Cantik Ini Perkosa Pria Demi Sperma


Geng Perempuan Cantik Ini Perkosa Pria Demi Sperma
IST
Sophie Nhokwara (26), Netsai Nhokwara (24), dan Rosemary Chakwizira (28).
Sekelompok geng cantik di Zimbabwe memperkosa para pria hanya untuk mengambil sperma yang digunakan sebagai pembawa keberuntungan yang disebut 'Juju" demi sebuah ritual ilmu hitam. Demikian diberitakan ANI, pekan lalu.
Seorang perempuan lokal bernama Susan Dhliwayo mengatakan dirinya menawari tumpangan kepada sekelompok pria. Namun mereka menolak untuk masuk ke dalam kendaraan itu karena takut diperkosa.
"Sekarang pria takut kepada perempuan. Mereka bilang, kami tak bisa keluar denganmu karena kami tak percaya," demikian kata perempuan berusia 19 tahun ini. Menurut laporan, para korban dibius atau ditodong. Bahkan, seorang pria mengaku diperkosa di bawah ancaman ular berbisa.
Para korban pria ini diberi obat kuat dan dipaksa berhubungan seks terus menerus bahkan tanpa pengaman sebelum akhirnya dibuang di pinggir jalan. November lalu, dua perempuan bersaudara dan seorang dari pacar mereka didakwa di depan sidang di Harare karena menyerang pria dan kemudian mengambil sperma mereka.
Sophie Nhokwara (26), Netsai Nhokwara (24), dan Rosemary Chakwizira (28) ditangkap karena terlibat dalam insiden kecelakaan dan polisi menemukan 31 buah kondom bekas di dalam. Mereka menghadapi 17 tuntutan karena melakukan serangan tak senonoh bukan kasus pemerkosaaan karena tindakan pemerkosaan terhadap pria bukan kejahatan di negara itu.

Bidik Demokrat, Sinyal Cornelis Pilih Christiandy

Pontianak – Drs Cornelis MH sepertinya berkeinginan besar agar partai yang dipimpinnya bisa berkoalisi dengan Partai Demokrat (PD). Sehingga pasangan incumbent itu tetap satu paket dengan Drs Christiandy Sanjaya SE MM.
“Saya melihat adanya keinginan yang kuat dari elite PDIP dan Cornelis pribadi untuk tetap mempertahankan Christiandy sebagai wagubnya dalam pemilukada nanti. Dengan mendaftarnya Cornelis ke PD, secara politik dia ingin menunjukkan adanya keinginan agar PD mau berkoalisi dengan PDIP,” kata Jumadi SSos MSi, pengamat politik dari Universitas Tanjungpura ditemui Equator, Selasa (20/3)
Dalam konteks pertarungan politik sebenarnya, kata Jumadi, langkah politik yang ditempuh oleh Cornelis bukanlah sesuatu yang terlalu mengagetkan. Karena manuver politik yang seperti itu tentunya tidak ujug-ujug muncul. Dirinya melihat setidaknya ada beberapa faktor yang membuat Cornelis juga ikut mendaftar ke PD.
Setidaknya, perkembangan pascamusda DPD PD Kalbar beberapa waktu yang lalu, dia menilai sebagian elite DPD PD di Kalbar dan kabupaten/kota sudah manuver dan bangunan komunikasi politik untuk mendukung Cornelis-Christiandy sebagai pasangan cagub dan wagub dalam pemilukada 2012.
Jadi, sambung Jumadi, mendaftarnya Christiandy yang notabene sebagai petinggi DPD PD Kalbar ke PDIP sebagai calon wagub, kemudian diiringi pula dengan balasan politik Cornelis sebagai Ketua PDIP untuk mendaftarkan diri ke PD sebagai calon gubernur sebenarnya sudah didahului dengan deal-deal politik antara elite PDIP dan elite PD di daerah.
Kata Jumadi, bagi PDIP dan Cornelis sendiri, mempertahankan Christiandy adalah untuk mendapatkan dukungan politik dari etnik Tionghoa yang cukup solid mendukung tokohnya. Bagaimanapun jumlah suara etnik Tionghoa juga cukup signifikan untuk melengkapi kemenangan suara.
Dia menilai Cornelis sangat berkepentingan dengan PD, bukan dalam konteks massa politik ataupun untuk mendapatkan kendaraan politik. “Yang menjadi concern dan target kepentingan Cornelis agar PD tidak mengusung calon gubernur sendiri. Kalau perahu PD didapatkan oleh Armyn Alianyang, Milton Crosby, atau Tambul Husin, maka dampak politik pertama yang akan muncul adalah akan sulit bagi Cornelis untuk bisa berpasangan dengan Christiandy. Terkecuali misalnya Christiandy tidak loyal dengan keputusan DPP PD,” kata dia.
Namun demikian, sesuai mekanisme yang ada di PD, selain aspirasi dari pengurus daerah maka tentunya dalam konteks pilgub, DPP dan SBY-lah yang sangat menentukan siapakah yang akan diusung oleh PD dalam pilgub nanti.
Jika melihat kecenderungan dinamika politik yang ada di tingkat nasional saat ini, menurut dia, kecil kemungkinan peluang PD bisa berkoalisi dengan PDIP dalam pilgub di Kalbar nanti. Bagaimanapun posisi gubernur adalah selain kepala daerah, dia juga merupakan kepala wilayah yang merupakan wakil pemerintah pusat di daerah, dalam konteks itu tentu PD juga punya kepentingan dan agenda politik sendiri menjelang pemilu legislatif dan pilpres 2014 nanti.
“Namun tentunya, dalam politik itu semuanya bisa berubah dan serbakemungkinan, karena yang abadi itu adalah kepentingan,” tuntas Jumadi. (jul)

Takut Tak Direstui Mama

 
 

Gisel ditemui di Senayan, kemarin (25/3). Foto: Janesti Priyandini/Jawa Pos
 
JAKARTA - Pengalaman putus cinta membawa pelajaran tersendiri bagi Gisel Idol. Sekarang dia tidak mau terlalu mengumbar hubungannya dengan sang kekasih.

Beberapa waktu lalu, saat masih menjalin hubungan dengan Desta, pemilik nama lengkap Gisella Anastasia itu begitu terbuka mengenai kisah cintanya. Tapi, setelah putus, dia tidak mau lagi mengumbar kisah cintanya kepada publik.

"Aku punya pacar kok. Kebetulan dia manggung juga," katanya kemarin (25/3) saat ditemui di Hall Basket Senayan. Menurut penuturan Gisel, pacarnya sekarang adalah pekerja kantoran yang menjadi vokalis band metal. Namun, hanya sebatas itu informasi yang bisa dia ungkapkan. Dia tidak mau memberikan keterangan lebih lanjut tentang identitas sang pacar.

"Aku males aja memublikasikan hubungan. Males membahas itu ke media. Ya pokoknya penginnya hubungan ini awet. Aku nggak mau ngomong apa-apa dulu. Nanti dicap yang enggak-enggak," terangnya.

Selain masalah itu, dia takut hubungannya itu tidak direstui sang mama. "Ya sih (takut). Tapi, pada intinya, Mama sih terserah aku aja," lanjutnya. Namun dia mengatakan, untuk menjalani hubungan, restu orang tua sangatlah penting. Menurut dia, seram kalau menjalani hubungan tanpa restu orang tua.

Orang tua Gisel memang memiliki kekhawatiran tersendiri tentang pasangan anaknya. Mungkin itu karena mereka tidak mau penyanyi kelahiran Surabaya tersebut bersama dengan orang yang salah. Gisel menegaskan, orang tuanya tidak melarang dirinya berhubungan dengan pria yang profesinya sama-sama di dunia hiburan.

"Nggak melarang sih. Mereka khawatir aja ya. Yang penting aku cocok sih nggak masalah," terangnya.

Gisel sendiri sekarang terlihat lebih dikenal sebagai sinden OVJ jika dibandingkan dengan sebagai penyanyi. Sebab, hingga sekarang baru beberapa single saja yang dihasilkan. Sebab, dia tengah fokus menyelesaikan kuliah. "Selain nyinden, sibuk kuliah aja. Nyoba FTV juga. Tapi, ternyata lelah. Jadi lebih pilih-pilih aja sih," terangnya.