Ucapan

SELAMAT DATANG DI BLOG SUARA ENGGANG POST!

Jumat, 24 Oktober 2014

Siswi SD Hamil Lima Bulan Menggemparkan Lingkungan Sekolah dan Masyarakat


Siswi SD Hamil Lima Bulan Menggemparkan Lingkungan Sekolah dan Masyarakat
Ilustrasi
Siswi Hamil

SURABAYA - Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di kawasan Perak, M (14) diketahui hamil. Diduga, pria yang menghamilinya ayah kandung atau guru sekolahnya. Kehamilan M membuat heboh masyarakat sekitar dan lingkungan sekolah.
Kasus ini kini dalam advokasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur. Ketua Divisi Riset dan Data LPA Jatim M Isa Ansori mengungkapkan kondisi M sempat terguncang dan takut saat kasus ini mencuat. Apalagi dia juga sempat  terancam dikeluarkan dari sekolah.
"Sekarang  dia  hamil lima bulan. Dia tidak ditangani Dinas Pendidikan makanya melaporkan ke kami,"kata Isa, Rabu (22/10/2014).
Diakui Isa, masalah yang menimpa M cukup kompleks. Dia korban keretakan rumah tangga orang tuanya. Hal ini yang membuatnya terlambat belajar dan akhirnya tinggal kelas.
Dia pun menjadi anak tertutup dan sulit berkomunikasi meski usainya sudah 14 tahun.  "Seharusnya yang paling berperan dan dekat dengan siswi ini gurunya di sekolah," katanya.
Tetapi, lanjut Isa sekolah belum bisa berperan menyikapi hal ini. Bahkan Dinas Pendidikan juga kurang tanggap. Terbukti, siswi ini sempat tidak masuk  sekolah beberapa bulan.
Pihaknya pun sudah berkomunikasi dengan Bapemas KB, Surabaya. Hasilnya, sekolah sudah mulai bersikap bijak dengan tetap mau menerimanya.
Saat ini M masih ditempatkan di sebuah shelter dan sudah ada psikolog yang mendampingi. "Dinas pendidikan harus  menjamin anak bisa ikut ujian sekolah tahun mendatang,"tandasnya.
Danial Lukas Rorong, relawan pendamping M memastikan  kondisi M kini sudah membaik dan dibawah penanganan pihak yang berkompeten. Kasusnya juga dibawa ke kepolisian untuk diproses hukum.
"Ada dugaan kalau sebenarnya bapaknya yang memaksa M untuk mengakui bahwa yang menghamili dirinya adalah guru agamanya. Tapi ini masih dalam penanganan,"katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Surabaya Eko Prasetyaningsih mengaku belum menerima laporan terkait hal ini.
Dia hanya memastikan terkait kasus kekerasan seksual dan permasalahan anak, dindik surabaya  sudah memiliki sejumlah program pencegahan (prefentif).
Untuk jenjang SMP, dan SMA  ada konselor sebaya yang mengupayakan anak-anak bisa mengonsultasikan masalah dengan kawannya sendiri yang seumuran agar tidak canggung.  Sedangkan untuk jenjang SD, karena dianggap belum cukup umur, maka konselornya guru kelas.

Shela Ditinggal Pacar Saat Hamil Empat Bulan

Shela Ditinggal Pacar Saat Hamil Empat Bulan
Ilustrasi
Ilustrasi Hamil

PALEMBANG -Seorang gadis belia She (Shela 17) ditinggalkan begitu saja oleh sang pacar, Rio Ferlanda (24) warga Jalan Talang Keranggo Kelurahan Makrayu Kecamatan IB I, Palembang, dengan kondisi hamil.  She melaporkan pacarnya ke PolrestaPalembang karena enggan bertanggung jawab atas perbuatannya yang telah menghamilinya hingga saat ini usia kandungannya  4 Bulan.
Dengan tubuh sedikit lemas, She mendatangi Sentara Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang ditemani Ibunya An (Anita) (41) tahun warga Gang Danau No 36 RT 12 RW 04 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Kepada Petugas She menuturkan kejadian yang dialaminya bermula pada hari Minggu Tanggal (11/5/2014), lalu sekitar pukul 20.00, Rio menjemput korban SL dan mengajak ke rumahnya.
"Saya dijemput dan diajak kerumahnya, begitu sampai di rumah, saya diajak berhubungan badan layaknya suami istri. Dia merayu dan bilang kalau sampai ada apa-apa (Hamil) dirinya akan bertanggung jawab dengan menikahi.
Sejak saat itu beberapa kali melakukan hubungan badan tersebut sampai terakhir pada (11/7) lalu saya hamil,"katanya kepada petugas SPKT Polresta Palembang.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi terkait laporan korban mengatakan, laporan korban sudah diterima pihak, guna penyelidikan lebih lanjut,"
Laporan sudah kita terima, dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palembang, " Ungkap Suryadi.

Video Mesum Siswi SMP di Hutan Gegerkan Gunungkidul


BREAKING NEWS: Video Mesum Siswi SMP di Hutan Gegerkan Gunungkidul
Net
Ilustrasi

GUNUNGKIDUL - Dunia pendidikan di Gunungkidul kembali tercoreng. Bumi Handayani ini dihebohkan dengan munculnya video tidak senonoh yang dilakukan oleh siswi SMP.
Video yang berisi adengan ciuman "panas" seorang siswi SMP dengan seorang laki-laki tersebut tersebar luas melalui Youtube.
Video berdurasi lima menit 32 detik tersebut pertama kali diunggah oleh akun yang bernama Arif Alfarishy pada Rabu (22/10/2014) sore.
Dalam video tidak senonoh tersebut, terlihat jelas seorang perempuan yang mengenakan seragam SMP negeri di wilayah Karangmojo melakukan adegan ciuman dengan seorang laki-laki.
Adegan tersebut diduga direkam menggunakan kamera handphone di sebuah hutan.

Siswa Kelas 3 SD Dituduh Cabuli 2 Adik Kelasnya di WC Sekolah


Siswa Kelas 3 SD Dituduh Cabuli 2 Adik Kelasnya di WC Sekolah
NET
Ilustrasi

MAKASSAR - Seorang siswa kelas 3 sekolah dasar di Makassar, RH dilaporkan ke polisi lantaran diduga telah mencabuli dua adik kelasnya di dalam toilet sekolah. Korban yang masih berusia 7 tahun dilaporkan kini tengah mengalami pendarahan di bagian alat vitalnya.
Dari pengakuan Arman, orangtua korban NA, putri tunggalnya dicabuli kakak kelasnya di dalam WC saat jam istirahat. Rabu (8/10/2014), korban bersama teman kelasnya ND (perempuan) masuk ke WC untuk buang air kecil. Ruang toilet itu terpisah dari gedung utama. Jaraknya sekitar 50 meter.
Dari pengakuan NA, yang dibenarkan NI, ternyata RH sudah berada di dalam kamar mandi. Saat keduanya masuk, itu, pelaku langsung mengunci pintu kamar mandi.
"Saat itulah, anak saya digauli oleh pelaku. Teman perempuan anak saya ND juga dicabuli," kata Arman di kantor Polsek Tamalanrea.
Arman mengatakan, saat itu anaknya sempat berteriak di dalam kamar mandi. Tetapi tak ada satu pun guru atau pihak sekolah yang mendengar teriakan korban.
"Guru-guru lagi sibuk acara pesta kapurung di halaman sekolah," jelas Arman.
Usai kejadian, awalnya NA mengaku darah keluar dari alat kelaminnya karena sakit dan selalu digaruk.
"Kami mulai curiga karena dua hari terus mengeluarkan darah. NA mengaku telah digauli temannya," sebutnya.
Dari pengakuan putrinya tersebut, kedua orang tua korban pun langsung membawa ke rumah sakit Bhayangkara. Alhasil dari pemeriksaan dokter, memang menemukan pendarahan di bagian alat vitalnya.
"Kita tunggu dulu hasil visum dokter dari RS Bhayangkara ya," kata Kapolsekta Tamalanrea, Kompol Ahmad Yulias kepada wartawan, Senin (13/10/2014).

Bapak Ini Cabuli Dua Anak Kandungnya yang Masih Kecil

Bapak Ini Cabuli Dua Anak Kandungnya yang Masih Kecil
Kompas.com/ Ericssen
Ilustrasi pencabulan. 

SIAK - Bejat. Inilah kata yang layak disematkan pada perbuatan Sabar Oloan Lafau alias Sobarudin (29). Warga Desa Merempan Hulu, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak ini tega mencabuli dua anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur, yakni MI (10) dan RA (7). Ironis, kekerasan seksual ini sudah dilakukan Sobarudin berulang kali.
Kepolisian Polsek Siak yang mendapatkan laporan pada Kamis (24/4/2014) malam, dari Ranisa laisa (30), istri pelaku. Polisi langsung membekuk pelaku di kediamanannya.
"Tersangka akhirnya mengakui telah menyetubuhi kedua korban, anak kandungnya sebanyak tiga kali," ujar Rozali, Senin (13/10/2014).
Aksi bejat yang dilakukan tersangka, berawal dari kecurigaan guru MI (10), salah satu korban pencabulan. Saat itu, gurunya tersebut melihat keanehan pada anak muridnya dan menanyakan langsung kepada anak muridnya tersebut. Ternyata murid tersebut mengaku, ia telah dicabuli oleh ayahnya sendiri.
Sang guru tersebut kemudian memberitahukan pengakuan anak tersebut kepada Ranisa, ibu korban. Namun saat mendengar laporan itu, ibu korban tidak lantas  percaya dengan laporan yang dari guru tersebut.
Namun belakangan Ranisa mulai menaruh curiga dengan suami tersangka. Soalnya sang anak selalu menyebut ayahnya jahat setiap kali bertemu bapaknya tersebut.
"Ranisa, ibu korban selalu mendengar anaknya mengatakan Bapak Jahat, Bapak Jahat. Dari sana timbul kecurigaan korban, dan kemudian melaporkan kajadian itu kepada Polsek Siak," ujar Kapolsek Siak.
Sementara itu, dari hasil introgasi yang dilakukan tersangka, aksi bejat yang dilakukan tersebut, terjadi pada bulan Maret 2014 lalu. Kala itu tersangka dan lima anaknya tengah berada dirumah, tanpa ada istrinya dirumah.
"Tersangka mengaku, awalnya ia hanya bermain degan anak-anaknya, namun muncul hasrtat dari tersangka, dan kemudian mencabuli dua anaknya tersebut, dan aksi berjatnya dilakukan selama tiga kali," bebernya.

Usai Nonton Video Porno, Pria Ini Cabuli Bocah Kelas 3 SD


Usai Nonton Video Porno, Pria Ini Cabuli Bocah Kelas 3 SD
Kompas.com/ Ericssen
Ilustrasi pencabulan. 

DUMAI - Kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Dumai. Pelakunya adalah AY (34) tega memperkosa Mawar (10) yang masih duduk di kelas 3 SD. Kini AY sudah meringkuk di sel untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya itu.
Perbuatan bejat itu dilakukannya awalnya pada 10 September silam. Ketika itu AY asyik menonton film porno di ponsel miliknya. Lalu Mawar hendak meminjam ponsel AY. Melihat kondisi sepi, AY pun tergiur untuk menyetubuhi Mawar.
Sesuai laporan bibi Mawar, polisi langsung memburu pelaku dan melakukan penahanan terhadap AY. Bibi Mawar melaporkan hal itu setelah dirinya menangkap basah perbuatan AY. Tapi AY malah tak mengaku, bahkan mencari ayah korban yang sedang berdagang Pisang.
Ayah Mawar pun terperanjat. Kemudian memeriksa kebenaran kabar itu. Maka ia pun ke rumah sakit tempat Mawar divisum. Ternyata benar, sesuai hasil visum Mawar positif telah disetubuhi AY.
"Pelaku sempat tidak mengakui perbuatannya. Bahkan ia menyebut pada ayah korban, bahwa ia sudah difitnah oleh keluarga korban," ujar Kepala Unit PPA Polres Dumai, Bripka Dede Octaviani kepada Tribun, Jumat (10/10/2014).
Dijelaskan Dede, aksi tak senonoh AY pada Mawar memang sudah berulang kali dilakukannya. Dede menyebut AY mengaku sudah lima kali merudapaksa Mawar. Bahkan ia melakukannya di tempat yang sama, yakni balkon ruko tempat ia menumpang tinggal.

Keperawanan Melati Direnggut Teman Facebook-nya


Keperawanan Melati Direnggut Teman Facebook-nya
INTERNET
Ilustrasi

SURABAYA - Media sosial facebook menjadi sarana Wahyu Vicy (19) berbuat kejahatan. Warga asal Keputih, Surabaya tersebut tega berbuat cabul kepada seorang siswi yang dikenalnya lewat facebook.
Wahyu berkenalan dengan Melati (bukan nama sebenarnya) sejak Mei 2014 lalu. Gadis berusia 15 tahun itu akhirnya dipacari Wahyu.
Setelah resmi berpacaran, hubungan Wahyu dan Melati yang masih duduk di kelas satu sebuah SMK ini kian akrab. Kepolosan Melati ternyata dimanfaatkan untuk hasrat seksual Wahyu.
"Tersangka berbuat di luar batas, karena tega mencabuli pacarnya yang masih di bawah umur," kata AKBP Sumaryono, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (14/10/2014).
Aksi Wahyu mencabuli korban terjadi pada awal Oktober 2014. Melalui telepon, kedua janjian mereka bertemu. Jalinan asmara keduanya makin akrab. Padahal korban sendiri sudah mempunyai pacar.
Pada awal Oktober lalu, Wahyu mengajak korban main ke rumahnya di Keputih. Saat itu rumah Wahyu sedang sepi karena kakaknya keluar rumah. Wahyu tinggal bersama kakaknya, sebagai yatim piatu.
"Saat kakak korban bekerja, sehingga rumah sepi," ucap Sumaryono.
Sesampai korban di rumah Wahyu, tersangka  langsung mengajak Melati masuk ke kamar dan perbuatan cabul itu terjadi. Wahyu menjanjikan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu.
Merasa jadi korban tindakan Wahyu, korban menceritakan kepada pacar dan kakaknya. Akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke polisi.
Wahyu mengaku, perbuatan yang dilakukan ini tidak ada paksaan. Cuma, awalnya korban memang tidak mau dan takut.
"Saya rayu dan berjanji akan tanggung jawab, akhirnya baru mau," ucap Wahyu.
Dia menuturkan, waktu lima bulan mengenal korban berjalan cukup baik. Komunikasi juga intens dilakukan dan akhirnya terjadi perbuatan layaknya suami istri.
"Dia (korban) masih sekolah dan duduk di kelas satu," terang Wahyu.

Anak Tiri Minta Dikeroki, Rochani Kesempatan Memperkosa

Anak Tiri Minta Dikeroki, Rochani Kesempatan Memperkosa
NET
Ilustrasi

KENDAL - Kalau nafsu sudah di ubun-ubun, akal sehat pun jadi hilang. Ini tampaknya yang terjadi pada Rochani (62), warga Bangunrejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Ia tega memperkosa anak tirinya berinisial NU (22), saat sang istri Chairiyah (45) pergi mengaji, Rabu (22/10/2014).
NU kini mengalami trauma dan malu keluar rumah. Menurut pengakuan Rochani, dia menikahi Chairiyah, 5 tahun lalu. Sejak itu, NU hidup serumah dengan Rochani. Merasa tidak enak badan, NU pun meminta dikeroki oleh bapak tirinya itu.
“Saya keroki bagian punggung, dan dadanya saya kasih balsam,” kata Rochani, di depan petugas, Kamis (23/10/2014).
Namun saat mengeroki dan mengusap dada korban dengan balsam, tiba-tiba timbul niat jahat. “Di rumah hanya ada saya dengan anak tiri saya. Saya khilaf. Saya tidak tahu, kenapa tiba-tiba ingin memperkosanya,” kata Rochani.
Rochani mengaku saat diperkosa NU sempat melawan. Tapi, NU menyerah ketika mulutnya dibekap dan diancam akan dibunuh. NU pun menjadi takut dan pasrah begitu saja. “Saya hanya melakukan sekali,” tambah Rochani.
Sementara itu, Kepala Polres Kendal AKBP. Haryo Sugihhartono, menjelaskan, Rochani ditangkap di rumah menyusul laporan dari Chairiyah. Saat ditangkap, Rochani tidak melakukan perlawanan dan langsung mengakui perbuatannya.
Rochani dikenai Pasal 46 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman 12 tahun penjara.

"Kami Saling Sayang, Lakukan Itu Tidak Saling Paksa"

TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Dua pelaku mesum (menutup wajah) ketika dimintai keterangan oleh petugas Mapolsek Prbumulih Timur. 
 
PRABUMULIH - Sepasang muda mudi yang digerbek tengah indehoy di sebuah rumah di kawasan Prumnas Vina Sejahtra Prabumulih yakni pelajar SMA yakni NY (16) dan Rarnu Ramadhan alias Janu Bin Didi Suhardi (18), mengaku melakukan perbuatan mesum untuk kedua kalinya."Perbuatan ini (hubungan suami istri-red) kami lakukan kedua kalinya, pertama di rumah NY dan kedua yang ini," ungkap NY dan Janu ketika diintrogasi petugas kepolisian Polsek Prabumulih Timur, Kamis (23/10/2014).
Sepasang muda mudi tersebut mengatakan, melakukan perbuatan bejat diluar nikah tersebut disebabkan sudah saling mencintai dan sedang dimabuk asmara.
"Kami sama sayang, kami lakukan tidak saling paksa," rintih siswi sembari jangan memberitahu orang tua dan sekolah.
Berita sebelumnya, puluhan warga menggerbek sepasang muda mudi berbuat mesum di Perumnas Vina Sejahtera 4 Blok DD 24 A RT 05 RW 09 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Prabumulih.
Perbuatan mesum itu sendiri dilakukan Rarnu Ramadhan alias Janu Bin Didi Suhardi (18) warga Jalan Arimbi Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur.
Sementara si perempuan merupakan seorang pelajar SMA yakni NY (16) warga Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat. Dua pelaku langsung di giring ke Mapolsek Prabumulih Timur kota Prabumulih untuk dimintai keterangan.

Kamis, 23 Oktober 2014

Saat Mengerok Punggung Anak Tirinya Timbul Niat Jahat Rochani


Saat  Mengerok Punggung Anak Tirinya  Timbul Niat Jahat  Rochani
Kompas.com/slamet priyatin
Pelaku Pemerkosa anak tiri. 

KENDAL,  - Rochani (62), warga Bangunrejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah memperkosa anak tirinya berinisial NU (22), saat sang istri Chairiyah (45) pergi mengaji, Rabu siang kemarin.
NU kini mengalami trauma dan malu keluar rumah. Menurut pengakuan Rochani, dia menikahi Chairiyah, 5 tahun lalu. Sejak itu, NU hidup serumah dengan Rochani. Merasa tidak enak badan, NU pun meminta dikeroki oleh bapak tirinya itu.
“Saya keroki bagian punggung, dan dadanya saya kasih balsam,” kata Rochani, di depan petugas, Kamis (23/10/2014).
Namun saat mengeroki dan mengusap dada korban dengan balsam, tiba-tiba timbul niat jahat. “Di rumah hanya ada saya dengan anak tiri saya. Saya khilaf. Saya tidak tahu, kenapa tiba-tiba ingin memperkosanya,” kata Rochani.
Rochani mengaku saat diperkosa NU sempat melawan. Tapi, NU menyerah ketika mulutnya dibekap dan diancam akan dibunuh. NU pun menjadi takut dan pasrah begitu saja. “Saya hanya melakukan sekali,” tambah Rochani.
Sementara itu, Kepala Polres Kendal AKBP. Haryo Sugihhartono, menjelaskan, Rochani ditangkap di rumah menyusul laporan dari Chairiyah. Saat ditangkap, Rochani tidak melakukan perlawanan dan langsung mengakui perbuatannya.
Rochani dikenai Pasal 46 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman 12 tahun penjara.

Wanita Yazidi Mengaku Diperkosa Militan ISIS 30 Kali Dalam Waktu Beberapa Jam

LONDON  Seorang perempuan muda Yazidi, yang telah dipaksa menjadi budak seks oleh Negara Islam atau ISIS, memohon pihak Barat mengebom rumah bordil di mana dia ditawan. Perempuan itu mengaku, kaum militan ISIS memerkosanya 30 kali hanya dalam waktu beberapa jam.
Perempuan tak dikenal itu, yang diketahui disekap sebagai tawanan ISIS di suatu tempat di Irak barat, telah ditangkap ISIS dalam pembantaian di Sinjar pada awal Agustus lalu.
Sebuah kelompok yang sedang meningkatkan kesadaran orang akan penganiayaan ISIS terhadap kaum perempuan di wilayah yang dikendalikan kelompok itu di Timur Tengah mengatakan, perempuan tersebut telah menghubungi para pejuang Peshmerga Kurdi melalui telepon. Dalam pembicaraan telepon, perempuan itu memohon agar rumah bordil tersebut dibom sehingga para perempuan yang dijadikan budak seks oleh ISIS bisa keluar dari kesengsaraan mereka.
Dia mengatakan kepada para pejuang Kurdi bahwa dirinya telah begitu sering diperkosa. Bahkan, dia tidak bisa ke toilet. Penderitaannya begitu mengerikan sehingga dia berencana untuk bunuh diri, bahkan jika akhirnya pun dibebaskan.
Rincian pengalaman brutal perempuan di tangan ISIS itu muncul dalam sebuah wawancara dengan aktivis Kurdi yang menggelar demonstrasi di London guna meningkatkan kesadaran orang akan penderitaan perempuan di Timur Tengah. Dalam sebuah wawancara dengan BBC World Service, seorang pria yang diidentifikasi sebagai Karam menggambarkan bagaimana seorang temannya yang ikut dengan Peshmerga menerima telepon perempuan Yazidi itu.
Karam mengatakan, perempuan itu menangis di telepon. “Jika kalian tahu di mana posisi kami, silakan mengebom kami … Tidak ada kehidupan setelah ini. Saya akan tetap bunuh diri, yang lain telah bunuh diri pagi ini,” kata perempuan itu sebagaimana dikutip Karam. “Saya pernah diperkosa 30 kali dalam waktu beberapa jam. Saya tidak bisa pergi ke toilet. Silakan bom kami,” kata Karam menirukan pengakuan perempuan tersebut.
Kelompok aktivis Kurdi, di mana Karam ikut serta di dalamnya, melakukan aksi unjuk rasa di pusat kota London demi meningkatkan kesadaran orang akan penderitaan kaum perempuan yang hidup di bawah penindasan brutal ISIS. Di antara aksi mereka baru-baru ini adalah penyelenggaraan sebuah tiruan pasar budak. Dalam pasar budak palsu itu, sejumlah perempuan yang mengenakan nikab dirantai bersama-sama. Sementara pria bertopeng menggunakan pengeras suara untuk melelang mereka ke penawar tertinggi.
Pekan lalu, PBB menegaskan bahwa ribuan warga Yazidi dibantai saat ISIS menyapu Irak utara pada Agustus lalu. Pembantaian tersebut menyerupai adegan dalam peristiwa di Bosnia Srebrenika.
Para penyidik kini menyimpulkan bahwa lebih dari 5.000 warga Yazidi ditembak mati dalam serangkaian pembantaian oleh ISIS. Selain itu, 5.000-7.000 perempuan juga ditahan di pusat penahanan darurat, di mana mereka entah telah dibawa dan dijual ke perbudakan atau diserahkan kepada para militan sebagai selir.
Lima pusat penahanan di kota Tal Afar diperkirakan telah menampung sekitar 3.500 perempuan dan anak-anak.

Faisal Nekat Setubuhi ABG Karena Sering Lihat Orang Tuanya Berhubungan Badan

MEDAN - Faisal (27), warga Jalan Pahlawan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, harus berurusan dengan pihak kepolisian karena tega menyetubuhi kekasihnya Bunga (12).
Aksi bejat Faisal tersebut terungkap setelah orangtua Bunga melihat perilaku aneh siswa kelas VI SD itu. Setelah diinterogasi, Bunga akhirnya mengaku telah disetubuhi Faisal setelah perayaan Idul Adha.
“Terduga pelaku kita amankan, karena laporan orangtua korban yang masih di bawah umur. Sekarang korban tengah melakukan visum. Sebentar lagi kita dapatkan hasilnya,”ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Alexander Piliang, Rabu (22/10/2014).
Sementara Faisal yang telah ditahan di Mapolsekta Medan Timur, langsung mengakui perbuatannya sesaat setelah diperiksa Polisi. Ia menyatakan nekat menyetubuhi Bunga lantaran tak mampu menahan hasrat seksual akibat sering mengintip orangtuanya berhubungan badan.
“Aku sudah sering kepikiran. Tapi baru sama dia lah kesampaian. Aku sudah enggak kuat lagi menahan hasrat, karena seringkali melihat orangtuaku berhubungan badan,” ujar Faisal.
Ia mengungkapkan mengenal Bunga saat berkunjung ke rumah pamannya pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah. Saat itu Faisal meminta nomor ponsel Bunga, dan menjalin komunikasi insentif selama sepekan.
“Kenalannya waktu Lebaran Haji. Aku minta nomor HP-nya. Habis itu kami jadian. Lalu seminggu setelah hari raya, dia kuajak jalan-jalan. Lalu kami singgah di salah satu losmen di Jalan Bintang. Awalnya dia menolak, tapi karena kubilang aku akan bertanggung jawab kalau dia hamil, makanya dia mau. Kami melakukannya dua kali,” jelasnya.

Berkat Korset yang Digunakan Anggota Dewan ini Selamat Jadi Korban Rudapaksa


Berkat Korset yang Digunakan  Anggota  Dewan ini  Selamat  Jadi Korban  Rudapaksa
net
Ilustrasi. 

SIANTAR - Anggota DPRD YP mengalami kekerasan seksual oleh rekannya sesama anggota DPRD Siantar dari Partai Golkar Denny Siahaan. Kejadian percobaan pemerkosaan ini dilakukan pada 30 September yang lalu.
Kepada wartawan, YP, Senin (20/10/2014) mengatakan,  ia "selamat" dari noda Denny yang ngotot memperkosanya, berkat korsetnya.
"Saya ditariknya, ditolaknya ke tempat tidur. Saya tidak ingat kamar nomor berapa. Saya sudah nangis-nangis. Saya sudah menunjang dia. Sudah menampar dia. Saya berontak. Tapi dia masih mau memerkosa saya. Kemudian saya lari ke pintu hotel. Tapi ditariknya lagi saya ke tempat tidur. Tetapi saya bersyukur saya pake korset, jadi saya tidak istilahnya saya tidak sampe dinodai yang lebih dari itu," katanya.
"Setelah itu saya diantarlah ke Kantor DPRD sama dia. Lalu saya ngadu ke adik saya, kalau Denny itu bejat. Setelah itu adik saya ngadu sama suaminya. Dan besoknya, Baringin datang ke rumah. Dia gak senang atas perlakuan Denny terhadap sama. Terus tanggal 2, Baringin datang ke Kantor DPRD Siantar, nyari si Denny. Kebetulan isu itu sudah terdengar sampai ke Golkar."
"Setelah kejadian itu dia gak pernah meminta maaf. Sekalipun gak pernah minta maaf."  Z"Baru tanggal 3 Oktober. Saya bersama Deny, Pak Hendra, Ibu Rini, berkumpul. Bagaimana tanggapan saya. Saya minta dia ngakuin kesalahannya."
"Tadinya saya mau ngambil sertifikat tanah. Saya terus dilarikan ke Parapat. Saya udah ketakutan sebagai wanita. Saya bilang,'Bang kau jangan macam-macam'. Itu kejadiannya tanggal 30 September."
"Lalu saya berusaha turun. Saya tarik setir mobil. Naik mobil dia Fortuner BK 9 ZR. Terus kami balik. Kubilang sama dia balik ke DPRD. Tapi dibawanya ke Siantar Hotel."
YP mengaku tidak pernah berjalan bersama Denny, baik sebagai sahabat maupun sebagai pacar.
"Tidak pernah. Ada memang sekali seminggu sebelumnya ke kantor BPN. Minta kawani ngambil sertifikat tanah. Di Siantar Hotel di kamar paling belakang. Setelah di hotel, dia bilang 'Saya sakit hati samamu. Pokoknya kamu harus penuhi kemauan saya'."
"Lalu saya bilang, 'Kau sakit hati kenapa? Kalau kau sama lonte iyalah. Ini aku kawan kau. Kita sama-sama anggota DPRD," ucapnya.

Rudapaksa Putri Tetangganya Buruh Bangunan Itu Ditangkap Polisi


Rudapaksa Putri Tetangganya  Buruh Bangunan Itu Ditangkap Polisi
Net
Diborgol

DUMAI - Rahasia kelam TN selama tiga tahun akhirnya terbongkar. Buruh bangunan di Kota Dumai ini ditangkap karena telah mencabuli bocah putri tetangganya sendiri.
Ironisnya, perbuatan bejat tersebut sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Korbannya Lili (bukan nama samaran) kala itu masih berusia empat tahun. Orangtua Lili pun syok ketika mengetahui perbuatan yang dilakukan TN kepada putrinya.
TN langsung dibekuk Tim Opsnal Polres Dumai, Sabtu (11/10) lalu, setelah menerima laporan dari keluarga korban.
Ketika digelandang penyidik dari ruang tahanan Polres Dumai, TN hanya bisa menutupi wajahnya yang tampak memar. Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini hanya bisa menyesali perbuatan bejat itu.
Satu per satu pengakuan diungkapkan Warga Jaya Mukti ketika menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dumai. TN mengatakan dirinya sudah mencabuli Lili sejak 2011 silam. Total delapan kali bocah itu dicabuli TN.

Tak Puas dengan Istri, Dokter Ini Bawa Paksa SPG ke Kamar Hotel


Tak Puas dengan Istri, Dokter Ini Bawa Paksa SPG ke Kamar Hotel
Net
Ilustrasi 

MAKASSAR - Baru sebulan NW (20) jadi langganan dr Arm (28). Namun diam-diam Arm sudah menyimpan hasrat biologis ke wanita bersuami yang berprofesi sebagai sales promotin girls (SPG) diler mobil ini.
Hasrat sang dokter itu berusaha dia lampiaskan, Senin (21/10/2014) siang. Dengan dalih akan membeli mobil, sang dokter berhasil menggiring NW ke kamar Hotel Coklat, Jl Onta Lama, Makassar.
Sambil berkali-kali mengatakan, "Saya tidak puas dengan istri saya", Arm berusaha menggagahi NW. NW selamat dari cengkeraman sang dokter setelah utusan suaminya, AD (28), mendatangi hotel.
NW dan AD kemudian melapor ke polisi. Arm ditahan di Mapolsek Mamajang.
NW dan AD menceritakan proses tipu muslihat sang dokter yang nyaris memerkosanya di Circle K, Jl Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (22/10/2014).
NW mengaku baru sebulan jadi pelanggan klinik Arm. Dalam sebulan terakhir, setiap anaknya sakit, dia selalu membawanya ke Arm.
"Saat itu saya janjian ketemuan untuk membicarakan masalah pembelian mobil. Saat itu saya diminta membicarakan masalah ini sambil makan, sayapun dijemput tidak jauh dari kantor," kata NW.
AD tampak gusar menceritakan kejadian yang menimpa istrinya. "Ceritakan saja semuanya," ujar AD ke NW di hadapan wartawan.
AD berharap Arm dihukum berat. "Saya berharap pelaku ditindak dan dihukum seberat-beratnya, karena perbuatanya telah melecehkan istri saya," kata AD.
Kepala Kepolisian Sektor Mamajang, AKP Wahe, berjanji mengusut tuntas kasus tersebut.
"Kami sudah terima laporan korban. Pelaku sementara kita tahan untuk dimintai keterangan," ujar AKP Wahe.

SR Rudapaksa Gadis Tunawicara Hingga Pingsan

SR  Rudapaksa Gadis Tunawicara Hingga Pingsan
Korban Rudapaksa

KOLAKA UTARA — SR, warga Kabupaten Kolaka Utara, tega memerkosa adik temannya sendiri. Gadis yang menderita tunawicara tersebut diperkosa di rumahnya sendiri hingga pingsan.
Kapolsek Lasusua, Kolaka Utara, Iptu Aswar Anas mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. Hal ini bermula ketika pelaku datang ke rumah korban di bawah pengaruh alkohol. Karena berteman, kakak korban pun meminjam motor pelaku untuk digunakan.
Tanpa menaruh curiga sedikit pun, sang kakak pergi dengan motor tersebut. Saat itulah, pelaku memerkosa adik temannya itu.
"Gadis tunawicara yang jadi korban pemerkosaan ini masih berusia 14 tahun dan kini tengah dirawat di RSUD Djafar Harun, Kolaka Utara. Sebut saja nama korban ini bunga. Memang anak ini dipaksa berhubungan intim dan dia sampai pingsan. Kalau pengaruh alkohol bisa jadi juga sebab pelaku ini dalam kondisi mabuk," kata Aswar, Rabu (1/10/2014).
Dia juga menambahkan, aksi pemerkosaan yang dilakukan SR ternyata mengundang perhatian warga sekitar. Sebelum pingsan, korban sempat melakukan perlawanan kepada pelaku hingga ketahuan oleh warga di sekitar rumah.
"Dipergoki oleh warga sekitar. Nah yang lihat kejadian ini lantas memanggil warga lain untuk membekuk pelaku. Akhirnya, pelaku diserahkan kepada polisi," tuturnya.
Untuk itu, kini polisi telah memeriksa dua orang saksi yang melihat kejadian tersebut.
"Kita tetap proses dan pelaku akan dijerat dalam pasal Undang-Undang Perlindungan Anak sebab korban masih berusia 14 tahun. Kasus ini akan terus dilanjuti," pungkas Aswar.

Polres Tanjabbar Tangkap 2 Pria yang Hamili Anak di Bawah Umur


Polres Tanjabbar Tangkap 2 Pria yang Hamili Anak di Bawah Umur
TRIBUN JAMBI/AWANG AZHARI
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari

KUALA TUNGKAL - Polisi Polres Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali berhasil mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur, Rabu (22/10) dinihari, dua pemuda Budi (26) dan Ijal (22) ditangkap di Pelabuhan Tanggo Rajo Ilir, Tungkal Ilir.

Keduanya diamankan atas laporan seorang dara di bawah umur sebut saja Bunga (16) warga Seberang Kota, Kuala Tungkal, yang mengaku sudah hamil tua karena dicabuli oleh kedua pemuda tersebut, sejak awal 2014 kemarin.

Dalam keterangannya, Bunga mengaku awalnya berpacaran dengan Ijal yang tak lain teman kerja Budi, saat berpacaran Ijal menghamili korban, dan setelah tahu pacarnya hamil dia langsung kabur.

Tak lama setelah Ijal kabur, Budi mendekati korban dan berjanji akan bertanggung atas kehamilan Bunga, namun niat Budi rupanya juga ingin menyetubuhi korban, setelah itu dia juga kabur.

Selasa, 21 Oktober 2014

Cegah Seks Bebas Dengan Piala Bergilir Menikah


Cegah Seks Bebas Dengan Piala Bergilir Menikah
Tribun Jogja/Padhang Pranoto
Piala nikah bergilir warga Kaloran RW 08, Gayamprit, Klaten Selatan.

KLATEN - Sebuah piala lazimnya diperuntukan bagi mereka yang memenangi sebuah lomba. Namun tidak bagi warga Kaloran RW 08, Gayamprit, Klaten Selatan, piala justru dipersembahkan untuk pasangan muda-mudi yang baru saja menikah.
Adalah Karsono Hendro Puspito (68) pencetusnya. Melihat fenomena pergaulan anak muda yang tidak sehat, ia lantas menggagas untuk mempersatukan warga terutama pemuda dengan berbagai kegiatan. Satu di antaranya adalah dengan cara pemberian piala bagi pasangan yang baru saja menikah.
Hal itu menurutnya sebagai penghargaan karena telah menempuh cara yang halal untuk mensyahkan suatu hubungan. "Kita sebenernya tidak ada niat khusus dalam pemberian piala. Hanya untuk mempersatukan muda-mudi melalui cara tersebut," ujar mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Gayamprit, Sabtu (18/102014).
Menceritakan awal mula pemberian piala, ia mengaku sempat terinspirasi oleh hal serupa di desa lain. Selain itu, ia berharap dengan diberikannya trophy tersebut warganya tidak ada yang berbuat negatif.
"Pernah ada suatu hari, ada warga dari luar daerah Gayamprit datang, namun sayang kelakuannya tidak benar dengan melakukan kegiatan yang kurang sopan. Akhirnya saya tegur," kenangnya.
Menurutnya pemberian piala sudah berlangsung sejak tahun 2000 silam. Piala itu pun selalu diberikan bergilir kepada setiap pasangan yang menikah.
Seorang pengantin yang kini memegang piala tersebut Yunita Kurniasih Puspitarini (26) mengatakan senang dan bahagia menerima piala tersebut. Menikah pada 19 September silam, ia dihadiahi piala dengan tinggi sekitar 50 cm dan bertuliskan "Piala Bergilir Temanten Baru Dari Karang Taruna Ganeza Desa Gayamprit".
"Saya senang meraih piala tersebut. Selain berbahagia sudah menjalankan pernikahan secara resmi," ujarnya singkat.

Ayah Tega Cabuli Anak di Bawah Umur, Usai Dicerai Istrinya

Ayah Tega Cabuli Anak di Bawah Umur, Usai Dicerai Istrinya
surya/Rahadian Bagus
Pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur, diperiksa Unit PPA Polresta Pasuruan, Kamis (9/10/2014) siang.

PASURUAN - Gara-gara ditinggal cerai istrinya, M Dafir (46), nekat melampiaskan hasrat seksualnya kepada tetangganya sendiri.
Warga Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan ini tega mencabuli tetangganya, bocah laki-laki yang masih di bawah umur serta mengalami keterbelakangan mental.
Kepada penyidik unit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pasuruan, Dafir mengaku melakukan perbuatannya sebanyak enam kali.
"Awalnya di rumah saya, empat kali, kemudian di kuburan dua kali," kata ayah satu orang anak ini, Kamis (9/10/2014).
Setelah melakukan pencabulan, biasanya pelaku kemudian memberikan korban jajan.
Kasubag Humas Polresta Pasuruan, AKP Sumarno mengatakan, perbuatan pelaku diketahui petugas Satpol PP saat sedang patroli di Kuburan Cina, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (7/10/2014) malam.
Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolresta Pasuruan.

Cabuli Siswi, Kepala SMP Jadi Tahanan

Cabuli Siswi, Kepala SMP Jadi Tahanan
Pos Kupang/Aris Ninu
Tersangka cabul di SMPN 2 Nita, Kristoforus Mboko (membelakangi lensa) saat diperiksa oleh Kasat Reskrim Polres Sikka, Iptu Wirhan Arif, di ruangan penyidik Polres Sikka, Selasa (1/7/2014) siang. 

MAUMERE -- Kristoforus Mboko alias Kristo, Kepala SMPN 2 Nita sudah beralih dari tahanan polisi ke tahanan jaksa setelah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus pemeriksaan perawan siswi dinyatakan P-21 atau lengkap.
Sejak tanggal 29 September 2014 Kristo  yang diduga mencabuli siswinya telah mendekam di Rutan Maumere menunggu proses pelimpahan berkas ke PN Maumere untuk disidangkan.
Di hadapan jaksa, Kristo  mengaku khilaf dan siap menjalani proses hukum di PN Maumere.
Kajari Maumere, Martiul,S.H melalui Jaksa KB Sinaga, S.H, di Kantor Kejari Maumere, Selasa (7/10/2014) siang, menegaskan, pihaknya sedang menyusun rencana dakwaan atas perbuatan tersangka Kristo yang diduga melakukan percabulan.
"Kami sudah siapkan administrasi dan rencana dakwaannya. Jika sudah siap kami akan kirim ke PN Maumere untuk proses persidangan. Tersangka sekarang sudah menjadi tahanan jaksa,"  kata Sinaga.
Dia  mengatakan, Kristo ketika dimintai keterangan saat pelimpahan mengaku khilaf.
"Kristo masih menuturkan apa yang ia lakukan hanya ingin membuktikan apakah anak-anak di sekolahnya masih perawan atau tidak. Pasalnya, ia mendapat laporan kalau para siswi telah berhubungan badan dengan Pak Lorens Lalong, guru bantu di sekolah itu. Namun perbuatannya salah sehingga ia siap menjalani proses hukum," kata  Sinaga.
Penyidik Polres Sikka sejak bulan lalu menangani kasus dugaan pelecehan seksual alias pencabulan yang dialami siswi SMPN 2 Nita di Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.